Investasi Jateng Tembus Rp51,5 T, Asing Dominan...

Investasi Jateng Tembus Rp51,5 T, Asing Dominan...

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jateng. (dpmptsp.jatengprov.go.id)

Investasi Jateng diakui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jawa Tengah mencatatkan angka hingga Rp51,5 triliun.

Solopos.com, SEMARANG — Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jawa Tengah Prasetyo Aribowo mengatakan total realisasi investasi di berbagai bidang yang ditanamkan investor ke provinsi ini selama 2017 mencapai Rp51,5 triliun atau melampaui target Rp41,7 triliun.

"Total investasi tersebut terdiri atas penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp19,86 triliun dan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp31,67 triliun," katanya di Semarang, Kamis (1/2/2018). Menurut Prasetyo, jumlah PMA cenderung mengalami kenaikan sebesar 37% jika dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan PMDN justru menurun.

Ia menjelaskan negara yang paling banyak berinvestasi di Provinsi Jateng adalah Jepang, disusul Korea Selatan, India, serta Singapura. Investasi asing tersebut, kata dia, mayoritas bergerak di sektor gas, listrik, dan air, kemudian sektor industri kayu, industri kulit, industri tekstil, serta industri lainnya.

"Selama 2017 total investasi PMA sebanyak 955 proyek dengan penyerapan tenaga kerja asing 716 orang dan tenaga kerja indonesia ada 83.204 orang," ujarnya.

Terkait dengan PMDN, Kabupaten Pekalongan menyumbang capaian investasi tertinggi di Jateng, yaitu mencapai Rp5,90 triliun yang bergerak di sektor listrik, gas, air, tekstil, transportasi, gudang, serta telekomunikasi. Ada pun lima kabupaten/kota penyumbang investasi terbesar secara berurutan antara lain, Kabupaten Pekalongan, Sukoharjo, Karanganyar, Kabupaten Semarang, dan Kota Semarang.

"Sektor investasi tertinggi untuk PMDN adalah transportasi, gudang dan telekomunikasi, disusul industri kecil, industri makanan, jasa lainnya, industri listrik, gas, dan air," katanya.

Secara keseluruhan, tenaga kerja yang terserap sebagai dampak masuknya investasi PMA maupun PMDN selama 2017 tercatat sebanyak 129.240 orang. Jumlah tenaga kerja yang terserap itu menurun sekitar 26,4% dibanding 2016 yang mencapai 175.212 orang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Pasar, Pusat Kuliner, Hingga Sangiran Sragen Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Sejumlah fasilitas umum dan pelayanan publik seperti pasar, tempat wisata dan Dispendukcapil Sragen tetap buka selama libur Lebaran.

Penanganan Covid-19 Jelang, Selama dan Setelah Libur Idul Fitri

Secara umum, tingkat kasus aktif Covid-19 dan kesembuhan di Indonesia masih lebih baik daripada global.

4 Orang Positif Tes Antigen, Mal Di Solo Boleh Tetap Buka

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo membolehkan mal dan pusat perbelanjaan tetap buka kendati ada empat orang yang positif tes antigen.

Di Usia 75 Tahun, Vespa Hadirkan 7 Warna Baru Penuh Gaya

7 warna baru yang menawan khusus untuk jajaran Vespa Primavera dan Vespa Sprint.

Tak Gelar Open House, Apa Agenda Wali Kota Solo Gibran dan Keluarga Saat Lebaran?

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan tidak akan menggelar open house baik di rumah dinas maupun balai kota pada Lebaran ini.

Ayo Kurangi Mobilitas, Demi Mencegah Persebaran Mutasi Virus Corona

Masuknya varian Covid-19 dari luar negeri telah menyebar di sejumlah daerah di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk mengurangi mobilitas demi mencegah persebaran mutasi virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Rabu 12 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Rabu, 12 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

MUI Perbolehkan Salat Id Digelar Berjemaah, Begini Ketentuannya

Pelaksanaan salat Id hanya diperuntukkan untuk wilayah dengan status zona hijau.

Bawa Mobil Karatan, Wanita Cantik Ini Bagi-Bagi Duit & Sembako Di Solo

Seorang wanita cantik membagi-bagikan sembako dengan berkeliling menggunakan mobil pikap karatan di wilayah Kota Solo.

Pemkot Madiun Perbolehkan Masyarakat Gelar Salat Idulfitri

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan salat Idulfitri boleh diselenggarakan di masjid-masjid dan harus mematuhi protokol kesehatan.

Juara Liga Italia, Inter Milan Malah Diterpa Krisis Keuangan

Wakil Presiden Inter, Javier Zanetti, mengakui ada masalah keuangan di klub. Dia juga mengatakan tak menutup kemungkinan jika Suning Grup selaku pemilik bisa melego klub.

Yussa Nugraha Kian Dekat ke Laskar Sambernyawa

Manajemen Persis dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan dengan penyerang 20 tahun tersebut.