Ilustrasi guru (Reuters-Brian Snyder)

Solopos.com, SUKOHARJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo berencana menaikkan insentif bagi tenaga pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) senilai Rp 100.000 per bulan. Kenaikan tersebut selain sebagai upaya Pemkab meningkatkan kualitas dan kuantitas PAUD sekaligus meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.

Rencana kenaikan insentif tersebut kini masih terus digodok Pemkab Sukoharjo. Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan kenaikan insentif dinilai penting untuk meningkatkan peran tenaga pendidik PAUD dalam mempersiapkan anak sebagai generasi bangsa. Pemkab berkomitmen menaikkan insentif dari semula Rp300.000 menjadi Rp400.000 per bulan atau naik Rp100.000.

"Keberadaan tenaga pendidik PAUD sangat penting. Mereka diharapkan menjadi tauladan bagi anak didik dalam segala aspek," katanya, Kamis (13/6/2019).

Menurutnya tenaga pendidik PAUD berperan penting dalam membentuk karakter anak yang baik. Dengan demikian diperlukan kenaikan insentif bagi para tenaga pendidik tersebut. Selain itu, kenaikan insentif diharapkan agar para guru terus meningkatkan kompetensinya baik dalam penguasaan pengetahuan maupun metodologi pembelajaran sehingga anak didik akan merasa nyaman di sekolah.

“Jadi permohonan pengurus IGTKI yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan agar pendidik PAUD tambah sejahtera,” ujar Wardoyo Wijaya.

Kenaikan insentif terhadap tenaga pendidik PAUD akan menambah kesejahteraan bagi mereka. Sebab keberadaan mereka sangat penting menunjang dalam mempersiapkan anak sebagai penerus bangsa.

Bunda PAUD Sukoharjo Etik Suryani mengatakan di Kabupaten Sukoharjo terdapat 2.200-an lebih tenaga pendidik PAUD. Pihaknya menyambut baik rencana kenaikan insentif tersebut. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten