Inilah Sosok Sabdo Palon, Peramal Ulung & Penguasa Tanah Jawa

Sabdo Palon yang dikenal sebagai penguasa Tanah Jawa dan peramal ulung sering dikaitkan dengan sosok Semar.

 Ilustrasi Sabdo Palon. (Youtube)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Sabdo Palon. (Youtube)

Solopos.com, SEMARANG — Sabdo Palon dikenal sebagai tokoh misterius penguasa Tanah Jawa. Ada banyak versi tentang sosok tersebut yang berkembang menjadi mitos bagi masyarakat Jawa.

Sosok ini terkenal dengan ramalannya yang cukup populer. Sosoknya bahkan menjadi referensi utama yang penting. Lantas, siapakah sosok ini sebenarnya?

PromosiPelajaran dari Fenomena Mencari Orang Kuat di Indonesia dan Filipina

Dikutip dari Wikipedia, Rabu (19/1/2022), Sabdo Palon dianggap sebagai pandita dan penasihat Prabu Brawijaya V dari Kerajaan Majapahit. Namanya disebut dalam Serat Darmagandhul yang ditulis Ki Kalamwadi. Dalam karangan itu Sabdo Palon disebutkan tidak bisa menerima kudeta terhadap Rabu Brawijaya oleh tentara Kesultanan Demak dengan bantuan Wali Songo pada 1478.

Baca juga: Sosok Sabdo Palon, Tokoh yang Dikenal Sebagai Penguasa Tanah Jawa

Dia kemudian bersumpah akan kembali sekitar 500 tahun saat korupsi merajalela dan bencana melanda. Dia juga bersumpah menyapu Islam dari Jawa dan mengembalikan kejayaan agaa serta kebudayaan Jawa.

Sosok ini identik dengan tokoh Semar dalam lakon Mahabarata versi Jawa. Sementara itu antropolog Paul Stange dalam penelitiannya pada 1988 menyebutkan Sabdo Palon adalah inkarnasi dari Semar yang dikenal sebagai leluhur orang Jawa. Dia adalah titisan dewa yang turun ke Bumi sebagai pemomong raja dan pengayom kawula.

Sosok tersebut sering disandingkan dengan Naya Genggong. Mereka berdua hadir dalam setiap pemerintahan raja-raja di Tanah Jawa selama masa kejayaan kerajaan Hindu dan Buddha.

Baca juga: Arti Nama Ki Semar, Leluhur Orang Jawa

Sebagai informasi, kedua nama itu bukanlah nama asli, melainkan gelar yang diberikan sesuai karakter tugas yang diemban. Dalam Serat Darmagandul Sabdo Palon terdiri dari dua kaya, yaitu sabdo berarti orang yang memberikan masukan dan palon bermakna orang yang mengunci kebebaran di alam semesta.

Dia juga dikenal sebagai peramal ulung yang bisa meramalkan masa depan. Pada tahun 1978, Gunung Semeru meletus dan membuat sebagian orang percaya atas ramalan tersebut. Tokoh ini juga dihormati di kalangan umat Hindu di Jawa serta di kalangan aliran tertentu penghayat kejawen.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Karimunjawa Diguncang Gempa M 3,6, BMKG: Getarannya Cukup Teras

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,6 mengguncang Kepulauan Karimunjawa di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) pada Selasa (17/5/2022) malam.

Binus Dirikan Kampus di Semarang, Ini Lokasinya

Bina Nusantara atau Binus mendirikan kampus di kawasan POJ City, Kota Semarang.

Waduh! Betonisasi Jalan di Semarang Diusik Preman, Ganjar Turun Tangan

Proyek betonisasi jalan Palir-Kaliancir di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), terkendala ulah preman yang meminta uang atau memalang pelaksana proyek.

Joss! Daerah Terdeteksi PMK di Jateng Dapat Bantuan

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atau Pemprov Jateng siap memberikan bantuan kepada peternak di daerah yang terdeteksi wabah penyakit mulut dan kuku atau PMK.

Mitos Pantai Karangbolong Kebumen, Kental dengan Sosok Nyi Roro Kidul

Mitos atau kisah misteri di Pantai Karangbolong, Kebumen, sangat erat kaitannya dengan sosok Nyi Roro Kidul sebagai penguasa Pantai Selatan dan sarang burung walet yang ada di wilayah itu.

Simak Lur! Ini Alasan Naik ke Area Candi Borobudur Belum Diperbolehkan

GM TWC Borobudur, Aryono Hendro Malyanto, mengungkapkan alasan pengunjung atau wisatawan dilarang naik ke area Candi Borobudur.

Penerima Sudah Meninggal, Bansos Ditilap Pegawai Kecamatan Ngaringan

Terungkapnya aksi pegawai Kecamatan Ngaringan tersebut karena kecurigaan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

Wisata ke Candi Borobudur, Pengunjung Keluhkan Ini

Sejumlah wisatawan atau pengunjung yang berkunjung ke Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jateng, mengaku kecewa, ini sebabnya!

Ini Lampu Bangjo Terlama di Kota Semarang, Netizen: Iso Nyambi Ghibah

Berikut lampu bangjo atau traffic light di Kota Semarang yang disebut-sebut menyalakan lampu merah terlama versi netizen.

Akhirnya! Undip Gelar Wisuda Secara Luring, Perdana Sejak Pandemi

Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menggelar upacara wisuda secara luring atau dihadiri wisudawan untuk kali pertama sejak pandemi Covid-19.

Lima Polres di Jateng Diusulkan Naik Tipe C, Salah Satunya di Soloraya

Polda Jateng mengusulkan lima polres di wilayahnya untuk naik tipe dari tipe D menjadi tipe C, salah satunya ada di wilayah Soloraya.

Pemuda di Jepara Meninggal Dikeroyok, Kapolres: Bukan Tawuran Desa

Kapolres Jepara, AKBP Warsono, memastikan kematian pemuda asal Desa Muryolobo, Nalumsari, akibat pengeroyokan dan bukan tawuran antarwarga desa.

Warga Terdampak Reaktivasi Rel Tawang-Semarang Terima Santunan

Balai Teknik Perkeretaapian Jateng memberikan santunan kepada warga terdampak reaktiviasi rel Stasiun Semarang Tawang menuju Pelabuhan Tanjung Emas.

Gudeg Koyor Mbak Tum, Kuliner Legendaris di Semarang Langganan Pejabat

Warung kuliner legendaris di Kota Semarang salah satunya adalah Warung Gudeg Mbak Tum yang ada di Jalan MT Haryono.

Punya Kiai Terbanyak di Jateng, Pati Justru Terkenal Kota Paranormal

Memiliki jumlah kiai, ulama, ustaz, terbanyak di Jawa Tengah, Kabupaten Pati justru terkenal sebagai kota paranormal.

Horok! Kapal Bajak Laut Tiba-Tiba Muncul di Juwana Pati

Sejumlah replika kapal bajak laut dan kapal tempur hadir di acara sedekah laut di Juwana, Pati.