INVESTASI INDONESIA : Jokowi: Investasi Tidak Tumbuh? Keliru Besar

INVESTASI INDONESIA : Jokowi: Investasi Tidak Tumbuh? Keliru Besar

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (JIBI/Bisnis/Dok)

Investasi Indonesia kata Presiden Jokowi tumbuh.

Solopos.com, JAKARTA -- Investasi asing menjadi salah satu andalan pemerintahan Joko Widodo dalam rangka mengerek pertumbuhan ekonomi sesuai target. Oleh karena itu ia menegaskan ekonomi ke depan semakin baik seiring kepercayaan investor.

"Saya datang ke sini untuk menunjukkan investasi akan jalan dan mengalir terus. Kalau ada yang meragukan investasi tidak tumbuh, kleru [salah] besar," katanya saat pidato Groundbreaking Gedung Indonesia 1 di Jl MH Thamrin Jakarta, Sabtu (23/5/2015).

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak hanya tergantung pada APBN untuk tetapi juga sangat tergantung investasi dari investor dalam negeri maupun luar negeri. Jokowi menilai masuknya investasi China Sonangol Rp8 triliun jadi magnet investor lainnya untuk datang.

Hal itu didukung perbaikan prospek peringkat utang Indonesia dari stabil ke positif oleh lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's akan berdampak positif.

"Kita harapkan dalam 12 bulan ini kita masuk investment grade. Sinyal yang baik kalau kita cari pinjaman uang, investasi lebih murah karena dipandang persepsi masa depan negara lebih baik. Saya meyakini ke depan lebih baik," kata Presiden.

Berita Terkait

Berita Terkini

H+1 Lebaran Jalanan Wonogiri Kok Ramai, Ternyata Ini Alasannya

Arus lalu lintas di Wonogiri pada H+1 Lebaran atau hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021) terpantau ramai lancar. Banyak warga yang berwisata maupun bersilaturahmi.

Israel Tewaskan 7 Warga Palestina di Tepi Barat

Tujuh orang warga Palestina meninggal dunia pada Jumat (14/5/2021) akibat aksi kekerasan pasukan Israel yang membubarkan aksi unjuk rasa mereka.

Pengrajin Jamu Gendong Asal Sukoharjo Tak Pulang Kampung, Sebelum Ramadan Sudah Kulakan Dulu

Sebagian pengrajin jamu asal Nguter Sukoharjo memilih tidak pulang ke kampung halaman saat Lebaran 2021. Mereka kulakan bahan baku jamu dalam jumlah besar untuk menambah stok jamu sebelum bulan puasa.

Ini Alasan Mantan Tetap Ingin Berteman, Terima atau Tidak?

Ada sejumlah penyebab melandasi niatan sang mantan ingin tetap berteman.

Benarkah Makan Bawang Merah Berlebihan Bikin Bau Vagina Tak Sedap?

Makan bawang merah bisa memicu bau tak sedap pada vagina.

Partai Golkar Kecam Keras Serangan Israel ke Palestina

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan pihaknya mengecam keras serangan tentara Israel terhadap rakyat Palestina.

Penonton Liga Inggris Bisa Sepenuhnya Datangi Stadion di Musim Ini

Pengelola Premier League Inggris berencana membuka akses bagi para penonton untuk menonton di stadion pada musim 2021- 22 ini.

Duh! Sampah Petasan Kotori Alun-Alun Pengging Boyolali

Alun-Alun Pengging Boyolali dikotori dengan keberadaan sampah. Sebagian besar sampah itu adalah serpihan-serpihan kertas bekas petasan.

Makin Brutal, Pemboman Israel Tewaskan Satu Keluarga Palestina

Pemboman oleh pasukan Israel pada Kamis (13/5/2021) malam menumpas habis seluruh anggota sebuah keluarga Palestina di wilayah utara Jalur Gaza.

Ada Larangan Mudik, Bus dan Truk yang Masuk Solo Turun Drastis

Jumlah bus dan truk yang keluar masuk Kota Solo menurun drastis selama pemberlakuan larangan perjalanan mudik oleh Kementerian Perhubungan.

Satgas Covid-19 Evaluasi Kasus Selama Libur Lebaran

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan belum bisa memperkirakan apakah terjadi lonjakan kasus Covid-19 selama libur Lebaran.

Resiliensi Sektor informal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa, 4 Mei 2021. Esai ini karya Muhammad Taufik Nandito, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyan Surakarta dan aktif di Lingkar Studi Sasadara di Kleco, Kota Solo.