Innalillahi, Wartawan Senior di Sragen Berpulang

Wartawan senior di Sragen, Sutiyatmoko Wardoyo, meninggal dunia pada usia 63 tahun.

 Suasana pemberangkatan jenazah Sutiyatmoko dari rumah duka di Kampung Kutorejo, RT 01/RW 8, Sragen Tengah, Sragen, menuju kompleks makam Manding, Senin (20/9/2021). (Solopos.com/Moh. Khodiq Duhri)

SOLOPOS.COM - Suasana pemberangkatan jenazah Sutiyatmoko dari rumah duka di Kampung Kutorejo, RT 01/RW 8, Sragen Tengah, Sragen, menuju kompleks makam Manding, Senin (20/9/2021). (Solopos.com/Moh. Khodiq Duhri)

Solopos.com, SRAGEN — Wartawan senior di Sragen, Sutiyatmoko Wardoyo, meninggal dunia pada usia 63 tahun setelah menjalani perawatan di RSUD dr. Soehadi Prijoengoro Sragen, Senin (20/9/2021) pagi.

Sutiyatmoko yang bertugas sebagai wartawan Harian Wawasan itu belakangan kerap keluar masuk rumah sakit karena penyakit diabetes. Ia mengembuskan napas terakhirnya saat menjalani perawatan di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen.

Jenazah disalatkan di Masjid Istiqomah yang berada tak jauh dari rumah duka di Kampung Kutorejo, RT 01/RW 8, Sragen Tengah, Sragen. Jenazah diberangkatkan dari rumah duka untuk dikebumikan di kompleks pemakaman Manding pada Senin sore pukul 16.00 WIB. Jenazah meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.

Baca juga: Iuuuhhhh… Air Sungai Bengawan Solo di Sragen Hitam Pekat Seperti Oli, Bau Busuk

Lebih dari 30 tahun lamanya Sutiyatmoko bekerja sebagai jurnalis. Bersama beberapa jurnalis dan tokoh masyarakat Sragen, Sutiyatmoko merintis berdirinya organisasi pergerakan. Untuk mengkritisi kebijakan pemerintah baik di tataran eksekutif maupun legislatif pascareformasi.

Ia adalah tokoh penting di balik berdirinya Forum Masyarakat Sragen (Formas), lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang aktif mengkritisi kebijakan pemerintah. Bersama Formas, Sutiyatmoko juga aktif memperjuangkan hak-hak warga kurang mampu yang terdampak kebijakan pemerintah.

“Setelah Formas dibentuk, almarhum langsung dipercaya sebagai ketua. Sementara sekretarisnya adalah Mukafi Fadli yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jateng,” papar Ketua Formas, Andang Basuki, saat ditemui Solopos.com di rumah duka.

Baca juga: Didampingi Istri, Begini Detik-Detik Pendaki Gunung Lawu Jatuh hingga Meninggal

Wartawan Sragen Penggagas Formas

Saat dipimpin Sutiyatmoko, Formas aktif mengawal proses penganggaran di DPRD Sragen. Kala itu, Formas juga kerap menggelar kajian APBD. Dari kajian APBD itu, Formas menemukan indikasi penyalahgunaan uang negara dari dana purnabakti yang diterima anggota DPRD periode 1999-2004.

Hingga akhirnya, 17 anggota DPRD pada periode itu divonis bersalah oleh majelis hakim. Mereka dijatuhi hukuman satu tahun dua bulan penjara.

“Bedah atau kajian APBD terkait dana purnabakti itu dimulai almarhum bersama Formas. Saya hanya melanjutkan mengawal kasusnya hingga ke pengadilan,” papar Andang.

Baca juga: Penanda Lokasi hingga Penunggu Pasar, Inilah 5 Batu Keramat di Sragen

Teman sejawat dari almarhum, Safrudin, mengungkapkan pengalaman almarhum bekerja sebagai wartawan selama lebih dari 30 tahun membuat almarhum paham dengan peta perpolitikan di Sragen.

“Saya pribadi dan warga Sragen tentu merasa kehilangan. Pengalaman selama lebih dari 30 tahun jadi jurnalis itu membuatnya disegani di kalangan politisi,” paparnya.

 

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Catat! Tidak Boleh Makan, Minum, Telepon, dan Ngobrol Saat Naik Kereta

PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperbarui aturan yang harus dipenuhi pelanggan saat naik kereta api di masa pandemi Covid-19, salah satunya terkait makan, minum dan ngobrol di kereta.

Hindari Bank Plecit, Ribuan Pedagang di Wonogiri Selamat dari Rentenir

PT BPR BKK Wonogiri menciptakan Kredit Mentari tidak hanya berotientasi pada keuntungan, tetapi guna membantu masyarakat.

Kembangkan RTH di Kampung Ngablak, DLH Sragen Siapkan Bibit Tanaman

DLH Sragen membangun ruang terbuka hijau (RTH) di Kampung Ngablak sejak akhir tahun lalu untuk menambah proporsi 30% RTH di perkotaan Sragen.

Transaksi Pasar Tradisional di SGS 2021 Tinggi, Panitia Beri Apresiasi

Panitia SGS 2021 menyebut transaksi di pasar tradisional Solo cukup besar sehingga panitia akan menyiapkan apresiasi khusus.

Diduga ada Pungli dalam PTSL di Desa Kecik Sragen, Kades Membantah

Program PTSL di Desa Kecik, Kecamatan Tanon, Sragen bermasalah. Warga menduga ada pungli oleh perangkat desa, sementara Kades membantah.

Solar Dibatasi, Antrean Panjang di SPBU di Wonogiri Tak Terelakkan

SPBU membatasi distribusi bio solar kepada konsumen sehingga menimbulkan antrean panjang di spbu.

Terekam Kamera CCTV, 4 Pria Bobol Kotak Infak Masjid di Daleman Klaten

Aksi pembobolan kotak infak tersebut terekam kamera CCTV yang terpasang di sejumlah lokasi masjid setempat.

Absen Ujian, 4 Pelamar PPPK Nakes Karanganyar Dipastikan Gagal

Empat peserta seleksi PPPK nakes Pemkab Karanganyar tak ikuti ujian tanpa keterangan sehingga dipastikan gugur.

Bruk...Puluhan Pohon di Sukoharjo Tumbang Diterjang Angin Kencang

Saking derasnya, hujan disertai angin kencang mengakibatkan puluhan pohon besar tumbang dan melintang di jalan perdesaan di Sukoharjo.

Resepsi Pernikahan di Solo Sudah Boleh Tampilkan Penyanyi Lur

Acara resepsi tidak boleh digelar di rumah tinggal, pendapa/joglo kelurahan/kecamatan, aula sekolah, gelanggang olahraga dan gedung sejenis lainnya.

Daarul Qur'an Bangun Asrama, Bupati Juliyatmono Letakkan Batu Pertama

Ponpes Daarul Qur'an di Colomadu, Karanganyar, membangun masjid dan asrama santri. Bupati Juliyatmono berjanji akan mendukung Ponpes Daarul Quran

Awas! Ada 11 Lokasi Rawan Lakalantas di Jl. Solo-Jogja Klaten

Kawasan Besole, Kecamatan Ceper, menjadi salah satu lokasi Jalan Solo-Jogja yang rawan kecelakaan lalu lintas.

Karanganyar Hari Ini: 22 Oktober 2011, 46 Imigran Terdampar di Berjo

Sepuluh tahun lalu, tepatnya pada 22 Oktober 2011, sebanyak 46 orang imigran asal Afghanistan dan Iran terdampar di rumah salah seorang warga di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar.

Gapoktan Sebut Keterlibatan DPRD dalam Maraknya Penggunaan Sumur Sibel

Sebagian besar pembuatan sumur submersibel di Jaten, Karanganyar, dibiayai APBD melalui aspirasi DPRD Karanganyar.

Ini Jalan Kabupaten Klaten yang akan Membelah Rest Area Tol Solo-Jogja

Keberadaan rest area jalan tol Solo-Jogja di Manjungan, Kecamatan Ngawen, Klaten, akan terbelah dengan jalan kabupaten.