Investasi di GOTO Bukan Cari Cuan tapi untuk Prospek ke Depan

Dengan bergabungnya perusahaan dalam ekosistem GoTo, diharapkan bisa memperluas kolaborasi dan kerjasama strategis yang semakin meningkatkan value added bagi kedua belah pihak.

 Telkom puncaki peringkat Top Companies 2022. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Telkom puncaki peringkat Top Companies 2022. (Istimewa)

Solopos.com, JAKARTA – Sejumlah perusahaan tercatat menjadi investor sekaligus pemegang saham di PT Goto Gojek Tokopedia (GOTO). Dengan bergabungnya perusahaan dalam ekosistem GoTo, diharapkan bisa memperluas kolaborasi dan kerja sama strategis yang semakin meningkatkan value added bagi kedua belah pihak.

Memang, kinerja harga saham GOTO pascamelantai di bursa masih dinamis naik dan turun di bawah harga IPO. Sehingga untuk sementara waktu, nilai investasi sejumlah perusahaan di GoTo ikut terpengaruh, seperti yang dialami PT Telkom dan juga Astra.

PromosiCara Meningkatkan Omzet & Performa di Tokopedia, Enggak Sulit Kok!

Namun, jika melirik pergerakan saham GOTO hingga hari ini, maka GOTO termasuk saham yang sangat atraktif. Tercatat Jumat (20/5/2022) ditutup pada angka Rp304/lembar saham naik dibanding pembukaan pagi Rp280. Jika tren ini mampu bertahan dan terus naik, maka prospek gain atau cuan kembali muncul.

Pengamat pasar modal Reza Priyambada menilai, investasi yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan terhadap GOTO, kiranya perlu pisahkan antara investasi dalam bentuk penyertaan terhadap bisnis dan investasi dalam bentuk nonbisnis.

Menurut Reza, investasi yang terkait dengan bisnis bisa diilustrasikan seseorang ikut berinvestasi dalam bisnis perusahaan tersebut. Artinya, dia tidak terlalu melihat apakah harga saham di pasar naik atau turun. Hal ini seperti dilakukan Telkom, di mana melihat potensi masa depan dan kolaborasi untuk meningkatkan nilai perusahaan.

Baca  Juga: NeutraDC, Momentum Tepat Telkom Kembangkan Bisnis Data Center

“Yang penting, perusahaan yang dipilih untuk investasikan masih berjalan dan terus mengembangkan bisnisnya. Concernnya ialah kepada kelangsungan bisnis dan pengembangan maupun ekspansi bisnis yang dilakukan,” ucap Reza, saat dihubungi, Senin (16/5/2022).

Sementara, kalau investasi non bisnis, lebih melihat ke hasil atau return jangka pendek yang bisa diambil. Ada target return yang hendak dicapai. Alhasil, misal sebuah perusahaan atau seseorang yang berinvestasi tidak perlu tahu bagaimana bisnis yang dijalankan atau bagaimana cara mereka untuk mengembangkan maupun ekspansi bisnis.

“Yang diperhatikan ialah apakah saham tersebut naik atau turun karena berpengaruh pada hasil investasinya,” ucap Reza dalam keterangan tertulis yang diterima Solopos.com. .

Perusahaan yang berinvestasi di GOTO bukan melihat kenaikan harga saham dalam jangka pendek tapi bisnis jangka panjangnya.

Baca Juga: Tingkatkan Daya Saing Pemuda, Telkom Perkuat Digitalisasi Pendidikan

Seperti investasi yang dilakukan Telkom di GOTO lebih terkait dengan potensi di masa depan. Di mana mengedepankan sisi kolaborasi yang saling menguntungkan di antara kedua belah pihak. Harapannya sama-sama mengerek kinerja dan memberi manfaat luas kepada masyarakat.

“Dengan melihat gaya investasi yang mereka lakukan, seperti Telkom, saya melihatnya lebih memperhatikan going concern dari bisnis yang dilakukan dan bagaimana ekosistem bisnis mereka bisa bertumbuh. Dan orientasi mereka tentunya ialah jangka panjang, bukan hitungan harian atau mingguan,” tegas Reza.

Karena itu, perusahaan yang berinvetasi di perusahaan lain, biasanya lebih memiliki horison jangka panjang. Seperti terbukanya peluang pengembangan bisnis yang bertujuan untuk menciptakan sumber pendapatan baru sekaligus juga menaikkan nilai perusahaan di masa depan.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

2 Tahun Pandemi, Tabungan Rp5 Miliar Melonjak

Lembaga Penjamin Simpanan mencatat kinerja perbankkan meningkat. Dua tahun pandemi, jumlah rekening nilai miliaran meningkat.

Indonesia-Korsel Bangun Pusat Data Senilai Rp2,3 Triliun di Riau

Indonesia dan Korea Selatan kerja sama membangun Pusat Data Nasional yang akan dibangun di Batam, Provinsi Kepulauan Riau senilai USD100 juta atau Rp2,3 triliun.

Direktur Eksekutif Global Fund Bertemu Menko Airlangga, Ini Hasilnya

Direktur Eksekutif The Global Fund Peter Sands bertemu Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Majukan Industri Otomotif, BRI Group Jalin Kerja Sama dengan Broom

BRI Group menjalin kerja sama dengan startup ekosistem otomotif di Indonesia, Broom.

9 Ruas Jalan Tol Senilai Rp148,9 Triliun Siap Dilelang

Herry menjelaskan keinginan badan usaha untuk memprakarsai proyek-proyek jalan tol ke depan sudah mulai cenderung menurun.

UMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Pusat Investasi Pemerintah atau PIP mengadakan UMi Youthpreneur 2022.

Tanpa Pinjaman, Kalian Bisa Dapet Modal Usaha Rp2 M Jika Ikut DSC 2022!

Pinjaman modal usaha bikin pusing? Lebih baik ikut Diplomat Success Challenge (DSC) 2022 untuk memenangi hibah modal usaha Rp2 miliar.

Harga Pangan Masih Terpantau Tinggi, Berapa Harga Telur Hari Ini?

Harga pangan strategis seperti berbagai jenis cabai hingga daging masih terpantau tinggi, termasuk berapa harga telur hari ini.

5 Tips Membeli Handphone Android Bekas Supaya Tidak Tertipu Penjual

Salah satu aplikasi kredit HP tanpa DP yang sudah terintegrasi dengan ribuan merchant, seperti Tokopedia, JD.ID, Lazada Bukalapak, BliBli, hingga Bhinneka, adalah Kredivo.

Di Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 7.042,93

Sepanjang perdagangan hari ini IHSG bergerak pada rentang 6.998,88-7.067,74.

Target 6 Juta Motor Listrik Pada 2025, Begini Strategi Kementerian ESDM

Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) berkolaborasi dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN dan PT Pertamina (Persero) untuk mengejar target konversi dari motor konvensional menuju berbasis baterai listrik.

Perlu Tahu! Begini Sejumlah Cara Cek Nomor KPJ BPJS Ketenagakerjaan

Ada beberapa cara cek nomor kartu peserta Jamsostek (KPJ) BPJS Ketenagakerjaan yang bisa dilakukan.

3 Langkah Beli Minyak Goreng Curah via PeduliLindungi, Berikut Caranya

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mengatakan setelah masa sosialisasi selesai, nantinya seluruh penjualan dan pembelian MGCR akan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Mulai 27 Juni 2022, Beli Minyak Goreng Curah Harus Pakai PeduliLindungi

Perubahan sistem ini dilakukan untuk membuat tata kelola distribusi MGCR jadi lebih akuntabel dan bisa terpantau mulai dari produsen hingga konsumen.

Deretan SPBU Selain Pertamina yang Beroperasi di Indonesia

Tak hanya Pertamina, ada sejumlah SPBU yang dikelola oleh perusahaan swasta yang beroperasi di Indonesia.

Ini Daftar Tarif Listrik Golongan Nonsubsidi, Per 1 Juli Alami Kenaikan

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan penyesuaian tarif hanya diberlakukan untuk rumah tangga mampu berjumlah 2,09 juta pelanggan atau 2,5% dari total pelanggan PLN yang mencapai 83,1 juta.