Investor Batu Bara Gugat Yusuf Mansur setelah Bersabar 11 Tahun

Awalnya warga Bogor, Jawa Barat itu tidak ingin mempermasalahkan secara hukum karena ingin menjaga nama baik Yusuf Mansur. 

 Zaini Mustofa, salah satu investor batu bara Ustaz Yusuf Mansur. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Zaini Mustofa, salah satu investor batu bara Ustaz Yusuf Mansur. (Istimewa)

Solopos.com, BOGOR — Salah satu investor bisnis batu bara, Zaini Mustofa, terpaksa menggugat dai kondang Ustaz Yusuf Mansur, ke pengadilan setelah bersabar 11 tahun.

Awalnya warga Bogor, Jawa Barat itu tidak ingin mempermasalahkan secara hukum karena ingin menjaga nama baik Yusuf Mansur.

PromosiRatusan Jiwa di Jawa Tengah Dipasung Karena Alasan Malu dan Aib

Hal itu terungkap dalam surat terbuka yang ia kirimkan kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jumat (28/1/2022).

“Sebenarnya atas sumbang saran pikiran para ulama, 11 tahun silam telah diprediksi apabîla masalah investasi batu bara yang menimpa jamaah Masjid Darussalam Kota Wîsata ini dibuka ke publik akan menimbulkan suatu kegaduhan, khususnya bagi umat Islam serta membuat citra Islam jelek. Atas dasar pertimbangan tersebut di atas, jamaah yang menjadi korban menahan diri selama 11 tahun, berusaha untuk menutupi masalah investasi,” tulis Zaini dalam surat terbukanya seperti dikutip Solopos.com.

Baca Juga:MUI: Kami Tidak Bisa Menyetop Yusuf Mansur

Namun, menurut Zaini, upaya damai yang terjadi lebih dari 10 tahun terakhir tersebut menemui jalan buntu. Ia dan sekitar 300-an investor lainnya tidak mendapatkan kejelasan tentang uang yang mereka tanam.

Bahkan, kata dia, mereka menilai langkah Yusuf Mansur dalam menggalang investasi di bisnis lainnya kian menjadi-jadi.

“Atas dasar pertimbangan tersebut di atas, agar dia tidak lagi melakukan perbuatan yang sama dan merugikan Umat lslam, maka kami menggugat secara hukum,” lanjutnya.

Zaini berharap dengan dikirimkannya surat terbuka itu MUI bisa membantu mengatasi permasalahan yang terjadi antara jemaah dengan Yusuf Mansur.

Alasan surat terbuka itu ditujukan ke MUI karena Yusuf Mansur selalu membawa nama agama di setiap investasi yang digalangnya.

“Saya adalah salah satu jamaah Masjid Darussalam Kota Wisata Cibubur yang menjadi korban investasi batu bara yang digagas Ustaz Yusuf Mansur, yang dikemas agama yaitu berinvestasi sekaligus bersedekah, mendapat keuntungan ganda dunia akhirat,” katanya.

Baca Juga: Gugat Yusuf Mansur Rp98 T, Zaini Mustofa Ternyata Wong Ngawi

Dalam lampiran yang diterima Solopos.com, surat terbuka itu ditujukan kepada MUI, seluruh ulama di Indonesia, seluruh umat Islam dan seluruh warga negara Indonesia.

Zaini meminta maaf karena gugatannya terhadap Yusuf Mansur di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah menimbulkan kegaduhan nasional.

Namun, kata dia, gugatan itu menjadi langkah terakhir setelah upaya meminta pertanggungjawaban terhadap dai kondang itu kandas selama 11 tahun terakhir.

“Kami sudah bersabar 11 tahun. Sebagian dari kami sudah meninggal. Jadi ini bukan bertujuan mengkriminalisasi ulama atau lembaga Islam. Justru kami ingin membersihkan ulama atau lembaga Islam yang telah dikotori oleh pihak yang mengatasnamakan Islam dengan menjual ayat-ayat Alquran untuk tujuan pribadi. Jangan sampai ulama dianggap sama semua seperti Yusuf Mansur,” tukasnya.

Baca Juga: Yusuf Mansur Doakan Semua Orang yang Mengkritik Dirinya

Zaini berharap MUI turun tangan terkait fenomena Yusuf Mansur yang disebutnya meresahkan umat Islam.

“Saya mengharapkan sumbang saran dan pikiran dari MUI, seluruh ulama di Indonesia. Saya dapat dihubungi di nomor 081383933025,” tutupnya.

Sebelumnya, MUI menyatakan tidak bisa menghentikan serangkaian investasi yang digalang Yusuf Mansur.

Menurut MUI, kapasitas lembaga independen yang berisi ulama dari berbagai organisasi Islam di Indonesia itu hanya sebatas imbauan moral.

Baca Juga: Kian Banyak Kritikan, Ini Curahan Hati Ustaz Yusuf Mansur

“Kami tidak ambil sikap apa-apa, hanya menampung informasi. Kami tidak bikin keputusan apa-apa, posisi kami bukan polisi. Kami tidak bisa nyetop karena tidak punya instrumen untuk itu. Kami hanya bisa memberikan seruan moral, nasihat. Itu yang bisa kami lakukan,” ujar Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI K.H. Cholil Nafis saat menerima belasan investor proyek investasi Yusuf Mansur, di Gedung MUI, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pertemuan itu direkam wartawan Thayyibah.com, Sudarso Arief Bakuama dengan durasi 1 jam 41 menit.

Doa Yusuf Mansur

Dai kondang Ustaz Yusuf Mansur mendoakan semua orang yang mengkritik dirinya terkait dengan investasi yang digalangnya dan berujung gugatan.

“Terhadap channel-channel lain, dari orang-orang yang masih dan bahkan bertambah masif, bicara kesalahan dan keburukan saya dan beberapa yang membersamai saya. Teriring juga doa, benar-benar Allah hanya mengizinkan kebaikan dan hal-hal baik saja yang berlaku buat semuanya,” tulis Yusuf Mansur dalam akun Instagram miliknya, seperti dikutip Solopos.com, Kamis (27/1/2022).

Yusuf Mansur menyatakan dirinya memantau perkembangan media sosial yang terjadi seiring gugatan demi gugatan yang masuk ke pengadilan atas investasi yang digalangnya beberapa tahun silam.

Baca Juga: Yusuf Mansur Doakan Semua Orang yang Mengkritik Dirinya

Salah satu yang disoroti Yusuf Mansur adalah kian banyaknya akun di media sosial yang mengkritik dirinya. Sebagian dari akun-akun itu bahkan mengeluarkan tulisan yang bernada menghujat.

“Semoga gak ada benih-benih permusuhan dan perselisihan apapun di negeri tercinta ini. Apalagi sampai yang berpotensi disintegrasi bangsa atau perpecahan ummat. Jangan sampai ada meski itu hanya benih. Salam juga buat semua kawan yang mengambil tindakan ini tindakan itu. Gak luput juga dari doa saya dan kami-kami agar semua langkah dibimbing Allah. Bukan karena emosi, kemarahan, dendam membara. Tetap tenang. Adem. Kalem. Sambil terus belajar memaafkan, membuka pintu dialog, tapi dialog yang jujur. Bukan untuk menambah deretan konten-konten baru yang akhirnya menambah gaduh,” lanjutnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

Aspal Meleleh, Krisis Iklim Perburuk Gelombang Panas India-Pakistan

Gelombang panas ekstrim menghantam India dan Pakistan dengan cuaca bertemperatur tinggi hingga 50 derajat celcius yang membuat aspal meleleh dan diprediksi bakal lebih buruk akibat krisis iklim.

Belum Ada Bintang Terang, Aja Kesusu…

Frasa ”aja kesusu” atau jangan terburu-buru yang dikemukakan Presiden Joko Widodo dalam acara Rapat Kerja Nasional Pro Jokowi (Projo) di Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu (21/5/2022), adalah pesan yang berlaku umum, namun juga bisa ditafsirkan lebih sempit sesuai konteks dan ruangnya.

Andika Perkasa Muncul dalam Bursa Capres NasDem

Nama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Rahmat Gobel masuk dalam bursa capres Partai NasDem.

Profil Ketua MK Anwar Usman, Adik Ipar Baru Presiden Jokowi

Ketua MK Anwar Usman resmi menjadi adik ipar Presiden Jokowi setelah menikahi Idayati di Solo, Kamis (26/5/2022).

Memprihatinkan, Belum Banyak Mahasiswa Hukum Baca Putusan Peradilan

Cukup memprihatinkan, mahasiswa Fakultas Hukum saat ini tidak tertarik untuk membaca putusan-putusan hukum semisal putusan MK terkait dengan persoalan KPK.

Mengundang Bencana di Tanah Bencana

Ekspansi industri dan pembangunan infrastruktur di kawasan pesisir Kota Semarang hingga Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah, menicayakan krisis lingkungan berupa tanah ambles dan banjir atau rob.

Temui Presiden dalam GPDRR di Bali, Save The Children Suarakan Aspirasi

Presiden Joko Widodo menyambangi Rumah Resiliensi Indonesia (RRI) sebagai bagian dari Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022.

Nikahi Adik Jokowi, Ketua MK Anwar Usman Pernah Main Film, Ini Judulnya

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman yang menikahi adik Jokowi, Idayati, ternyata pernah bermain film. Apa judulnya?

Kembalinya Sentralisasi

Penunjukan dan pengangkatan para penjabat kepala daerah pada 2022 dan 2023 dengan masa jabatan setahun hingga lebih dari dua tahun sama saja dengan mengembalikan sentralisasi pemerintahan.

Nikahi Adik Jokowi, Ketua MK Anwar Usman Pernah Jadi Guru Honorer

Nikahi adik Jokowi, Idayati, ternyata Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman, ternyata pernah menjadi guru honorer.

Biodata Anwar Usman, Ketua MK yang Nikahi Adik Jokowi Hari Ini

Ini dia biodata atau profil dari Anwar Usman, Ketua MK yang menikahi adik Jokowi, Idayati hari ini, Kamis, 26 Mei 2022.

Dinilai Berhasil Kendalikan Covid-19, Indonesia Dapat Pujian dari PBB

Perhimpunan Bangsa-Bangsa (PBB) memuji Indonesia yang dinilai berhasil mengendalikan Covid-19 sehingga perhelatan forum Platform Global Pengurangan Risiko Bencana (GPDRR) 2022.

Kisah Nokia yang Hilang dan DPD yang Merasa Dibedakan

Saat Apple membukukan keuntungan US$123,9 miliar atau setara Rp1,779 triliun per Desember 2021, Nokia justru mulai dilupakan.

Sejarah Hari Ini: 26 Mei 1889 Menara Eiffel Dinaiki Pengunjung

Beragam peristiwa bersejarah di berbagai belahan dunia terjadi dari tahun ke tahun pada 26 Mei.

Ada Beasiswa S2 di China dari Luhut dan LPDP, Begini Persyaratannya

Untuk teknis pelaksanaan program beasiswa tersebut, Menteri Luhut bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).