Garis polisi dipasang di lokasi gangguan SUTET transmisi 500 KV Jawa-Bali di Desa Malon, Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (5/8/2019). (Antara-I.C. Senjaya)

Semarangpos.com, SEMARANG — Proses investigasi meledaknya kabel SUTET di Kampung Alam Malon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), telah menemui titik akhir. Hasil investigasi itu kabarnya bakal Bareskrim Mabes Polri pekan depan.

Kabar bakal segera diumumkannya hasil investigasi meledaknya kabel SUTET di Gunungpati yang menyebabkan pemadaman listrik di Jakarta dan sebagian wilayah di Jawa Barat (Jabar) itu diungkapkan Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ryco Amelza Dahniel, kepada wartawan di Mapolda Jateng, Selasa (20/8/2019).

Ryco memastikan sudah ada hasil dari investigasi yang dilakukan tim gabungan dari Bareskrim Mabes Polri dengan Ditreskrimsus Polda Jateng, Meski demikian, ia enggan mengumumkan hasil investigasi meledaknya kabel SUTET milik PLN tersebut.

“Jadi PLN itu yang menangani Ditreskirmsus [Polda Jateng] dengan Bareskrim [Mabes Polri]. Sudah ada hasilnya. Katanya mau dirilis Bareskrim kalau enggak pekan ini ya pekan depan. Kita tunggu saja,” ujar Ryco.

Ryco menyatakan jika dirinya sudah mengetahui hasil dari investigasi itu. Meski demikian, ia enggan mengungkapkan karena menghormati pihak Bareskrim Mabes Polri selaku penanggung jawab.

“Saya menghormati Bareskrim. Biar mereka saja yang mengumumkan. Intinya, tim gabungan itu sudah bekerja dan memiliki hasil,” ujar mantan Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) itu.

Meledaknya kabel SUTET di Gunungpati itu menjadi kambing hitam dari padamnya listrik di seluruh wilayah Jabodetabek, sebagian kota di Jabar dan Jateng, awal Agustus lalu. Perkiraan awal, kabel SUTET itu meledak karena tertimpa batang pohon sengon yang tumbuh tak jauh di sekitar menara SUTET.

Aparat kepolisian, baik dari Ditreskrimsus Polda Jateng maupun Bareskrim Mabes Polri sudah melakukan investigasi beberapa hari setelah kejadian tersebut. Namun, hingga kini hasil dari penyelidikan tersebut, apakah pemadaman disebabkan pohon sengon, belum diumumkan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten