Innalillahi! Bus Rombongan Warga Toroh Grobogan Nyemplung ke Sungai

Bus rombongan warga Desa Genengadal, Kecamatan Toroh terguling dan masuk sungai di Desa Jeketro, Kecamatan Gubug, Grobogan.

 Warga menyaksikan bus rombongan warga Desa Genengadal, Kecamatan Toroh yang masuk sungai di Desa Jeketro, Kecamatan Gubug, Grobogan, Sabtu (4/12/2021). (Tangkapan layar)

SOLOPOS.COM - Warga menyaksikan bus rombongan warga Desa Genengadal, Kecamatan Toroh yang masuk sungai di Desa Jeketro, Kecamatan Gubug, Grobogan, Sabtu (4/12/2021). (Tangkapan layar)

Solopos.com, PURWODADI – Sebuah bus rombongan warga Desa Genengadal, Kecamatan Toroh terguling dan masuk sungai di Desa Jeketro, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Sabtu (4/12/2021). Sejumlah penumpang mengalami luka.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, bus berpenumpang 25 orang terdiri dari anak-anak dan orang dewasa berangkat menengok bayi di Desa Baturagung, Gubug. Setelah selesai, bus berplat nomor K 1152 F yang dikemudikan Sumardi, warga Toroh langsung pulang.

Perjalanan pulang bisa melewati Desa Jeketro, sampai di lokasi kejadian tiba-tiba kaca bagian pintu depan bus pecah. Penumpang meminta sopir untuk berhenti dulu untuk membetulkan kaca yang pecah tersebut.

Baca juga: Angkut 30 Penumpang, Bus Sudiro Tunggal Kebakaran di Tol Semarang-Solo

Namun permintaan sejumlah penumpang tidak dihiraukan oleh sopir, bus tetap melaju. Namun tak lama kemudian terdengar suara seperti ada benda tersangkut. Kemudian bus berusaha mundur namun kemudian menabrak pohon hingga akhirnya terguling masuk sungai.

Kontan kejadian ini membuat penumpang panik. Warga sekitar tempat kejadian yang melihat peristiwa tersebut segera memberikan pertolongan. Kaca belakang bus dijebol sehingga seluruh penumpang bisa diselamatkan. Sementara yang menderita luka, segera dibawa ke Puskesmas Gubug II.

Menurut Manaqib, warga Genengadal, salah satu penumpang bus, sebelum kejadian memang ada kaca pecah bagian depan. Ia tidak tahu apa penyebabnya. Namun beberapa penumpang sempat meminta sopir berhenti dulu.

“Sebenarnya penumpang sudah meminta untuk berhenti dulu. Namun sopir tetap melanjutkan perjalanan, saat itulah terdengar seperti suara der der. Menurut warga suara itu karena bus menyangkut kabel,” jelas Manaqib kepada wartawan.

Baca juga: 22.728 Batang Rokok Ilegal Berbagai Merk Disita Saat Razia di Grobogan

Setelah terdengar suara itu, lanjutnya, bus kemudian berupaya mundur untuk mengindari hal yang tidak diinginkan. Namun diduga kurang hati-hati, bus akhirnya menabrak pohon kemudian oleng dan terguling masuk sungai di Desa Jeketro.

“Ya ada yang luka, namun sudah dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan. Seperti sopirnya yang luka di pundak,” katanya.

Polisi yang datang ke lokasi kejadian dibantu warga kemudian membantu mengevakuasi korban untuk dibawa ke Puskesmas Gubug II. Arus lalu lintas di lokasi kejadian sempat macet karena banyaknya warga yang ingin menyaksikan kecelakaan itu.

 

 

Berita Terkait

Espos Plus

Geng QZRUH Dulu Anarkistis Sekarang Humanis

+ PLUS Geng QZRUH Dulu Anarkistis Sekarang Humanis

QZRUH yang pada era 1980-an hingga 1990-an dikenal sebagai geng remaja anarkistis di Kota Jogja kini mengubah citra menjadi geng dengan aneka kegiatan sosial. QZRUH Reborn berusaha mengubah citra geng ini menjadi lebih humanis.

Berita Terkini

Curi Pohon Jati Untuk Perbaiki Rumah, 2 Warga Grobogan Ditangkap

Polsek Gabus dan Polhutmob Gundih menangkap dua warga Gabus karena melakukan pencurian kayu jati di kawasan hutan KPH Gundih, Desa Suwatu, Gabus.

Misteri Umbul Senjoyo, Petilasan Jaka Tingkir di Salatiga

Objek wisata Umbul Senjoyo diyakini sebagai petilasan Jaka Tingkir yang sering dipakai ritual kungkum.

Siswi SD di Grobogan Ditemukan Meninggal di Irigasi, Ini Penyebabnya

Putri Anjani berusia 6 tahun, warga Desa Karanggeneng RT 003, RW 001 Kecamatan Godong ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi.

Korban Meninggal Kecelakaan di Balikpapan Warga Cilacap

Kecelakaan maut di Balikpapan menyebabkan satu orang warga Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng), meninggal dunia.

Horok-horok, Kuliner Khas Jepara yang Lahir pada Masa Penjajahan

Horok-horok merupakan makanan atau kuliner khas Kabupaten Jepara yang bisa dijadikan pengganti nasi.

Ayo Ikut! Polda Jateng Sediakan 1.000 Vaksin Booster di CFD Semarang

Polda Jateng menyediakan 1.000 dosis vaksin booster untuk warga yang ingin menjalani vaksinasi ketiga saat acara car free day atau CFD di Semarang.

Diadukan Warga, Warung & Kafe Miras di Semarang Digerebek Satpol

Satpol PP Kota Semarang menggerebek warung dan kafe yang menjajakan minuman keras atau miras.

Asyik! Kapal ke Karimunjawa Kembali Beroperasi

Kapal penyeberangan yang biasa melayani wisatawan ke Karimunjawa kembali beroperasi.

Kisah Bandeng Juwana Elrina yang Tetap Eksis Selama 41 Tahun

Kisah inspiratif kali ini hadir dari bisnis kuliner Bandeng Juwana Elrina di Kota Semarang yang mampu menjaga eksistensi selama 41 tahun.

Kronologi Terdeteksinya Omicron di Kota Semarang

Covid-19 varian Omicron terdeteksi masuk ke wilayah Kota Semarang, di mana ada empat warga dari lingkungan satu keluarga yang terpapar.

Jateng Catat Perdana Kasus Omicron, Gubernur Ganjar: Tidak Perlu Panik

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, meminta masyarakat tidak panik dalam menyikapi masuk atau terdeteksinya Covid-19 varian Omicron di Jateng.

Pantai Tanjung Gelam, Maldives-nya Indonesia di Karimunjawa

Pantai Tanjung Gelam di Karimunjawa menyuguhkan pemandangan sunset yang memesona selayaknya di Maldives.

Sumur Jalatunda, Sumur Keramat Pengabul Keinginan

Berdasarkan kepercayaan masyarakat sekitar, jika seseorang bisa melempar batu dan mengenai dinding Sumur Jalatunda, maka segala keinginan dan cita-citanya akan terkabul.

6 Kepala Daerah di Jateng Habis Masa Kerjanya di 2022, Siapa Saja?

Sebanyak enam kepala daerah di Jawa Tengah (Jateng) akan mengakhiri masa kerja atau jabatannya pada tahun 2022 ini.

Ini Isi Ramalan Sabdo Palon yang Terbukti Benar

Sabdo Palon dikenal sebagai peramal ulung yang beberapa ramalannya dikaitkan dengan peristiwa besar di Indonesia.

Varian Omicron Masuk Jateng, Kapolda: Waspada & Taat Prokes

Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ahmad Luthfi, meminta masyarakat Jateng untuk mewaspadai persebaran Covid-19 varian Omicron yang sudah terdeteksi di Jateng.