Instruksi Presiden soal Tragedi Kanjuruhan, Salah Satunya Penetapan Tersangka

Presiden Joko Widodo membentuk TGIPF untuk mengusut tragedi Kanjuruhan seusai pertandingan sepak bola Arema melawan Persebaya pada Sabtu (1/10/2022).

 Menko Polhukam Mahfud MD saat memberikan keterangan terkait rencana kepulangan Habib Rizieq Shihab, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (5/10/2020). (Antara-Humas Kemenko Polhukam)

SOLOPOS.COM - Menko Polhukam Mahfud MD saat memberikan keterangan terkait rencana kepulangan Habib Rizieq Shihab, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (5/10/2020). (Antara-Humas Kemenko Polhukam)

Solopos.com, SOLO — Presiden Joko Widodo membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) untuk mengusut tragedi Kanjuruhan seusai pertandingan sepak bola Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Sabtu (1/10/2022).

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud Md., menjadi ditunjuk menjadi Ketua TGIPF untuk mengusut Tragedi Kanjuruhan.

PromosiTokopedia Card Jadi Kartu Kredit Terbaik Versi The Asian Banker Awards 2022

Mahfud mengumumkan hal tersebut melalui siara langsung yang disiarkan di stasiun televisi nasional, seperti disaksikan Solopos.com melalui kanal YouTube metrotvnews, Senin (3/10/2022).

Mahfud menjabarkan tugas tim gabungan independen pencari fakta tragedi Kanjuruhan mengacu keputusan rapar koordinasi. Berikut ini keputusannya:

1. Untuk tindakan dalam waktu pendek, yaitu dalam waktu 2-3 hari ke depan Polri harus mengumumkan tindakan penertiban dan penegakan hukum.

Baca Juga : Komnas HAM: Ada Indikasi Pelanggaran HAM dalam Tragedi Kanjuruhan

  • Tindakan tersebut penegakan disiplin kepada pejabat-pejabat struktural Polri di daerah terjadinya peristiwa.
  • Kemudian, penetapan status tersangka kepada pelaku-pelaku kerusuhan di lapangan yang sudah cukup dua alat bukti.

2. Untuk Panglima TNI, menjatuhkan sanksi dan memproses secara hukum bagi anggota yang terlbat tindakan berlebihan dan di luar kewenangan.

3. Pimpinan PSSI supaya menindak tegas pelaksana yang telah lalai sehingga menyebabkan terjadinya tragedi Kanjuruhan tersebut.

4. Berikutnya, membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta kasus Kanjuruhan yang diketuai Menkopolhukam.
Menkopolhukam menyampaikan nama-nama anggota TGIPF kepada Presiden. Tim bekerja selama 2 pekan sampai paling lama 1 bulan. Kemudian, hasilnya disampaikan pada Presiden.

  • Pemerintah segera mengumumkan pemberian santunan kepada korban meninggal dunia sebagai bentuk perhatian negara dan empati Presidan sebagai kepala negara. Santunan untuk masing-masing korban meninggal Rp50 juta dan akan segera dieksekusi 1-2 hari ini.
  • Kemenkes menangani pengobatan korban di rumah sakit dengan biaya gratis dari pemerintah. Beban biaya pengobatan dapat dikoordinasikan dengan pemerintah daerah setempat. Jangan dipersoalkan kepada orang yang berobat.

Baca Juga : Penyebab Tragedi Kanjuruhan dari 2 Sisi, Suporter dan Polisi

5. Menpora supaya mengundang pimpinan PSSI, KONI, semua panitia pelaksana daerah, pemilik klub, dan lain-lain untuk memastikan tegaknya peraturan pertandingan baik yang dibuat FIFA maupun diatur dalam perundang-undangan nasional untuk evaluasi menyeluruh sebelum dilakukan normalisasi penyelenggaraan pertandingan.

“Polri juga diminta melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan keamanan di daerah setempat. Lalu, di dalam video-video yang beredar, ada juga TNI yang nampaknya melakukan tindakan berlebih dan di luar kewenangannya. Apakah video itu benar atau tidak, Panglima TNI akan segera meneliti dan mengumumkannya kepada semua,” ucap Mahfud.

Baca Juga : Tolak untuk Ubah Jadwal Kick Off Arema FC, Direktur PT LIB Diperiksa Bareskrim

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Wow! Mentalis Deddy Corbuzier Kini Berpangkat Letkol Tituler TNI AD

      Pemerintah melalui Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memberi pangkat Letkol Tituler TNI AD kepada Deddy Corbuzier, Jumat (9/12/2022).

      Pernikahan Penghayat Kepercayaan Diakui, Islam Serukan Pentingnya Toleransi

      Menurut Kiai Afifuddin, sikap tasamuh atau toleransi menjadi kunci bagi terciptanya kesejukan antarumat beragama.

      Wahyu Iman Santoso, Mantan Hakim PN Karanganyar yang Pimpin Sidang Sambo

      Wahyu Iman yang berusia 46 tahun kini menjabat Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

      Profil Wahyu Iman Santoso, Hakim Kasus Ferdy Sambo yang Dilaporkan ke KY

      Wahyu Iman yang berusia 46 tahun kini menjabat Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

      Ini Kronologi Tambang Batu Bara di Sawahlunto Meledak

      Polisi menyampaikan kronologi kejadian tambang di Sawahlunto, Sumatera Barat yang meledak pada Jumat (9/12/2022) pukul 09.00 WIB.

      Keceplosan, Ferdy Sambo Mengaku Menembak Punggung Brigadir Yosua

      Momentum saat Sambo keceplosan ikut menembak Yosua itu terjadi ketika jaksa penuntut umum menunjukkan sejumlah barang bukti ke depan majelis hakim.

      Tambang di Sawahlunto Meledak, Ini Identitas 9 Orang yang Meninggal

      Polisi menyebut sembilan orang meninggal diduga akibat gas metan yang meledak di area tambang milik PT Nusa Alam Lestari (NAL), Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Jumat (9/12/2022).

      Mengaku Cemburu, Suami Bunuh Istri Siri yang Hamil Lima Bulan

      Motif tindakan suami membunuh istri siri yang sedang hamil itu karena cemburu sang istri punya pria idaman lain (PIL).

      Kasus Jasad Mengering Kalideres Disetop, Polisi: Sekeluarga Meninggal Wajar

      Polisi menyebut tidak adanya indikasi bunuh diri maupun pembunuhan dalam kasus kematian empat orang satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat tersebut.

      Kematian Keluarga Kalideres, Polisi: Tidak Ada Indikasi Bunuh Diri & Pembunuhan

      Polisi menyebut tidak ada tindak pidana dalam kasus kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat.

      Hakim Wahyu Dilaporkan Kuat Ma'ruf, KY: Sidang Kasus Yosua Jalan Terus

      Pernyataan Kuat Ma'ruf bohong, buta dan tuli yang disiarkan secara langsung oleh sejumlah televisi nasional itu dinilai tendensius sehingga membentuk persepsi negatif di masyarakat.

      Pascateror Bom Bunuh Diri, Polsek Astanaanyar Banjir Karangan Bunga

      Sejumlah karangan bunga dari berbagai elemen masyarakat mulai membanjiri halaman Mapolsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat pada Jumat (9/12/2022).

      Hakim Wahyu Dilaporkan ke KY karena Sebut Kuat Ma'ruf Bohong, Buta dan Tuli

      Pernyataan Kuat Ma'ruf bohong, buta dan tuli yang disiarkan secara langsung oleh sejumlah televisi nasional itu dinilai tendensius sehingga membentuk persepsi negatif di masyarakat.

      Kerja Cepat, 5.000 Personel Gabungan Bersihkan Puing-puing Dampak Gempa Cianjur

      Sebanyak 5.000 orang personel gabungan membantu membersihkan puing dan material rumah yang rusak akibat gempa magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

      Wapres Ma'ruf Amin akan Berikan Ular-ular di Pernikahan Kaesang-Erina

      Wapres Ma'ruf Amin akan memberikan nasihat pernikahan atau ular-ular kepada kedua mempelai, Kaesang Pangarep-Erina Sofia Gudono.