Innalillahi, Berita Duka, Kades Plosowangi Cawas Klaten Meninggal Dunia

Kepala Desa (Kades) Plosowangi, Kecamatan Cawas, Klaten, Surip, 65, meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam (RSI) Cawas, Selasa (30/11/2021) pukul 14.00 WIB.

 Kades Plosowangi, Surip.

SOLOPOS.COM - Kades Plosowangi, Surip.

Solopos.com, KLATEN – Kepala Desa (Kades) Plosowangi, Kecamatan Cawas, Klaten, Surip, 65, meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam (RSI) Cawas, Selasa (30/11/2021) pukul 14.00 WIB. Sesuai rencana, mendiang Surip dimakamkan di Sasonoloyo Dukuh Tukuman, Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Rabu (1/12/2021) pukul 10.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, mendiang Surip merupakan salah satu dari 269 kades yang dilantik Bupati Klaten, Sri Mulyani, 16 Mei 2019. Mendiang Surip memenangi gelaran Pilkades serentak gelombang II di Klaten, Rabu (13/3/2019). Mendiang Surip meninggalkan satu orang istri dan empat anak.

Camat Cawas, M. Prihadi, mengatakan kabar meninggalnya Kades Plosowangi mengagetkan dirinya dan beberapa anggota paguyuhan kades di Cawas. Sebelum meninggal dunia, Pemerintah Kecamatan Cawas sempat berkoordinasi dengan beberapa kades di Cawas. Hal itu termasuk dengan mendiang Surip selaku Kades Plosowangi.

Baca Juga: Makin Wah, Tirto Mili Klaten bakal Dilengkapi Embung dan Pulau Buatan

“Kemarin siang sakit mendadak. Diduga sakit jantung atau asam lambung. Paginya itu kan sempat berkoordinasi terkait beberapa hal, seperti membahas percepatan anggaran, peningkatan kinerja perangkat desa, antisipasi Natal dan Tahun Baru, antisipasi bencana alam. Pagi itu masih gojek-gojek, enggak tahu kenapa siangnya sempat jatuh lalu dibawa ke RS,” kata M. Prihadi, kepada Solopos.com, Rabu (1/12/2021).

M. Prihadi mengatakan mendiang Surip merupakan sosok kades di Kecamatan Cawas yang berkinerja baik, loyal, dan berdedikasi tinggi dalam melayani masyarakat. Dalam bergaul dan menjalin komunikasi, mendiang Surip sering memberikan petuah dan nasihat/motivasi kepada orang yang lebih muda.

“Usianya sudah tergolong sepuh, yaitu 65 tahun. Tapi masih energik dan selalu hadir memenuhi undangan rapat. Saya pribadi sangat kehilangan dengan meninggalnya beliau. Semoga, husnulkhatimah. Memang, informasi dari teman-teman perangkat desa di Cawas, dua hari sebelum meninggal dunia itu sudah ada gejala masuk angin [dialami mendiang Surip],” katanya.

Baca Juga: Katrol Unik Masjid di Kahuman Klaten, Perkampungan Tertua di Indonesia

Kabar duka atas meninggalnya kades Plosowangi juga disampaikan Bupati Klaten, Sri Mulyani, melalui akun Instagram (IG), Selasa (30/11/2021) malam. Melalui akun @yani_sunarno_snm, orang nomor satu di Pemkab Klaten itu menyampaikan turut berduka cita.

“Nderek belo sungkowo atas meninggalnya Bp. Surip (Kades Plosowangi, Cawas). Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan. Al Fatihah,” kata @yani_sunarno_snm.

Berita Terkait

Berita Terkini

Misteri Watu Sigong Mranggen Klaten, Kumpulan Batu Kuno Mirip Gamelan

Di kawasan Dukuh Kroman, Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, Klaten, ada kumpulan batu kuno dan bentuknya menyerupai perangkat gamelan.

Termasuk Jl Ir Soekarno, Ini 5 Jalan di Klaten yang bakal Ditingkatkan

Kelima proyek peningkatan jalan di Klaten itu yakni ruas Jalan Ir Soekarno, ruas Panggang-Balerante, Pasar Kembang-Jatirajek, lingkar Kepanjen Delanggu, serta Pakisan-Nanggulan.

Banjir di Laweyan Solo Meluas, Air Sempat Masuk ke Pasar Jongke

Pasar Jongke, Laweyan, Solo, sempat kemasukan air banjir akibat luapan Kali Jenes saat hujan deras melanda Kota Bengawan, Jumat malam.

Masjid Al Ukhuwwah RSU Islam Boyolali Punya Menara Tinggi 36 Meter

RSU Islam Boyolali tak hanya meresmikan masjid, tapi juga menyantuni enam musala yang ada di sekitar rumah sakit.

3 Gedung Senilai Rp19,5 Miliar di Klaten Diresmikan, Ini Perinciannya

Ketiga gedung yang diresmikan adalah Masjid Nur Azizah di kompleks Pemkab, gedung BPBD, serta gedung Kecamatan Cawas.

Hujan Disertai Angin Merusak Atap Puluhan Rumah di Jatiyoso

Puluhan atap rumah warga di Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar rusak diterpa hujan disertai angin kencang pada Jumat (21/1/2022) sore tadi.

Biar Berkembang, Mayoritas BUM Desa di Sukoharjo Urus Izin Badan Hukum

Setelah berbadan hukum, pengelola BUM Desa dapat leluasa mengajukan pinjaman modal ke lembaga perbankan. Sehingga unit usaha yang dijalakan BUM Desa berpotensi tumbuh dan berkembang.

Viral di Klaten, Pesepeda Motor Salah Jalur di Jalan Solo-Jogja

Dalam video tersebut terlihat seorang pelajar perempuan tanpa mengenakan helm mengendarai sepeda motor jenis bebek melaju dari arah Solo-Jogja dan salah jalur Jogja-Solo.

Petani WGM Wonogiri secara Sukarela Tebar 20.029 Ikan di Waduk Pidekso

Ikan yang ditebar ke Waduk Pidekso Wonogiri 20.029 ekor bibit dan indukan dari berbagai jenis.

+ PLUS 64% Pria di Solo Habiskan Waktu Lebih dari 41 Jam/Pekan untuk Bekerja

Sebanyak 64% pria di Solo menghabiskan waktu lebih dari 41 jam/pekan untuk bekerja.

Kali Jenes Meluap, Pajang Solo Banjir dengan Ketinggian sampai 1 Meter

Sejumlah wilayah di Kelurahan Pajang, Laweyan, Solo, terendam banjir akibat luapan Kali Jenes saat hujan deras pada Jumat (21/1/2022) malam.

Kantor Imigrasi Surakarta Bakti Sosial Sambut Hari Bhakti Imigrasi

Kegiatan bakti sosial yang digelar di Panti Sosial Anak Asuh Putri Mardhatillah 1, Kartasura Sukoharjo, merupakan rangkaian peringatan Hari Bhakti Imigrasi.

Reaktif Swab Antigen, 1 Guru dan 5 Murid SMAN 1 Polanharjo Sehat

Satu guru dan lima siswa dalam kondisi sehat dan sebelumnya sudah menjalani vaksinasi Covid-19.

Tarif Retribusi Naik 6 Kali Lipat, Pedagang di Sriwedari Solo Menjerit

Para pedagang di kios kawasan Sriwedari Solo memprotes kebijakan Pemkot Solo yang menaikkan tarif retribusi kios mereka hingga enam kali lipat.

Suksesi Mangkunegaran Memanas, Ini Kata Pemerhati Budaya Solo

Suksesi kepemimpinan di Pura Mangkunegaran Solo memanas setelah nama GPH Bhre Cakrahutomo disebut sebagai calon terkuat KGPAA Mangkunagoro X.