INVESTASI JATENG : Belasan Investor Diklaim Tanam Modal di Batang

INVESTASI JATENG : Belasan Investor Diklaim Tanam Modal di Batang

SOLOPOS.COM - Kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja ( DPMPTSP dan Naker). (batangkab.go.id)

Investasi yang ditanamkan investor di Kabupaten Batang, Jateng diklaim terus tumbuh.

Solopos.com, BATANG — Sebanyak 16 investor asing maupun penanaman modal dalam negeri diklaim telah melakukan konsultasi kepada Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, untuk menanamkan modal di daerah itu.

"Sebanyak 16 perusahaan tersebut sudah melakukan konsultasi dan siap menanamkan investasi di wilayah Kabupaten Batang," kata Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Kabupaten Batang, Sri Purwaningsih, di Batang, Jateng, Jumat (9/2/2018).

Enam dari belasan investor tersebut, menurutnya adalah perusaan modal asing (PMA) dan 10 lainnya adalah perusahaan modal dalam negeri (PMDN). Apabila para investor itu jadi membangun perusahaan di Batang, maka dipastikannya akan membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian warga, serta kemajuan pembangunan daerah.

"Jika perusahaan tersebut hadir di Batang maka dipastikan akan menyerap tenaga kerja yang luar biasa. Kami memperkirakan perusahaan tersebut akan menyerap sedikitnya 8 ribu tenaga kerja baru," katanya.

Ia mengatakan saat ini, pemkab juga sedang menggiatkan program 1.000 wirausaha baru sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat di daerah. "Untuk menunjang dan menyukseskan program 1.000 wirausahawan baru itu maka setiap dinas mendapatkan jatah untuk membimbing 200 pelaku wirausaha," katanya.

Anggota Komisi C Kabupaten Batang, Taufik Ikhsanudin mengatakan sebagai daerah yang diminati investor maka pemkab harus bisa memastikan dan memberikan jaminan kerja pada pekerja. "Silakan saja pemkab menyerap para investor. Kendati demikian, pemkab juga harus dapat memastikan dan memberikan jaminan, kalau investor tersebut dapat mematuhi aturan yang berlaku di Kabupaten Batang," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

H+2 Lebaran, 11.700 Kendaraan ke Jateng Dipaksa Putar Balik

Sebanyak 11.700 kendaraan dari wilayah Jawa Barat (Jabar) yang menuju Jawa Tengah (Jateng) harus putar balik  pada H+2 Lebaran, Sabtu (15/5/2021).

Patroli Objek Wisata Air Klaten, Polisi Tak Temukan Pelanggaran Protokol Kesehatan

Pengelola objek wisata air Klaten juga sudah menyiapkan alat pengeras suara untuk mengimbau ke seluruh pengunjung.

Arus Turun Wisatawan dari Tawangmangu dan Ngargoyoso Lancar

Arus turun kendaraan wisatawan dari Ngargoyoso dan Tawangmangu, Karanganyar terpantau lancar Sabtu (15/5/2021) sore.

Mas Abby Eks Napi Teroris Yang Kini Mahir Meracik Siomay, Jualan di Sukoharjo

Kristianto alias Mas Abby mantan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Malang kini berjualan siomay di sekitar kediamannya di wilayah Sukoharjo.

Lalu Lintas Wonogiri Ramai, Mayoritas Keluar Kota

Lalu lintas di jalan raya Wonogiri pada H+2 Lebaran, Sabtu (15/5/2021) terpantau masih ramai, tetapi lancar. Kebanyakan kendaraan keluar dari Wonogiri.

649 Kendaraan Berpelat Nomor Luar Daerah Terpaksa Putar Balik di Prambanan

Sebanyak 649 kendaraan roda empat berpelat luar daerah harus putar balik selama berlangsung penyekatan pemudik arus balik di Prambanan, Klaten.

Wisatawan Luar Jateng yang Mencoba Masuk Lewat Karanganyar Terus Bertambah

Wisatawan dari luar Jawa Tengah yang mencoba masuk ke Karanganyar, Jateng semakin banyak pada H+2 Lebaran atau Sabtu (15/5/2021).

Overload! Perahu Wisata yang Terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali Maksimal Angkut 12 Penumpang

Perahu wisata yang terbalik di Waduk Kedungombo, Boyolali, Sabtu (15/5/2021) kelebihan muatan karena maksimal mengangkut 12 penumpang.

Penting! Lakukan Ini Jika Alami Musibah Kapal Tenggelam

Ada sejumlah hal dilakukan saat alami musibah kapal tenggelam.

Transpuan Hollywood Ini Pernah Sambangi Magelang

Sosok yang pernah menjadi ayah tiri dari selebriti penuh sensasi, Kim Kadarshian, ini pernah menyambangi Magelang.

Liburan Cari Ikan, Bakul Bakso Tewas Kena Alat Setrum Punya Sendiri

Pedagang bakso di Grobogan, Jawa Tengah tewas setelah tersengat listrik dari alat setrum ikan milik sendiri saat mencari ikan.

Tolong Temannya yang Tercebur di Sungai, Pemuda Sukoharjo Tenggelam dan Meninggal Dunia

Seorang pemuda bernama Adam Susanto, warga Desa Triyagan, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo tenggelam di sungai di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban.