Tutup Iklan

Islamic Center Senilai Rp3 Miliar Dibangun di Sragen, di Sini Lokasinya

Pembangunan Islamic Center di Sragen merupakan bantuan dari Word Assembly of Muslim Youth (WAMY) bersama Yayasan Lembaga Bakti Muslim (YLBM) Al Falah Sragen.

 Direktur WAMY Indonesia Aang Suandi (berkalung untaian bunga) bersama dewan pembina dan pengurus YLBM Al Falah Sragen serta stakeholders berfoto bersama seusai peletakan batu pertama pembangunan Al Musin Islamic Center di Nglorog, Sragen Kota, Sragen, Rabu (20/10/2021). (Istimewa/YLBM Al Falah Sragen)

SOLOPOS.COM - Direktur WAMY Indonesia Aang Suandi (berkalung untaian bunga) bersama dewan pembina dan pengurus YLBM Al Falah Sragen serta stakeholders berfoto bersama seusai peletakan batu pertama pembangunan Al Musin Islamic Center di Nglorog, Sragen Kota, Sragen, Rabu (20/10/2021). (Istimewa/YLBM Al Falah Sragen)

Solopos.com, SRAGEN — Word Assembly of Muslim Youth (WAMY) bersama Yayasan Lembaga Bakti Muslim (YLBM) Al Falah Sragen membangun Al Muhsin Islamic Center di wilayah Kelurahan Nglorog, Sragen Kota, Sragen. Gedung Islamic Center ini menempati lahan seluas 7.600 meter persegi dan akan menelan dana lebih dari Rp3 miliar.

Peletakan batu pertama dilakukan Direktur WAMY Indonesia, Ustaz Aang Suandi, didampingi para pembina YLBM Al Falah Sragen dan stakeholders terkait pada Rabu (20/10/2021). Lahan tersebut masih berupa persawahan dan proses pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu setahun.

Direktur WAMY Indonesia, Aang Suandi, menyampaikan ada beberapa alasan kenapa pihaknya memiliki Sragen dalam menyalurkan wakaf pembangunan Islamic Center ini. Di antara nya adalah tempatnya bagus dan tokoh-tokohnya mendukung.

Baca Juga:Bupati Sragen: Akses Layanan Pemerintah Harus Tunjukkan Bukti Vaksin!

Aang didampingi Ketua Dewan Pembina YLBM Al Falah Sragen, Muh. Dawam; Wakil Ketua Dewan Pembina YLBM Al Falah Sragen, Mustaqim;  dan anggota Dewan Pembina, di antaranya Dedy Endriyatno dan Anggoro Sutrisno meletakkan batu pertama gedung yang dibangun dengan luas hampir 800 meter persegi.

“Islamic center ini diharapkan bisa menjadi pusat kegiatan pendidikan dan sosial. Di tempat ini juga ada pondok pesantren dan sarana bagi anak-anak yatim dengan dilengkapi fasilitas klinik dan toko. Kami sudah membangun lebih dari 2.000-an Islamic center di Indonesia dan ribuan masjid dan pondok pesantren,” ujar Aang yang diamini Dedy Endriyatno, mantan Wakil Bupati Sragen.

Dedy menerangkan lahan yang digunakan untuk Islamic center itu masih berupa lahan persawahan seluas dua patok atau setara dengan 7.600 meter persegi. Dia mengatakan untuk luas bangunannya hanya hampir 800 meter persegi. “Kalau di rupiahnya nilai bangunan itu bisa lebih dari Rp3 miliar. Luas bangunan itu belum termasuk fasilitas kamar mandi dan fasilitas pendukung lainnya. Ditargetkan pembangunan selesai dalam setahun,” ujarnya.

Baca Juga: Tak Ada Temuan Siswa Positif Covid-19 saat PTM di Sragen

Ketua Dewan Pembina YLBM Al Falah Sragen, Muh. Dawam, mengatakan setelah beroperasi semua seluruh kegiatan SMP dan SMA Az-Zahra yang dikelola YLBM Al Falah Sragen masuk ke Islamic center. Termasuk Pondok Pesantren Tahfiz Quran (PPTQ) juga akan diintegrasikan ke Islamic center ini.

“Ya, manajemennya seperti pondok pesantren modern. Dengan penggunaan nama itu maka harus siap menerima santri dari luar daerah,” katanya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Sudah 2 Pekan, 53 Anjing Selundupan Kartasura Masih Dirawat Intensif

Setelah hampir dua pekan, 53 ekor anjing selundupan yang diselamatkan di Kartasura, Sukoharjo, masih memerlukan perawatan intensif.

Tempat Parkir Baru WGM Wonogiri Mampu Tampung 200 Mobil dan 500 Motor

Area parkir baru WGM Wonogiri seluas 1,5 hektare dan mampu menampunb 200 mobil dan 500 sepeda motor.

Unik, Solia Hotel Yosodipuro Solo Hadirkan Pohon Natal dari Botol Bekas

Pembuatan pohon Natal itu menerapkan metode 3R atau Reuse, Reduce, dan Recycle, yang merupakan salah satu cara terbaik dalam mengelola dan menangani sampah plastik.

Wonogiri Hari Ini: 7 Desember 2014, Bus Rombongan Pengantin Terguling

Tujuh tahun lalu, tepatnya pada 7 Desember 2014, terjadi sebuah peristiwa yang menggegerkan publik Wonogiri.

Sumur Warga Gilirejo Baru Sragen Mulai Ada Air, Cuma Bisa Untuk Makan

Gilirejo Baru di Kecamatan Miri, Sragen, menjadi wilayah langganan kekeringan. Kini sumur warga sudah mulai terisi air, namun baru bisa untuk mencukupi kebutuhan makan dan minum, MCK belum.

PPKM Level 3 Nataru Batal, Gibran: Yang Penting Tak Sulitkan Warga

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memilih menunggu instruksi resmi dari pemerintah pusat terkait batalnya PPKM level 3 Nataru.

Ekspedisi Ekonomi Digital 2021, Kiat Supriyadi Jadi Eksportir andal

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus menjalin kolaborasi untuk mendukung pelaku UKM mampu naik kelas hingga berkesempatan menembus pasar ekspor melalui program BNI Xpora

Lazismu Sragen Kirim 240 Kaleng Rendangmu Untuk Pengungsi Erupsi Semeru

Lazimu Sragen mengirimkan 240 kaleng Rendangmu untuk mencukupi kebutuhan gizi para korban erupsi Semeru di Lumajang, Jawa Timur.

Ujian Tahap 2 PPPK Karanganyar Digelar, 8 Orang Absen 2 Tak Bisa Masuk

Peserta yang tidak membawa surat keterangan negatif Covid-19 hasil swab test antigen tak diperkenankan mengikuti ujian PPPK.

Pemerintah Janjikan KUR Rp350 Triliun Pada 2022, Pastikan Tanpa Agunan

Menkop UKM, Teten Masduki, mengakui masih banyak pelaku UMKM yang terkendala untuk mengakses kredit usaha rakyat (KUR) tanpa jaminan. Perlu ada pendampingan dari Dinkop UKM.

PNS Karanganyar Terciduk Ngamar di Hotel Banjarnegara, Diduga Camat

Sepasang laki-laki dan perempuan PNS Karanganyar terjaring razia Satpol PP Banjarnegara berada dalam satu kamar hotel. Salah satu dari PNS tersebut disebut-sebut menjabat camat.

Paguyuban PKL Solo Baru Gerak Cepat Edukasi Bakul Tengkleng Viral

Paguyuban PKL Solo Baru, Sukoharjo, bergerak cepat memberikan edukasi kepada bakul tengkleng yang viral lantaran dianggap ngepruk harga.

PPKM Level 3 Nataru Batal, Moeldoko: Pemerintah Pertimbangkan Ekonomi

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan pemerintah mempertimbangkan ekonomi terkait keputusan membatatlkan PPKM level 3 Nataru.

Malam Ini 120 Penari Sragen Bakal Tampil di Kampung Wisata Sukorejo

Sukorejo Menari yang digelar Pokdarwis Siti Aji Sukorejo di Kelurahan Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Sragen ini menjadi upaya untuk menjual Kampung Wisata Menari di Sukorejo.

Ingin Sertifikat Halal Secara Gratis? Ikuti Program Sehati Kemenag Solo

Para pelaku UMKM di Kota Solo diharapkan bisa mengakses program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) untuk bisa mendapatkan sertifikat halal.