Tutup Iklan
Antonio Conte (Reuters-Feline Lim)

Solopos.com, MILAN — Tim promosi Lecce bakal menjadi ujian perdana bagi wajah baru Inter Milan di Seri-A musim 2019/2020. Nerazzurri jelas menginginkan hasil terbaik demi start ideal dalam duel di Giuseppe Meazza, Selasa (27/8/2019) dini hari WIB. Di sisi lain, perasaan Antonio Conte tampaknya bakal campur aduk dalam debutnya bersama Inter di ajang kompetitif tersebut.

Lecce adalah klub pertama dalam karier profesionalnya sebagai pemain sebelum bersinar bersama Juventus pada medio 1990-an hingga awal 2000-an. Conte menjadi salah satu pilar utama I Salentini, julukan Lecce, di era Carlo Mazzone akhir 1980-an. Debutnya bakal kian emosional karena Lecce adalah kota kelahiran sang pelatih berusia 50 tahun itu.

Meski demikian, Conte perlu menyingkirkan alasan-alasan sentimentil itu untuk memberi awal bagus bagi Inter. Dengan deretan pemain anyar seperti Romelu Lukaku, Stefano Sensi hingga Nicolo Barella, Conte wajib membuktikan diri bahwa telah membawa Inter ke arah lebih baik.

Sensi mengaku siap membantu tim untuk memetik hasil positif di pekan perdana. “Semua oang telah menyambut saya dengan sangat baik, saya merasa seperti berada di rumah. Itu sangat membantu saya,” ujar eks gelandang Sassuolo itu dilansir inter.it, Sabtu (24/8/2019).

Meski berstatus pemain baru, Sensi menjadi salah satu pemain kepercayaan Conte sejak pramusim. Gelandang 24 tahun itu bahkan mencetak dua gol di laga uji coba. Kombinasi Sensi dengan Marcelo Brozovic dan Matias Vecino di lini tengah bakal memberikan keseimbangan yang dibutuhkan Conte.

Inter sendiri di atas angin untuk merebut tiga poin menyusul catatan selalu menang atas Lecce dalam tujuh pertemuan terakhir di Giuseppe Meazza. Dalam perjumpaan terakhir di Milan, Desember 2011, Inter sukses menggasak Lecce dengan skor 4-1.

Namun Nerazzurri pantang terlalu jemawa karena Lecce sempat menang 1-0 ketika Inter giliran melawat ke Via del Mare, Januari 2012. Itu menjadi kekalahan satu-satunya Inter dalam 10 perjumpaan terkini melawan Lecce di Seri-A. Rekor Conte melawan klub kelahirannya juga tak cukup baik, hanya menang dua kali dan kalah dua kali dari lima laga.

Pelatih Lecce, Fabio Liverani, mengaku sudah tak sabar menghadapi Inter yang berbeda musim ini. Liverani menilai Inter berpotensi menjadi 10 klub terbaik di Eropa di bawah asuhan Conte. “Kami akan lihat apakah mereka sudah siap untuk itu,” ujar Liverani dilansir Football Italia.

Lecce akan mengandalkan eks striker AC Milan, Gianluca Lapadula, untuk meneror pertahanan Inter. Lapadula sempat menyumbang dua gol saat Lecce membekuk Salernitana 4-0 di Coppa Italia beberapa waktu lalu. 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten