Tutup Iklan
Warga menerima bantuan beras yang dikeluarkan dari ATM beras di Masjid Al Khalid Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota, Kediri, Jawa Timur, Jumat (8/3/2019). (Antarajatim-Asmaul Chusna)

Solopos.com, KEDIRI -- Kisah inspiratif datang dari pengurus Masjid Al Khalid di Kelurahan Semampir, Kota Kediri, Jawa Timur. Di masjid tersebut terdapat ATM beras, yakni mesin mirip ATM yang di dalamnya diisi beras untuk diberikan kepada warga kurang mampu di sekitar lokasi itu.

Pengurus Masjid Al Khalid Kediri Slamet mengatakan ide adanya ATM beras di masjid berawal dari ide beberapa warga pengurus masjid yang sempat melihat hal serupa di Malaysia. Dengan adanya ATM beras itu dinilai bisa membantu warga kurang mampu.

"Ini mencontoh masjid di Malaysia yang ada ATM beras. Setelah masjid ini berdiri disampaikan ingin membuat ATM beras. Mesinnya dari Bandung dan ini bantuan," katanya di Kediri, Jumat (8/3/2019).

Dia menambahkan mesin ATM beras bisa diisi hingga 240 liter beras atau sekitar 2 kuintal. Beras tersebut dibagikan untuk 30 warga penerima. Mereka merupakan warga kurang mampu yang tinggal di sekitar masjid termasuk sering salat jamaah di masjid.

Slamet mengungkapkan ATM beras itu baru beroperasi Jumat lalu. Warga penerima sebelumnya sudah didata termasuk diberikan kartu khusus. Kartu itu nantinya tinggal ditempelkan di mesin dan secara otomatis beras akan keluar.

"Setiap penerima menerima sebanyak 2 liter beras dengan kualitas bagus," ungkap dia. Slamet menambahkan beras itu disediakan oleh pengurus masjid.

Namun jika nantinya ada yang ingin menyumbang beras untuk diberikan pada warga penerima, ungkap dia, pengurus masjid akan menerima dengan senang hati. Warga penerima akan menerima beras setiap satu pekan sekali atau berdasarkan keputusan dari pengurus.

"Ini gratis untuk warga di sekitar masjid yang tidak mampu. Baru ke depannya masyarakat di luar. Kami lakukan pendataan dulu, input data setelah itu baru kami beri kartu. Mereka mendapatkan 2 liter beras," kata dia.

Slamet menambahkan adanya ATM beras di masjid ini merupakan yang pertama di Kota Kediri. Masjid Al Khalid juga baru selesai dibangun dan diresmikan pada Januari 2019. Dengan ini diharapkan masjid lainnya di Kota Kediri bisa juga meniru program ini sebab mempunyai dampak positif untuk warga sekitar.

"Harapannya bisa meramaikan masjid, memakmurkan masjid. Mudah-mudahan di Kediri masjid lainnya juga bisa meniru," kata dia.

Muslihadi, warga Kelurahan Semampir, Kota Kediri, mengaku senang dengan bantuan yang diterimanya. Beras itu sangat berguna untuk makan sekeluarga.

"Alhamdulillah dengan bantuan ini bisa membantu. Kalau saya tidak menerima raskin," kata Muslihadi yang merupakan penjual baju. 

Silakan http://madiun.solopos.com/">KLIK dan https://www.facebook.com/madiunpos/">LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten