INVESTASI WONOGIRI: PT Liebra Permana Masih Butuh 1.400 Tenaga Kerja
Ratusan calon tenaga kerja mengikuti sosialisasi dan perekrutan tenaga kerja dari PT Liebra Permana di Aula Kantor Kelurahan Wonokarto, Kecamatan Wonogiri, Selasa (8/1/2013). Perusahaan tersebut membutuhkan tenaga kerja sebanyak 1.800 orang untuk pabrik yang tengah dibangun di Nambangan, Kecamatan Selogiri. (JIBI/SOLOPOS/Ayu Abriyani KP)

Ratusan calon tenaga kerja mengikuti sosialisasi dan perekrutan tenaga kerja dari PT Liebra Permana di Aula Kantor Kelurahan Wonokarto, Kecamatan Wonogiri, Selasa (8/1/2013). Perusahaan tersebut membutuhkan tenaga kerja sebanyak 1.800 orang untuk pabrik yang tengah dibangun di Nambangan, Kecamatan Selogiri. (JIBI/SOLOPOS/Ayu Abriyani KP)
WONOGIRI - PT Liebra Permana yang akan mendirikan pabrik pembuatan pakaian dalam di Nambangan, Kecamatan Selogiri, masih kekurangan tenaga kerja. Pasalnya, pabrik yang membutuhkan sekitar 1.800 tenaga kerja dari Wonogiri itu, saat ini baru terpenuhi sekitar 400 orang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Wonogiri, Sri Wiyoso, mengatakan hingga 2015, pabrik tersebut diperkirakan membutuhkan tenaga kerja 7.000-8.000 orang. “Ini merupakan kesempatan yang bagus dan sayang jika tidak dimanfaatkan,” katanya, Selasa (8/1/2013).

Kabid Penempatan Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Kerja, Setyo Susilo, menambahkan pabrik tersebut dalam tahap perataan tanah. “Kemungkinan, Agustus tahun ini sudah mulai beroperasi,” katanya. Ia menambahkan perekrutan itu akan dilakukan secara bertahap. Pada 2012, perusahaan itu sudah mendapat sekitar 200 tenaga kerja. Pelatihan tersebut dilakukan di balai latihan kerja (BLK) dan di Pule, Selogiri. “Kalau calon tenaga kerja itu dilatih dua bulan dan sudah terampil menjahit, maka langsung bisa menandatangani kontrak kerja,” imnuhnya.

Direktur HRD, Michael Sutarja, mewakili Presiden Direktur PT Liebra Permana, Margaretha Permana, mengatakan pihaknya berharap bisa mendirikan dua pabrik di Wonogiri. “Perusahaan kami sudah berdiri 35 tahun dan memiliki beberapa pabrik, salah satunya di Bawen, Semarang. Semua produk kami untuk ekspor,” katanya saat memberikan sosialisasi.

Bupati Wonogiri, Danar Rahmanto, berharap kesempatan itu bisa dimanfaatkan calon tenaga kerja. “Kami ingin permasalahan pengangguran di Wonogiir bisa sedikit demi sedikit teratasi. Perusahaan ini sudah berkelas internasional. Kesempatan ini sebaiknya jangan disia-siakan,” katanya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

SOLOPOS TV



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho