Inspiratif, Bocah Sragen Novin dan Ardian Jawab Hujatan dengan Karya
Novin Chandra Pradyta (kiri). (Istimewa)

Solopos.com, SRAGEN -- Bersama sepupunya, Ardian Syahrul Romadhon, 13, Novin Chandra Pradyta, 16, telah membuat lebih dari 30 konten video di akun Youtube Media Sragen Terkini Official. Meski baru berusia dua bulan, akun Youtube itu sudah memiliki lebih dari 1.340 subscriber.

Melalui videonya, Novin dan Ardian ingin menggugah kepedulian masyarakat kepada para orang tua yang tetap harus bekerja keras, membanting tulang, dan memeras keringat di usia senja.

Pakai Uang Saku, 2 Bocah Sragen Bagi-Bagi Rezeki Lewat Youtube

Meski rata-rata berusia di atas 60 tahun, bagi mereka usia hanyalah soal angka. Tenaga mereka memang sudah berkurang, tapi itu tidak membuat mereka berharap belas kasihan orang lain dengan cara mengemis di jalanan.

"Dari mereka saya belajar tentang semangat hidup. Mereka tidak peduli dengan usia yang semakin renta. Mereka tetap semangat bekerja demi meringankan beban hidup. Mereka tidak mau mengemis di jalan. Orang-orang seperti inilah yang perlu diapresiasi dan layak dibantu," ujar Novin kepada Solopos.com, Kamis (24/9/2020).

Belajar Ikhlas Menjalani Hidup

Hal itulah yang melatarbelakangi Novin dan Ardian membuat konten video dengan tema bagi-bagi rezeki kepada warga yang tetap giat bekerja di usia senja. Kepada mereka, Novin juga belajar bagaimana ikhlas dalam menjalani hidup.

Belum lama ini, Novin dan Ardian mengunjungi pasangan suami istri (pasutri) berusia 60-an tahun yang ditakdirkan buta sejak lahir.

Novin Chandra Pradyta dan Ardian Syahrul Romadhon. (Istimewa)
Novin Chandra Pradyta dan Ardian Syahrul Romadhon. (Istimewa)

Siapa sangka, pasutri asal Desa Karangnongko Kecamatan Kalijambe Sragen itu punya keistimewaan yang tidak dimiliki oleh mereka yang terlahir dengan mata normal.

“Pasutri itu hafal Alquran 30 juz. Yang pria bekerja sebagai tukang pijat, sementara yang wanita bekerja sebagai ustazah dan kadang biasa diundang untuk qiroah di tempat hajatan. Mereka ikhlas dalam menjalani hidup. Dalam keterbatasan, mereka masih bisa menghafal Alquran. Itu luar biasa sekali,” ujarnya.

Bagi-Bagi Rezeki Lewat Konten Youtube, Motivasi 2 Bocah Sragen Ini Bikin Trenyuh

Novin yang tercatat sebagai siswa Kelas XI SMK Sakti Gemolong terbiasa mengeluarkan uang mulai Rp50.000 hingga Rp100.000 untuk dibagikan kepada orang tua yang mereka temui di pinggir jalan.

Dia rela menyisihkan sebagian dari uang sakunya itu untuk diberikan kepada orang-orang yang masih bekerja di usia senja. Sebagian besar teman-temannya menyambut positif setelah melihat konten dari Novin.

Belajar Membuat Konten yang Baik

Namun, ada pula teman yang meresponnya dengan nada negatif. Ada yang menghujat dan mengkritik bila konten videonya kurang bagus. Namun, ia menjawab kritik dan hujatan itu dengan karya.

“Saya menyadari sebagai seorang pemula, saya masih perlu banyak belajar. Sekarang saya juga terus belajar bagaimana membuat konten yang baik. Daripada membuat konten seperti prank yang merugikan orang lain, lebih baik berbagi kebaikan untuk orang lain,” ucapnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom