ISIS Kampanyekan Penyederhanaan Modus Teror

Hasil studi berbasis psikologi menunjukkan pelaku teror dengan modus family martyrdom bukanlah orang yang mengalami atau mengidap gangguan jiwa.

 Narapidana tindak pidana teorisme Achmad Taufikurrahman (tengah) berjalan seusai mengucap ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Lapas Kelas II B Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (8/9/2021). (Antara/Oky Lukmansyah)

SOLOPOS.COM - Narapidana tindak pidana teorisme Achmad Taufikurrahman (tengah) berjalan seusai mengucap ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Lapas Kelas II B Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (8/9/2021). (Antara/Oky Lukmansyah)

Solopos.com, SOLO – Pada sepanjang 2015-2021 lebih dari 1.700 orang terduga atau tersangka teroris ditangkap. Mayoritas yang ditangkap aparat kepolisan tersebut adalah orang-orang yang berafiliasi dengan Islamic State of Iraq and Syria atau ISIS yang kini juga berbasis di Khurasan. Sisanya, sebagian kecil, berafiliasi dengan Jemaah Islamiyah.

Jumlah terduga atau tersangka teroris yang ditangkap tersebut tergolong sangat banyak jika dibandingkan dengan penangkapan pada 2002-2014. Peneliti kajian terorisme di Universitas Indonesia Solahudin mengatakan kombinasi empat faktor menyebabkan jumlah terduga atau tersangka teroris yang ditangkap tergolong sangat banyak.

Espos Premium merupakan layanan khusus dari Solopos.com yang lebih relevan dan memiliki diferensiasi dibandingkan free content. Untuk membaca artikel ini selengkapnya silahkan login atau daftar di SoloposID.

Terpopuler Hari Ini

Atta Halilintar Absen Nonton Langsung, PSG Pati Malah Menang Telak

PSG Pati berhasil mengandaskan Hizbul Wathan Football Club (HWFC) dengan skor 4-1 dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Manahan.

UMR Jateng 2022 Diprediksi Naik, Jadi Berapa?

UMR Jateng 2022 diprediksi naik sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam sistem penentuan upah.

Tips Hindari Teror Debt Collector Pinjol ala Bos Jasa Penagihan Solo

Bos perusahaan jasa penagihan Solo Giyatno membagikan tips cara agar terhindar dari teror debt collector pinjol yang dikenal kerap melakukan intimidasi.

Tanah Dibeli 37 M2 untuk Tol Solo-Jogja, Warga Klaten Tolak Jual Sawah

Penolakan tersebut lantaran tim pengadaan jalan tol Solo-Jogja hanya akan membeli sawah seluas 37 meter persegi dari total 2.500 meter persegi yang dimiliki warga di Manjungan.

Terkuak! Mahasiswa UNS Peserta Diklat Menwa Terima Pukulan di Kepala

Polisi menduga penyebab kematian mahasiswa UNS, Gilang Endi Saputra, peserta Diklat Menwa akibat terkena pukulan di bagian kepala.

Bekuk PSCS Cilacap, Persis Solo Puncaki Klasemen Grup C Liga 2

Persis Solo menggeser PSCS Cilacap di papan klasemen Grup C Liga 2. Persis kini memuncaki klasemen setelah mampu mengalahkan PSCS, Selasa (26/10/2021) sore.

Korban Pemukulan Kapolres Nunukan Diproses, Diduga Viralkan Video

Korban pemukulan Kapolres Nunukan, Kaltara, Brigadir SL, akan diproses pelanggaran kode etik karena diduga menyebarkan video penganiayaan tersebut sehingga viral di media sosial.

Ingin Hindari Tabrakan, Bus Rela Seruduk Toko Mebel di Kalijambe Sragen

Diduga karena ingin menghindari tabrakan dengan kendaraan lain, bus Rela malah menabrak toko mebel di Dukuh Pilangsari, Desa Banaran, Kecamatan Kalijambe, Sragen, Selasa (26/10/2021) pagi.

Prediksi Persis Solo vs PSCS: Saatnya ke Puncak Klasemen Sambernyawa!

Persis Solo bakal bertemu dengan PSCS Cilacap yang merupakan pemuncak Grup C Liga 2 Indonesia di Stadion Manahan Solo pada Selasa (26/10/2021).

Sepak Terjang Mata Elang Yang Kerap Ditakuti di Dunia Penagihan Solo

Selain debt collector, ada juga mata elang atau matel dalam dunia penagihan utang di Kota Solo. Meski sama-sama menagih, tugas mereka memiliki perbedaan.

LIVE PSCS Cilacap vs Persis Solo: Laga Berakhir, Persis Menang 2-0

Persis Solo menghadapi tantangan PSCS Cilacap dalam lanjutan babak penyisihan Grup C Liga 2 musim ini.

Hati-Hati, ODGJ yang Lukai Warga Sragen dengan Sabit Masih Berkeliaran

Hingga kini, polisi masih memburu orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang melukai dua warga Sambungmacan, Sragen, dengan sabit di kawasan Mahbang, Sambungmacan, Sragen, pada Senin (25/10/2021) petang.

Sukmawati Soekarnoputri Pindah Agama, Buya Yahya: Murtad Berkhianat

Buya Yahya menyebut orang yang murtad atau keluar dari Islam seperti halnya Sukmawati Soekarnoputri telah berkhianat kepada Allah.

Kisah Kampung Matoa Boyolali Bermula dari Mantu

Melihat banyaknya pohon matoa di perkarangan rumah warga Karangduwet, besan dari Klaten menyebut kampung asal pengantin putri sebagai Kampung Matoa.

Tempati Juru Kunci, HWFC Bakal Datangkan Pemain Eks Liga 1

Hizbul Wathan Football Club (HWFC) menutup putaran pertama sebagai juru kunci klasemen Grup C Liga 2 setelah kalah 1-4 dari PSG Pati.

Sadis! Maman Dikubur Hidup-Hidup di Kaki Gunung

Kisah tragis dialami seorang pria bernama Maman yang dikubur hidup-hidup di kaki Gunung Cikuray, Garut, Jawa Barat.