Kategori: Sragen

Innalillahi, Santri Asal Sragen yang Tenggelam di Dam Kalikuning Sleman Ditemukan Meninggal


Solopos.com/Muh Khodiq Duhri

Solopos.com, SRAGEN -- Lathief Ramadani, 13, santri asal Sragen yang belajar di Pondok Pesantren Al Firdaus Gumpang Kartasura, Sukoharjo, yang tenggelam di Dam Kalikuning Resto Joglo Pari Sewu di Dukuh Bromonilan, Kelurahan Purwomartani, Kalasan, Sleman, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Senin (29/3/2021).

Korban merupakan warga Dukuh Gembol, RT 07, Desa Jambeyan, Sambirejo, Sragen. Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim sukarelawan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman pada Senin sore. Selanjutnya, korban dilarikan ke Kamar Jenazah RS Bhayangkara Sleman.

Baca Juga: Pengelola Wisata Air Klaten Diminta Batasi Pengunjung Saat Padusan, Kalau Melanggar Ditutup!

“Korban sudah berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia pukul 15.05 WIB. Korban ditemukan di kedalaman kurang lebih tiga meter, tepatnya di cekungan arus bawah,” papar Kasi Pemerintahan Kelurahan Purwomartani, Adi Saputro, kepada Solopos.com.

Kisah tragis itu bermula ketika korban bersama 30 temannya sesama santri dan tujuh pengurus Ponpes Al Firdaus Kartasura, Sukoharjo, berwisata alam di Resto Joglo Pari Sewu. Pada saat itu, anak-anak mandi di Dam Kalikuning yang berada tak jauh dari lokasi.

Pada awalnya, korban bersama temannya, Jundan, bermain di sungai. Diduga karena belum mahir berenang, santri asal Sragen itu tenggelam. Jundan sempat menyodorkan batang bambu ke arah tangan korban yang saat itu melambai-lambai di atas permukaan air.

Baca Juga: Tak Hanya Membangun Solo Jadi Kota Budaya Modern, Ini Program Prioritas Wali Kota Gibran

Akan tetapi, korban tak mampu memegang bambu itu hingga ia tenggelam. “Korban dikabarkan tenggalam pada pukul 11.45 WIB. Setelah itu dilakukan operasi pencarian korban,” terang Adi Saputro.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Sleman. “Pihak keluarga sudah berangkat [ke rumah sakit],” ujar tokoh masyarakat Desa Jambeyan, Sugiyono, kepada Solopos.com.

Share
Dipublikasikan oleh
Ahmad Baihaqi