Pegiat Komunitas Boyolali Green (BoyGreen) Darmawan (kiri) memberikan bibit pohon sebagai hadiah ulang tahun bagi warga Desa Randusari, Kecamatan Teras, Boyolali, baru-baru ini. (Istimewa-Darmawan)

Solopos.com, BOYOLALI — Warga Dusun Tariwetan RT 008/RW 002 Desa Sumber, Kecamatan Simo, Boyolali, Darmawan, melalui Komunitas Boyolali Green (BoyGreen) berinisiatif membagikan bibit pohon sebagai hadiah untuk warga di Boyolali.

Hal itu terinspirasi dari isu revolusi hijau dan kegiatan peduli lingkungan yang tengah marak di beberapa daerah di Indonesia. Di sejumlah kota seperti Solo dan Jogja, tren suvenir di hari pernikahan kini bergeser dari barang siap pakai ke bibit tanaman.

Hal itu pula coba dilakukan Darmawan, terutama di lingkungan tempat tinggalnya di Boyolali utara. Anggota TNI itu menyemai benih sejumlah pohon produksi buah menjadi bibit, misalnya durian, mangga, alpukat, dan rambutan. Gerakan penghijauan itu sudah dia mulai sejak setahun lalu dengan membagikan bibit pohon gratis di lingkungan rumahnya di Desa Sumber.

Pohon-pohon yang menjadi kado di hari istimewa itu juga dilengkapi kartu ucapan yang diikat di batangnya. Seperti doa panjang umur dan pesan untuk merawat bibit hingga menjadi pohon yang berbuah.

Sedikitnya 25 warga menjadi sasaran Komunitas BoyGreen untuk dihadiahi bibit pohon di hari spesial mereka. “Kebanyakan memang ulang tahun, ada juga yang di hari pernikahan,” ujar Darmawan, Jumat (29/11/2019).

Bertajuk Pohon Kado Gratis setiap warga yang ingin memberi hadiah kepada sanak famili atau mendapatkan hadiah langsung dari komunitas bisa mengirim pesan singkat.

Gerakan ini disebarluaskan Darmawan lewat sejumlah media sosial seperti Facebook dan aplikasi perpesanan WhatsApp. Syarat utamanya komunitas akan memastikan bahwa si penerima pohon kado memiliki lahan yang cukup untuk menanam sebuah pohon.

Lewat gerakan pohon kado dan gerakan penghijauan lain, total ada 1.500 bibit pohon yang sudah berhasil dibagikan. Pembagian ini utamanya menyasar masyarakat di wilayah Boyolali utara.

Gerakan penghijauan juga disambut baik oleh masyarakat, terbukti dengan puluhan pesanan pohon yang berdatangan tiap pekan. Kendati demikian BoyGreen berencana mengubah konsep bagi-bagi pohon selama bulan Desember mendatang.

“Mengirim pohon kado akan kami hentikan dulu bulan depan, namun rencananya akan dibuka stand khusus di tempat umum untuk mendistribusikan hadiah pohon bagi yang ulang tahun di bulan Desember,” terang Darmawan.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten