Inspiratif! Petani Muda Jatipurno Wonogiri Bagi-bagi 5.000 Bibit Sayuran untuk Warga Terdampak Covid-19

Seorang petani muda asal Kelurahan Jatipurno, Kecamatan Jatipurno, Wonogiri, Tarmin berdonasi 5.000 bibit tanaman untuk warga terdampak Covid-19.

 Tarmin sedang menata bibit sayuran di kebun Griya Amanah di Kelurahan/Kecamatan Jatipurno, Jumat (23/7/2021). Tarmin membagikan 5.000 bibit cabai dan terong untuk warga terdampak Covid-19. (Istimewa/Tarmin)

SOLOPOS.COM - Tarmin sedang menata bibit sayuran di kebun Griya Amanah di Kelurahan/Kecamatan Jatipurno, Jumat (23/7/2021). Tarmin membagikan 5.000 bibit cabai dan terong untuk warga terdampak Covid-19. (Istimewa/Tarmin)

Solopos.com, WONOGIRI – Demi membantu ketahanan pangan masyarakat di tengah badai pandemi Covid-19, seorang petani muda asal Kelurahan Jatipurno, Kecamatan Jatipurno, Wonogiri, Tarmin berdonasi 5.000 bibit tanaman.

Pandemi Covid-19 memang memukul telak segala lini kehidupan masyarakat. Tak sedikit karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan oleh perusahaan mereka. Para pekerja sektor informal kehilangan sumber penghasilan untuk menopang dan menjaga keberlangsungan hidup.

Tarmin sendiri membagikan bibit tanaman secara gratis kepada warga terdampak pandemi Covid-19 di wilayah Kecamatan Jatipurno, Jatiroto, Jatisrono, dan Slogohimo. Jenis bibit sayuran yang dibagikan yakni cabai dan terong.

Baca Juga: Ratusan Napi dan Tahanan Sragen Jadi Sasaran Vaksinasi Covid-19

“Ada 4.400 bibit cabai dan 600 bibit terong. Total bibit sayuran yang dibagikan sebanyak 5.000 bibit. Pembagian bibit sayuran dilakukan selama dua hari pada Kamis (22/7/2021) dan Jumat (23/7/2021),” kata Tarmin, saat dihubungi Solopos.com, Jumat.

Tarmin menyebut target penerima bibit sayuran sebanyak 200 orang. Satu orang menerima sekitar 25 bibit. Proses pengambilan bibit sayuran bisa diwakili satu-dua orang untuk mengantisipasi kerumunan. Misalnya, satu desa bisa diwakili satu orang yang mengambil bibit sayuran di kebun bibit Griya Amanah di wilayah Jatipurno.

Penyebaran informasi pembagian bibit sayuran gratis dilakukan lewat jejaring media sosial (medsos). “Masyarakat terutama kalangan ibu-ibu sangat antusias karena ingin menanam sayuran di halaman rumah. Mereka rela menempuh jarak puluhan kilometer untuk mengambil bibit sayuran,” ujar Tarmin.

Aksi bagi-bagi bibit sayuran ini bertujuan mendorong ketahanan pangan keluarga saat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pemerintah membatasi aktivitas dan mobilitas masyarakat di luar rumah. Beragam usaha kuliner tutup lantaran omzet penjualannya terjun bebas akibat penerapan PPKM.

Masyarakat bisa memanen cabai dan terong dalam waktu dua bulan. “Jika serius dan tekun, tak butuh waktu lama untuk memanen tanaman cabai dan terong. Kurang lebih hanya dua bulan, hasil panen bisa dinikmati,” papar Tarmin.

Baca Juga: Sejak Januari Terjadi 51 Kebakaran di Grobogan, Kerugian Rp6,5 Miliar

Selain itu, berkebun di halaman rumah dipercaya bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Mulai dari meningkatkan sistem imun tubuh, menjaga kesehatan jantung, hingga selalu berpikiran positif. Hal ini sangat berguna saat kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama akibat wabah Covid-19.

Aksi donasi bibit sayuran rupanya kerap dilakukan petani muda Wonogiri itu sejak munculnya pandemi Covid-19 pada Maret 2020. Sebelumnya, Tarmin melakukan hal serupa dengan membagikan ratusan bibit buah-buahan seperti alpukat dan pisang pada tahun lalu. “Saya mengajak masyarakat untuk menumbuhkan dan menguatkan solidaritas pada masa pandemi Covid-19. Banyak masyarakat lain yang membutuhkan uluran tangan,” kata dia.

Berita Terkait

Espos Premium

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Ekosistem digital tengah merebak di Indonesia seiring penetrasi Internet yang semakin meluas sehingga kebutuhan penyimpanan data semakin tinggi. Selama ini data penduduk Indonesia berada di luar negeri sehingga penarikan informasi memakan waktu dan jarak yang jauh.

Berita Terkini

Laju Positif Sektor Pertanian Saat Pandemi, Ada Peran Pemerintah dan Generasi Milenial

Pertanian menjadi sektor yang memiliki laju positif karena peran pemerintah dan adanya keterlibatan generasi muda atau milenial dalam dunia pertanian.

Hujan Angin Terjang Girimarto Wonogiri, 1 Rumah Warga Rusak Parah

Satu rumah warga di Desa Jendi, Girimarto, Wonogiri, rusak parah akibat diterjang hujan deras disertai angin kencang pada Jumat siang.

Keren! 9 Siswa SMP Wakili Sragen di Kompetisi Sains Nasional Tingkat Jateng

Sembilan orang siswa SMP bakal mewakili Kabupaten Sragen dalam ajang Kompetisi Sains nasional (KSN) untuk pada Oktober 2021 mendatang.

Pengumuman Hasil Seleksi PPPK Guru Ditunda, GTT Wonogiri Malah Senang

Kalangan GTT senior di Kabupaten Wonogiri berharap penundaan pengumuman hasil seleksi PPPK merupakan sinyal baik.

Perjuangan Atlet Difabel Panahan Wonogiri Menuju Peparnas Papua, Pernah Latihan Pakai Alat dari Bambu

Salah satu atlet Wonogiri, Arif Wirawan, 39, akan berlaga di Pekan Paralimpik Nasional (Paperanas) XVI Papua 2021. Ia akan bertanding di sektor Panahan kelas W2 (beregu open).

Ditunjuk Terapkan PeduliLindungi, 600-An Pekerja Pasar Klewer Solo Malah Belum Divaksin Covid-19

Ratusan pekerja dan pelaku kegiatan di Pasar Klewer Solo ternyata belum divaksin Covid-19 padahal ditunjuk Kemendag untuk menerapkan PeduliLindungi.

Perjuangkan Nasib Petani, Mahasiswa Soloraya Unjuk Rasa di Ngarsopuro Solo

Puluhan mahasiswa anggota BEM Soloraya menggelar aksi unjuk rasa menuntut pemerintah menyesaikan persoalan pertanian.

Ditanya Soal Duet dengan Ganjar di Pilpres 2024, Menko Airlangga: Masih Jauh Itu

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di acara haul Ki Ageng Gribig di Jatinom, Klaten, Jumat (24/9/2021)

Psywar ke AHHA PS Pati Berlanjut, Gibran: Sponsor Persis Solo Lebih Banyak sampai Jersey-ne Kebak

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka melanjutkan psywar kepada AHHA PS Pati dengan menyebut sponsor Persis Solo lebih banyak.

Masjid Tertua di Sragen Ini Simpan Pusaka dari Raja Keraton Solo PB IV, Begini Ceritanya

Salah satu masjid tertua di Sragen yang terletak di Jetiskarangpung, Kalijambe, ternyata juga menyimpan pusaka pemberian Raja Solo.

Pengumuman PPPK Ditunda, Guru Honorer di Solo Pasrah

Guru honorer di Solo mengaku pasrah dengan adanya penundaan pengumuman seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Solo Tuan Rumah Liga 2 Grup C, Komisi X DPR: Jangan Sampai Jadi Klaster Baru!

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo diingatkan agar berhati-hati dalam pelaksanaan pertandingan Liga 2 Tahun 2021 Grup C di Stadion Manahan.

Lokasi Perayaan Yaa Qowiyyu di Jatinom Klaten Ternyata Pernah Dipindah Lho...

Tradisi Yaa Qowiyyu yang digelar setiap bulan Sapar di Jatinom, Klaten, ternyata pernah dipindahkan ke tempat lain.

Bermodal Seragam Loreng, Warga Klaten Curi Aki Motor di Banmati Sukoharjo

Seorang warga Wonosari, Klaten, yang menyamar dengan memakai baju loreng mirip seragam TNI tepergok curi aki sepeda motor di Banmati, Sukoharjo.

Bakal Tampil di Peparnas Papua, Atlet Panahan Wonogiri Ternyata Berlatih di Tegalan

Salah satu atlet Wonogiri, Arif Wirawan, 39, akan berlaga di Pekan Paralimpik Nasional (Paperanas) XVI Papua 2021. Ia akan bertanding di sektor Panahan kelas W2 (beregu open).