Innalillahi, 99 Anak Salatiga Kehilangan Orang Tua Gegara Covid-19

Catatan Pemkot Salatiga, sejak awal pandemi hingga Agustus 2021, sudah ada 99 anak di Salatiga yang kehilangan orang tuanya karena terpapar Covid-19.

 Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, bersama Ketua Baznas Jateng, K.H. Ahmad Daroji, memberikan bantuan paket sekolah kepada anak yatim piatu korban Covid-19 di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Kamis (16/9/2021). (Semarangpos.com-Humas Pemkot Salatiga)

SOLOPOS.COM - Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, bersama Ketua Baznas Jateng, K.H. Ahmad Daroji, memberikan bantuan paket sekolah kepada anak yatim piatu korban Covid-19 di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Kamis (16/9/2021). (Semarangpos.com-Humas Pemkot Salatiga)

Solopos.com, SALATIGA — Pandemi Covid-19 meninggalkan duka bagi sebagian masyarakat Kota Salatiga, tak terkecuali anak-anak. Mereka kehilangan orang tua akibat virus corona atau Covid-19.

Catatan Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga, sejak awal pandemi hingga Agustus 2021, sudah ada 99 anak di Salatiga yang kehilangan orang tuanya karena terpapar Covid-19.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, saat menerima santuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) di kediamannya, Kamis (16/9/2021).

Baca juga: Alhamdulillah, Ahli Waris Pasien Covid-19 di Salatiga Dapat Dana Tali Asih, Ini Besarannya

Bantuan dari Baznas berupa 21 paket perlengkapan sekolah itu rencana diberikan kepada anak-anak yang terdampak pandemi Covid-19. Atau yang orang tuanya meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

“Berdasarkan data sampai Agustus 2021, ada 99 anak di Salatiga yang orang tuanya meninggal karena Covid-19. Baznas Jateng telah mengawali dengan memberikan bantuan kepada 21 anak. Selain itu, Baznas Kota Salatiga juga memberikan 15 paket sekolah. Juga meminta kepala dinas terkait memfasilitasi anak-anak yang belum mendapat bantuan,” ujar Yuliyanto.

Menurut Yuliyanto, bantuan berupa paket perlengkapan sekolah itu sangat tepat diberikan kepada anak-anak. Apalagi, saat ini Salatiga sudah memulai menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah secara terbatas.

“Sehingga, anak-anak membutuhkan perlengkapan untuk memulai aktivitas di sekolah,” imbuh Yuliyanto.

Baca juga: Berhentikan Pengendara Motor hingga Terjatuh, Polisi Semarang Dihukum Disiplin

Yuliyanto pun berharap anak-anak penerima bantuan itu tetap bersemangat dan belajar dengan giat untuk menggapai cita-citanya.

Sementara itu, Ketua Baznas Jateng, K.H. Ahmad Daroji, mengaku tidak hanya menyiapkan bantuan paket perlengkapan sekolah kepada anak-anak yatim piatu korban Covid-19. Pihaknya juga berencana memberikan bantuan berupa pendidikan sekolah melalui sejumlah pondok pesantren.

“Tidak hanya bantuan ini saja, tentunya diberikan bantuan pendidikan sekolah juga bagi anak-anak yang bersedia masuk pondok pesantren. Maka, pihak pondok pesantren siap menampung anak-anak yatim piatu untuk melanjutkan pendidikannya,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng itu.

 

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Beredar Video Tol Batang-Semarang Akan Ditutup Total, Ini Faktanya

PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) memberikan klarifikasi terkait beredar video yang menyebutkan Tol Batang-Semarang akan ditutup pada 25 Oktober hingga 4 November.

Ratusan Ribu Batang Rokok Disita Bea Cukai Kudus

Sebanyak 358.560 batang rokok ilegal disita Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus, Jawa Tengah.

Tak Kuat Tanjakan, Truk Kontainer Sebabkan Kecelakaan di Tol Semarang

Kecelakaan melibatkan truk kontainer dengan empat mobil terjadi di Tol Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Petani Di Grobogan Tewas Tersetrum Jebakan Tikus di Sawah

Warijo, 56, warga Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Grobogan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik jebakan tikus di sawahnya.

109 Objek Wisata Banyumas Buka Lagi, Pemerintah Wajibkan Ini

Sebanyak 109 objek wisata di Kabupaten Banyumas mulai buka kembali di tengah PPKM level dua, tetapi wajib memiliki aplikasi PeduliLindungi.

Mantap! Seniman Soloraya Dominasi Bhayangkara Mural Festival

Polda Jateng menggelar Bhayangkara Mural Festival 2021, di mana urutan 11 terbaik didominasi seniman dari wilayah Soloraya.

Tak Hanya di Salatiga, Gempa Juga Guncang Semarang & Temanggung

Gempa bumi di daratan atau gempa darat tidak hanya terjadi di Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), tapi juga di wilayah Kabupaten Semarang dan Temanggung.

Waduh! Solar Kian Langka, Nelayan di Rembang Enggan Melaut

Nelayan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah (Jateng) harus menghentikan aktivitas melaut menyusul solar langka.

Menikmati Night View Purwokerto dari Puncak Agaran, Syahdu...

Bukit Agaran ini berada di Desa Melung, Kecamatan Kedungbanten, atau sekitar 15 km dari Purwokerto menuju arah utara.

Jangan Panik! Rentetan Gempa Salatiga Tak Berpengaruh ke Merapi

BPPTKG menyebutkan rentetan 15 kali gempa bumi yang terjadi di Salatiga dan Ambarawa tak berpengaruh pada aktivitas Gunung Merapi.

Rentetan 15 Kali Gempa Terjadi di Salatiga & Ambarawa, Ini Kata BMKG

Sejak Sabtu (23/10/2021) dini hari hingga siang pukul 14.00 WIB, rentetan 15 kali gempa bumi terjadi di wilayah Kota Salatiga dan Ambarawa.

Salatiga & Ambarawa Diguncang Gempa, Netizen: Setiap 15 Menit Gempa

Rentetan gempa bumi yang terjadi di Salatiga, Ambarawa, dan sekitarnya membuat warganet panik.

Salatiga-Ambarawa Diguncang Gempa, BMKG: Dangkal, Warga Tak Perlu Panik

BKMG menyebut gempa yang terjadi di Kota Salatiga dan Ambarawa merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal Merapi-Merbabu.

Istimewanya Lentog Tanjung, Perpaduan Opor dan Semur yang Nikmat

Lentog tanjung merupakan hidangan lontong dicampur dengan sayur lodeh tahu dan gori atau nangka muda.

2 Gempa Susulan Kembali Goyang Ambarawa

Gempa susulan pada 09.34 WIB berkekuatan Magnitudo 3.0 dan gempa kedua pada pukul 09.51 WIB berkekuatan Magnitudo 3.3.

Dipicu Sesar Aktif, Inilah Rentetan 8 Kali Gempa Salatiga-Ambarawa

Dampak gempa berupa guncangan dirasakan di Ambarawa, Salatiga, Banyubiru, dan Bawen dalam skala intensitas II MMI dimana benda-benda ringan yang digantung bergoyang.