ISC B 2016 : Manajemen PSIS Semarang Nilai Johan Yoga Dkk. Lambat Panas

ISC B 2016 : Manajemen PSIS Semarang Nilai Johan Yoga Dkk. Lambat Panas

SOLOPOS.COM - Pemain PSIS Semarang (PSIS.co.id)

ISC B 2016 masih belum mampu mendorong PSIS Semarang berperforma sempurna dalam babak 16 besar.

Solopos.com, SEMARANG – Setelah melakoni tiga laga di Babak 16 Besar Indonesia Soccer Championship (ISC) B 2016, manajemen PSIS Semarang menilai skuatnya masih belum menunjukkan performa sempurna. Manajemen PSIS Semarang menilai Johan Yoga dkk. masih kerap terlambat panas saat menghadapi tekanan lawan.

Dari tiga laga yang telah dilakoni di Babak 16 Besar ISC B 2016, PSIS Semarang telah mengemas empat poin. Raihan itu diperoleh dari sekali kemenangan saat menjamu Persekap Pasuruan, seri saat kontra PSGC Ciamis, dan takluk di kandang PSPS Pekanbaru.

Raihan empat poin itu pun dinilai manajemen PSIS Semarang belum membuat aman langkah ke babak selanjutnya pada turnamen ISC B 2016 itu. Apalagi selisih poin di antara kontestan Babak 16 Besar ISC B 2016 Grup D terbilang tipis.

PSGC yang berada di puncak klasemen mengemas nilai lima atau unggul satu poin dari PSIS Semarang dan PSPS. Sementara itu, Persekap sebagai juru kunci masih cukup berpeluang dengan torehan nilai tiga.

Berkaca dari hasil itu, Manajer PSIS Semarang, Wahyu ”Liluk” Winarto, pun meminta skuatnya untuk tampil lebih baik lagi di putaran kedua Babak 16 Besar ISC B 2016 nanti. Ia pun menargetkan PSIS Semarang harus mampu menyapu bersih tiga laga di putaran kedua itu.

Apalagi, imbuhnya, pada putaran kedua nanti, PSIS Semarang memiliki jatah tampil di kandang lebih banyak daripada saat putaran pertama. ”Persaingan di 16 besar memang sangat ketat. Terbukti lawan-lawan yang dihadapi lebih kuat. Untuk itu kami harus berlatih lebih baik lagi dan lebih kerja keras lagi,” ujar Liluk seperti dilansir dari situs resmi PSIS Semarang, Rabu (19/10/2016).

Liluk menilai selama ini performa skuatnya sudah cukup bagus. Hanya saja, ia melihat skuat Mahesa Jenar seringkali terlambat panas.

Maka dari itu selama jeda waktu Babak 16 Besar ISC B 2016 itu ia pun meminta skuatnya untuk berlatih lebih keras. PSIS Semarang akan kembali melakoni laga Babak 16 Besar ISC B 2016 Grup D, yakni saat menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (30/10/2016) nanti.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Paket Obat Covid-19 Gratis Didistribusikan ke Pasien Isoman di Bantul

Penyaluran paket obat Covid-19 gratis ke pasien yang isoman di rumah di Bantul dilakukan oleh para tentara Bintara Pembinaan Desa (Babinsa).

Windy Cantika Sempat Gugup karena Persaingan Olimpiade Tokyo 2020 Sangat Ketat

Windy Cantika sempat gugup karena para rival tampil tangguh hingga hanya berjarak tipis untuk total perolehan angkatan.

Ahsan/Hendra Awali Olimpiade Tokyo 2020 dengan Mudah

Ahsan/Hendra kemudian akan menghadapi wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, Senin (26/7/2021) pukul 16.00 WIB.

Revitalisasi Pedestrian Jl. Jenderal Sudirman Kota Jogja Segera Dimulai

Revitalisasi pedestrian Jl. Jenderal Sudirman Jogja akan menghabiskan dana senilai Rp20 miliar.

KISAH KADES JENAR: Dulu Hujat Pejabat, Kini Disuntik Vaksin Langsung oleh Bupati Sragen

Akhirnya Kades Jenar bertemu Bupati Sragen dan disuntik vaksin.

Peringati Hari Anak Nasional, Anak di Madiun Dapat Vaksinasi Covid-19

Pemerintah Kabupaten Madiun mulai melakukan vaksinasi terhadap anak berusia 12 tahun ke atas saat peringatan Hari Anak Nasional 23 Juli 2021.

Hingga Juli 2021, Ada 125 Kasus Kematian Karena Covid-19 di Kulonprogo

125 kasus kematian akibat Covid-19 selama Juli di Kabupaten Kulonprogo, mayoritas pasien yang sedang dirawat di rumah sakit.

Gubernur Ganjar Sebut Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Sudah 17,28%, Ini Perinciannya

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengaku kena buli dan kecaman akibat informasi yang disampaikan @pandemictalks soal serapan anggaran Covid-19 di Jateng yang disebut terendah.

Mimpi CEO Wardah Salman Subakat Bangun Ekosistem Pendidikan Indonesia

Salman Subakat, yang menduduki jabatan Chief Executive Officer (CEO) Paragon Technology and Innovation mendeskripsikan dirinya dalam empat kalimat.

Tugu Bola, Ikon Baru Desa Sambi Sragen dan Jadi Simbol Pemersatu Warga

Desa Sambi, Kecamatan Sambirejo, Sragen, kini memiliki ikon wilayah yakni Tugu Bola. Tugu ini menjadi simbol pemersatu warga Desa Sambi.

Beredar Kabar Nakes RSUD Ambarawa Ditusuk Keluarga Pasien Covid-19, Ini Klarifikasi Polda Jateng

Video seorang anggota keluarga pasien Covid-19 yang meninggal mencoba menusuk nakes RSUD Ambarawa beredar viral di media sosial. Polda Jateng beri penjelasan.

Digerebek Petugas, Nasib PKL Di Purwodadi Berakhir Bahagia

Kedatangan petugas gabungan membuat pedagang dan sejumlah pembeli yang lagi nongkrong di warung PKL angkringan dekat Stadion Purwodadi kaget.