Innalillahi, Bayi 1,6 Tahun di Sragen Meninggal Dunia Positif Covid-19 Berdasarkan Antigen

Seorang bayi berusia 1,6 tahun asal Desa Bedoro, Sambungmacan, Sragen, meninggal dunia dengan status hasil swab antigen positif Covid-19, Kamis (29/7/2021) malam.

 Dua orang sukarelawan pemakaman jenazah memanggul peti berisi jenazah bayi 1,6 tahun saat prosesi pemakaman di permakaman umum wilayah Desa Bedoro, Sambungmacan, Sragen, Kamis (29/7/2021) malam. (Istimewa/Kades Bedoro)

SOLOPOS.COM - Dua orang sukarelawan pemakaman jenazah memanggul peti berisi jenazah bayi 1,6 tahun saat prosesi pemakaman di permakaman umum wilayah Desa Bedoro, Sambungmacan, Sragen, Kamis (29/7/2021) malam. (Istimewa/Kades Bedoro)

Solopos.com, SRAGEN — Seorang bayi berusia 1,6 tahun asal Desa Bedoro, Sambungmacan, Sragen, meninggal dunia dengan status hasil swab antigen positif Covid-19, Kamis (29/7/2021) malam.

Bayi perempuan itu dimakamkan dengan protokol kesehatan Covid-19 setelah dilakukan pemulasaraan jenazah di Ruang Jenazah RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen.

Baca Juga: Dawet Kani Kudus Disajikan Ala Minuman Milenial di Sleman

Penjelasan itu disampaikan Kepala Desa (Kades) Bedoro, Sambungmacan, Sragen, Pri Hartono, yang mendampingi prosesi pemakaman jenazah di permakaman umum wilayah desa setempat. Pri menyampaikan dari keterangan petugas pemulasaraan jenazah, bayi yang meninggal itu merupakan kasus anak pertama yang dimakamkan dengan protokol kesehatan.

“Bayi itu merupakan anak kedua dari dua bersaudara. Swab antigen dilakukan oleh Puskesmas Sambungmacan I,” kata Pri saat dihubungi Solopos.com, Jumat (30/7/2021) siang.

“Setelah diketahui hasil antigennya positif, kemudian dilakukan tracing pada Jumat (30/7/2021) ini. Tadi ada 14 orang yang swab massal. Sebanyak tiga orang di antaranya positif. Tiga orang itu ternyata simbah buyut dan simbah si bayi itu. Ketiganya tinggal serumah dengan bayi dan kedua orang tua bayi,” lanjutnya.

Pri menerangkan ayah dan ibu bayi justru negatif. Termasuk kakaknya si bayi, sebut dia, juga negatif. Dia menyampaikan untuk ketiga simbah itu menjalani isolasi mandiri di rumah kosong yang tak jauh dari rumah tempat tinggalnya.

Baca Juga: Doa Agar Mudah Melahirkan Menurut Islam, Dibaca Suami ya!

“Selama ini di wilayah Desa Bedoro ada 20 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Dua orang di antaranya dirawat di rumah sakit di Solo dan sisanya 18 orang isolasi mandiri di rumah masing-masing. Kebetulan mereka klaster keluarga semua,” ujarnya.

Pri menerangkan bayi itu sakit sudah dua pekan dan beberapa kali diperiksakan ke dokter spesialis anak. Dua hari sebelum meninggal, terang dia, sempat panas dan lemas. Saat Kamis kemarin dibawa ke puskesmas tetapi dalam perjalanan meninggal dunia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Operasi Knalpot Brong Karanganyar Jaring 1 Pelanggar

Polisi sudah memetakan sejumlah lokasi untuk penertiban knalpot brong maupun balap liar.

Mahasiswa UIN RM Said Surakarta Tuntut PTM Segera Digelar

Bagi mahasiswa yang berasal dari tempat yang jauh kuliah online dari indekos terasa kurang nyaman dan kurang maksimal.

Mabes Polri: Jangan Lengah, Corona Belum Musnah!

Indonesia kembali menerima 684.900 dosis vaksin AstraZeneca yang mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu.

Walah, Petugas Pelayanan E-KTP Door to Door Klaten sampai Naik Atap demi Sinyal Internet

Petugas pelayanan e-KTP secara door to door di Klaten kerap mendapat pengalaman unik, salah satunya harus naik atap demi dapat sinyal Internet.

Setelah Semanggi, Giliran Rumah Warga Eks HP 10 Tipes Solo Siap-Siap Dibongkar

Rumah warga di lahan eks HP 10 di Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan, Solo, bakal dibongkar untuk program Kotaku.

Gibran soal Gaji Wali Kota Solo: Bukannya Tidak Diambil, Tapi...

Gibran Rakabuming Raka mengakui gaji sebagai Wali Kota Solo memang tidak besar dan ia tetap mengambilnya untuk sejumlah keperluan.

Digitalisasi dan Inovasi Jadikan Bisnis Makin Sehat, Makin Cepat, Makin Dekat

Berkat digitalisasi di masa pandemi sejumlah pelaku usaha mengaku bisnis mereka makin sehat, makin cepat, makin dekat.

Tertabrak Truk di Jalan Solo-Sragen, Pasutri Meninggal, Anak Patah Tulang

Pasutri yang memboncengkan seorang anak laki-laki meninggal dunia akibat tertabrak truk di jalan Solo-Sragen wilayah Masaran, Sragen.

Jemput Rezeki, 6 Dalang Boyolali Ngamen Bareng dari Rumah ke Rumah Warga

Sejumlah dalang dari Boyolali ngamen dari rumah ke rumah warga yang mau nanggap demi menjemput rezeki dan mengobati kerinduan penggemar.

Pemkot Solo Fasilitasi Pengajuan QR Code PeduliLindungi, Begini Prosedurnya

Pemkot Solo membantu memfasilitasi kalangan pelaku usaha dan kantor instansi yang ingin mendapatkan QR Code PeduliLindungi.

Berbulan-Bulan Tutup, Pengelola Objek Wisata Air Klaten Kewalahan Biayai Perawatan

Pengelola objek wisata air di Kabupaten Klaten khawatir tak lagi bisa menanggung biaya perawatan jika tak segera menerima pengunjung.

Pemkab Sragen Beli Lahan Rp9 Miliar untuk Bangun Kantor, Legislator Soroti Urgensinya

Pemkab Sragen membeli lahan seharga Rp9 miliar untuk membangun gedung perkantoran baru pada 2022 mendatang.

Banyak Pemohon BPUM di Wonogiri yang Tak Lolos, Ternyata Ini Penyebabnya

Banyak pemohon BPUM di Kabupaten Wonogiri yang tak lolos karena adminitrasi yang disetorkan tidak sesuai dengan ketentuan.

RSUD Ngipang Solo Bakal Dibangun 6 Lantai, Apa Saja Fasilitasnya?

Pemkot Solo berencana mengembangkan RSUD Ngipang dengan membangun gedung setinggi enam lantai di lahan belakang rumah sakit.

Pelaku Perusakan SDN di Wonosamodro Boyolali Belum Terungkap, Ini Penjelasan Polisi

Pelaku kasus perusakan bangunan SDN 2 Gunungsari, Wonosamodro, Boyolali, belum terungkap setelah penyelidikan sekitar tiga pekan.

Ngeri! Penambang Pasir Sragen Kerap Temukan Tengkorak Manusia di Bengawan Solo

Sejumlah penambang pasir di Kedungupit, Sragen, kerap menemukan tengkorak manusia saat melakukan aktivitas penambangan.