Innalillahi, Warga Matesih Karanganyar Ditemukan Membusuk di Rumahnya

Wardi, warga Dusun Sidodadi, Desa/Kecamatan Matesih, Karanganyar, ditemukan sudah membusuk di kamar rumahnya, Kamis (9/12/2021).

 Polisi mengidentifikasi jasad Wardi yang ditemukan di kamar rumahnya di Dusun Sidodadi, Desa/Kecamatan Matesih, Karanganyar, Kamis (9/12/2021). (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Polisi mengidentifikasi jasad Wardi yang ditemukan di kamar rumahnya di Dusun Sidodadi, Desa/Kecamatan Matesih, Karanganyar, Kamis (9/12/2021). (Istimewa)

Solopos.com, KARANGANYAR – Wardi, warga Dusun Sidodadi, Desa/Kecamatan Matesih, Karanganyar, ditemukan tak bernyawa di rumahnya, Kamis (9/12/2021). Diperkirakan laki-laki berusia 50 tahun tersebut sudah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan. Pasalnya tubuh korban sudah membengkak dan timbul bau tak sedap.

Informasi dari kepolisian menyebutkan, jasad Wardi kali pertama ditemukan adik iparnya, Mia Widyastuti. Saat itu sekitar pukul 06.30 WIB, Mia menyiapkan minum untuk Wardi di depan rumahnya. Mia sempat memanggil korban untuk mengambil minuman yang ia siapkan, tetapi Wardi tidak merespons.

Baca Juga: Identitas Mayat Perempuan di Boyolali Terungkap Berkat Gelang Korban

Merasa curiga dengan kondisi Wardi, Mia memanggil adik kandung Wardi, Bowo Badri untuk memeriksa ke dalam rumah. Pintu belakang pun didobrak dan mereka pun masuk. Saat itu mereka mencium bau tak sedap dan mendapati jasad Wardi sudah tak bernyawa.

“Pintu belakang didobrak, diketahui korban dalam keadaan meninggal dunia di dalam kamar dengan posisi telentang dan tercium bau menyengat dari kamar korban,” ujar Kasi Humas Polres Karanganyar, Iptu Agung Purwoko, Kamis. Atas peristiwa itu, mereka melapor kepada polisi di Polsek Matesih.

Sementara itu, petugas Polsek Matesih bersama Inafis Polres Karanganyar dan tim medis Puskesmas Matesih datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Berdasar pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Diperkirakan, korban meninggal karena sakit.

Baca Juga: Tragis! Adu Kuat Menyelam, Gadis 12 Tahun di Banyuwangi Meninggal

Berita Terkait

Espos Plus

Volume Kubah Lava Merapi Bertambah 400 Bak Truk/Hari

+ PLUS Volume Kubah Lava Merapi Bertambah 400 Bak Truk/Hari

Aktivitas erupsi efusif Gunung Merapi membentuk kubah lava yang salah satunya di bagian barat daya dengan volume mencapai 1.670.000 m3. dan pada bagian tengah mencapai 3.007.000 m3.

Berita Terkini

Atasi Kekeringan Sekitar WKO Sragen, Komunitas Gelar Aksi Tanam Pohon

Butuh upaya kolaborasi penanaman pohon untuk mengatasi kekeringan pada musim kemarau di sekitar sumber air di Desa Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Sragen.

Gerdu Wonogiri Longsor, Warga Langsung Gelar Kerja Bakti

Kerja bakti dilakukan oleh warga di lingkungan Gerdu serta petugas dari BPBD Kabupaten Wonogiri dan Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri.

+ PLUS Volume Kubah Lava Merapi Bertambah 400 Bak Truk/Hari

Aktivitas erupsi efusif Gunung Merapi membentuk kubah lava yang salah satunya di bagian barat daya dengan volume mencapai 1.670.000 m3. dan pada bagian tengah mencapai 3.007.000 m3.

Mau Naik BRT Trans Jateng Solo-Sragen? Ini Daftar Lengkap 76 Haltenya

BRT Trans Jateng Solo-Sragen berjalan dari Terminal Tirtonadi Solo sampai Terminal Sumberlawang, Sragen, melewati 76 titik pemberhentian atau halte.

Wah, Bank Sampah RW 008 Purwosari Solo Kurangi 2 Ton Sampah per Bulan

Pengelolaan bank sampah di RW 008 Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, mampu mengurangi volume sampah hingga dua ton dalam sebulan.

Ndayu Park Sragen Punya Atraksi Baru Lho, Keliling Naik Skuter Listrik

Pengunjung taman Ndayu Park Sragen kini bisa menikmati atraksi baru yakni keliling taman naik skuter listrik yang bisa disewa di lokasi.

Takut Bingung, Pedagang Pasar Legi Solo sampai Keluar Jemput Pelanggan

Para pedagang Pasar Legi Solo sampai rela keluar menjemput pelanggan yang sudah janji mau datang karena takut si pelanggan bingung menemukan lokasi lapak mereka di bangunan baru.

Down For Life Dedikasikan Lagu Terbaru untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Down For Life (DFL) mempersembahkan lagu terbaru berjudul Children of Eden untuk anak-anak berkebutuhan khusus (ABK).

Ada Jembatan Gantung, Perekonomian Girpasang Terdongkrak

Sejak proyek pembangunan jembatan girpasang rampung, jumlah kunjungan wisatawan ke Girpasang naik drastis.

Kelar Direhab, 4 Stadion Pendamping Manahan Solo Dikelola Pihak Ketiga?

Empat lapangan dan stadion mini pendamping Stadion Manahan Solo yang sudah selesai direhab bakal diserahterimakan kepada Pemkot Solo.

Jembatan Girpasang Banjir Pengunjung, Gondola Penumpang Ikut Untung

Akses lain menuju ke Girpasang seperti gondola penumpang  pun turut kebanjiran pengunjung.

Agar Maksimal, Papi Sarimah Solo Harus Ditopang Bank Sampah di Tiap RW

Program paksa pilah sampah dari rumah atau Papi Sarimah di Solo dinilai akan maksimal kalau ditopang dengan bank sampah minimal satu di tiap RW.

Menikmati Sensasi Goyang-Goyang Melintasi Jembatan Gantung Girpasang

Jembatan gantung Girpasang membentang sejauh 120 meter di atas jurang sedalam 150 meter.

Jadi Pusat Budaya Jawa, Penataan Taman Balekambang Solo Segera Dilelang

Kementerian PUPR segera melelang proyek penataan Taman Balekambang Solo yang akan dijadikan pusat kebudayaan Jawa.

Sedih, 2 Tahun Pemkab Sukoharjo Tak Peroleh PAD dari Sektor Pariwisata

Pemkab Sukoharjo selama dua tahun terakhir tidak memperoleh pendapatan asli daerah atau PAD dari sektor pariwisata karena pandemi Covid-19.