Tutup Iklan
Ilustrasi bendera Iran (Reuters-Leonhard Foeger)

Solopos.com, TEHERAN – Hubungan antara Iran dengan Amerika Serikat tengah memanas. Jika pertikaian kedua negara itu terus meruncing, bisa jadi hal tersebut memicu perang. Masyarakat di Teheran, Iran, sedang membicarakan kemungkinan militer berperang dengan Amerika Serikat.

Ketika ketegangan geopolitik meningkat, pembicaraan tentang konflik yang terjadi dengan Amerika Serikat tersebar di jalanan ibu kota Iran. Kabarnya, https://news.solopos.com/read/20190518/497/993008/sikat-toilet-karakter-donald-trump-laris-di-china">Amerika Serikat telah mengirim senjata dan pasukan baru ke kawasan itu setelah Iran menangguhkan beberapa bagian dari perjanjian nuklir yang secara singkat mengakhiri isolasi ekonomi dan diplomatiknya. Lantas, apakah Iran dan Amerika Serikat bakal berperang?

Dikabarkan BBC, Sabtu (18/5/2019), narasi pertama yang diusung pemerintahan Donald Trump menuding Iran punya tujuan buruk. Negara itu disebut berpotensi serangan terhadap Amerika Serikat. Hal ini ditanggapi Amerika Serikat dengan mengerahkan kekuatan militer ke wilayah sekitar Iran.

Sementara narasi kedua menyalahkan Amerika Serikat atas timbulnya krisis tersebut. Menurut kelompok ini, beberapa orang di pemerintahan https://news.solopos.com/read/20190518/497/993008/sikat-toilet-karakter-donald-trump-laris-di-china">Donald Trump hendak mengubah rezim di Iran dengan berbagai cara. Jika tekanan ekonomi tidak berhasil, maka mereka yakin aksi militer bisa dilakukan.

Sampai saat ini, mayoritas warga Iran terkena imbas dari sanksi Amerika Serikat. Meski demikian, pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, berusaha meyakinkan rakyatnya jika Amerika Serikat tidak menginginkan perang. Namun, tidak semuanya percaya dengan omongan tersebut.

Dikutip dari Reuters, https://news.solopos.com/read/20190518/497/993008/sikat-toilet-karakter-donald-trump-laris-di-china">Donald Trump mengatakan tidak ingin ada ketegangan dengan Iran yang memicu peperangan. Meski demikian, ada pejabat Amerika Serikat yang menerangkan Donald Trump bakal melindungi kepentingan negara.

Tetapi, Ayatollah Ali Khamenei dengan tegas menyatakan tidak akan ada perang antara Iran dan Amerika Serikat. Dia menyebut ketegangan antara kedua negara itu sebagai ujian tekad. Bukan pertarungan militer.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten