INOVASI SISWA : Pelajar SMK Temanggung Rakit Sepeda Motor Berbahan Bakar Elpiji

INOVASI SISWA : Pelajar SMK Temanggung Rakit Sepeda Motor Berbahan Bakar Elpiji

SOLOPOS.COM - Dua pemudik berboncengan sepeda motor melintasi Jembatan Bantar di perbatasan Kulonporgo, Selasa (22/7/2014). (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)

Inovasi siswa SMK Temanggung merakit sepeda motor dengan bahan bakar elpiji.

Solopos.com, TEMANGGUNG-Tim Sekolah Menengah Kejuruan Bhumi Phala Parakan Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah berhasil merakit sepeda motor berbahan bakar elpiji yang secara ekonomis lebih irit dibanding menggunakan premium.

Siswa SMK Bhumi Phala kelas XI Fahmi Ferdiyanto di Temanggung, Jumat, mengatakan untuk merakit sepeda motor berbahan bakar elpiji tersebut membutuhkan waktu sekitar tiga bulan penelitian dan percobaan.

"Kami juga butuh ketelitian dan inovasi teknologi agar sepeda motor bisa dijalankan dengan bahan bakar elpiji ini," ungkapnya seperti dilansir Antara, Jumat (29/5/2015).

Ia menuturkan, dia bersama dua temannya mulai merakit sepeda motor berbahan gas ini sejak Febuari 2015, setelah tiga bulan pihaknya bisa menjalankan sepeda motor dengan bahan bakar gas tersebut.

Menurut dia, untuk merakit sepeda motor berbahan bakar elpiji ini, tidak mengubah total suku cadang atau onderdil, melainkan hanya mengubah beberapa komponen saja, antara lain memodifikasi regulator atau "converter" tabung gas, karburator, dan kabel regulator.

"Converter gas difungsikan untuk mengukur gas dan penyeimbang angin yang masuk ke karburator," ucapnya.

Selain Fahmi, anggota tim yang merakit sepeda motor tersebut, yakni Muhammad Abdul Gofar dan Slamet Syaifudin dan guru pembimbing Fery Dwi Harmoko.

"Kami kerja tim, ke depan kami akan lebih sempurnakan lagi sehingga sepeda motor berbahan bakar elpiji ini bisa semakin merakyat," tutur Abdul Gofar.

Ia mengatakan dengan menggunakan elipiji ukuran tiga kilogram pada sepeda motor empat langkah 100 cc mampu menempuh jarak sekitar 200 kilometer, sedanngkan jika menggunakan tiga liter premium dengan harga lebih mahal hanya mampu menempuh jarak sekitar 100 kilometer.

Slamet Syaifudin mengatakan keuntungan lainnya dengan mengunakan bahan bakar elpiji, emisi yang keluar dari pembakaran sepeda motor juga lebih ramah lingkungan dan bisa dipastikan lebih aman dan tidak akan meledak saat digunakan berkendara.

Fery Dwi Harmoko mengatakan untuk merakit sepeda motor berbahan bakar elpiji ini membutuhkan biaya sekitar Rp800 ribu.

"Biaya itu untuk tiga sepeda motor yang kami gunakan untuk praktik langsung merakit sepeda motor berbahan elpiji, kalau hanya untuk satu sepeda motor saja biayanya lebih ringan dan sangat terjangkau bagi pemilik sepeda motor," paparnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Pasar, Pusat Kuliner, Hingga Sangiran Sragen Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Sejumlah fasilitas umum dan pelayanan publik seperti pasar, tempat wisata dan Dispendukcapil Sragen tetap buka selama libur Lebaran.

Penanganan Covid-19 Jelang, Selama dan Setelah Libur Idul Fitri

Secara umum, tingkat kasus aktif Covid-19 dan kesembuhan di Indonesia masih lebih baik daripada global.

4 Orang Positif Tes Antigen, Mal Di Solo Boleh Tetap Buka

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo membolehkan mal dan pusat perbelanjaan tetap buka kendati ada empat orang yang positif tes antigen.

Di Usia 75 Tahun, Vespa Hadirkan 7 Warna Baru Penuh Gaya

7 warna baru yang menawan khusus untuk jajaran Vespa Primavera dan Vespa Sprint.

Tak Gelar Open House, Apa Agenda Wali Kota Solo Gibran dan Keluarga Saat Lebaran?

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan tidak akan menggelar open house baik di rumah dinas maupun balai kota pada Lebaran ini.

Ayo Kurangi Mobilitas, Demi Mencegah Persebaran Mutasi Virus Corona

Masuknya varian Covid-19 dari luar negeri telah menyebar di sejumlah daerah di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk mengurangi mobilitas demi mencegah persebaran mutasi virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Rabu 12 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Rabu, 12 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

MUI Perbolehkan Salat Id Digelar Berjemaah, Begini Ketentuannya

Pelaksanaan salat Id hanya diperuntukkan untuk wilayah dengan status zona hijau.

Bawa Mobil Karatan, Wanita Cantik Ini Bagi-Bagi Duit & Sembako Di Solo

Seorang wanita cantik membagi-bagikan sembako dengan berkeliling menggunakan mobil pikap karatan di wilayah Kota Solo.

Pemkot Madiun Perbolehkan Masyarakat Gelar Salat Idulfitri

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan salat Idulfitri boleh diselenggarakan di masjid-masjid dan harus mematuhi protokol kesehatan.

Juara Liga Italia, Inter Milan Malah Diterpa Krisis Keuangan

Wakil Presiden Inter, Javier Zanetti, mengakui ada masalah keuangan di klub. Dia juga mengatakan tak menutup kemungkinan jika Suning Grup selaku pemilik bisa melego klub.

Yussa Nugraha Kian Dekat ke Laskar Sambernyawa

Manajemen Persis dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan dengan penyerang 20 tahun tersebut.