Inilah Mereka, Penyapu Bersih Medali Emas Para-Renang APG 2022

Cabang olahraga para-renang yang diselenggarakan kolam renang kompleks Stadion Jatidiri Semarang menjadi salah satu kontributor medali terbesar bagi kontingen Indonesia.

 Dari kiri ke kanan: Jendi Pangabean, Zaki Zulkarnain, dan Maulana Rifky Yavianda (Antara Foto)

SOLOPOS.COM - Dari kiri ke kanan: Jendi Pangabean, Zaki Zulkarnain, dan Maulana Rifky Yavianda (Antara Foto)

Solopos.com, SOLO – Sejumlah pencapaian mengagumkan mewarnai pesta olahraga penyandang disabilitas terbesar se-Asia Tenggara, ASEAN Para Games (APG) 2022, yang digelar di Soloraya dan Semarang, Jawa Tengah. APG 2022 resmi ditutup pada Sabtu (6/8/2022) malam WIIB.

Indonesia keluar sebagai juara umum ASEAN Para Games 2022. Cabang olahraga para-renang yang diselenggarakan kolam renang kompleks Stadion Jatidiri Semarang menjadi salah satu kontributor medali terbesar bagi kontingen Indonesia.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Secara keseluruhan 29 medali emas, 31 perak, dan 27 perunggu cukup untuk mengantarkan Indonesia menjadi juara umum cabang olahraga para-renang.

Catatan itu semakin dibuat spesial lewat performa tiga perenang yang sukses menyapu bersih medali emas dalam setiap nomor yang diikuti masing-masing yakni Jendi Pangabean, Zaki Zulkarnain, dan Maulana Rifky Yavianda.

Baca Juga: ASEAN Para Games 2022 Ditutup, Jokowi: Terima Kasih Solo dan Sekitarnya

Berikut ini data dan fakta para penyapu medali emas cabang para-renang APG 2022 tersebut:

1. JENDI PANGABEAN
Jendi membuktikan reputasinya sebagai wakil Indonesia dalam Paralimpiade Tokyo 2020 tahun lalu lewat keberhasilannya menyapu bersih medali emas lima nomor yang ia ikuti di ASEAN Para Games 2022.

Tiga dari lima medali emas tersebut dimenangkan Jendi dalam nomor 200 meter gaya ganti perorangan SM9, nomor 100 meter gaya punggung putra S9, dan 100 meter gaya kupu-kupu putra S9.

Atlet kelahiran Muara Enim Sumatera Selatan itu juga turut mempersembahkan medali emas saat turun di nomor estafet 4×100 meter gaya ganti putra 34 point bersama Rino Saputra, Guntur, dan Zaki. Jendi dan Zaki kembali bahu-membahu untuk mengantungi medali emas nomor estafet 4×100 meter gaya bebas putra 34 point bersama Ahmad Azwari, dan Guntur.

Medali-medali emas tersebut juga diwarnai pemecahan rekor oleh Jendi di dua nomor yang diikutinya. Jendi menyabet medali emas ASEAN Para Games 2022 untuk nomor 100 meter gaya kupu-kupu putra S9 dengan catatan waktu 1 menit 4,71 detik.

Baca Juga: Hasil Pertandingan, Klasemen, dan Jadwal Liga 1 2022/2003

Catatan waktu itu memecahkan rekor yang dicetak Huynh Amh Khoa Vo dengan 1 menit 6,12 detik pada 2011. Rekor kedua dicetak Jendi dkk pada nomor estafet 4×100 meter gaya ganti putra 34 poin dengan catatan waktu 4 menit 44,92 detik.

Catatan waktu itu memperbaiki rekor sebelumnya yang dicetak Jendi yang kala itu tampil bersama Guntur, M Karubaba, dan Suriansyah di APG Malaysia 2017 dengan 4 menit 46,29 detik. Dua rekor Jendi, yakni untuk nomor 200 meter gaya ganti perorangan SM9 dan 100 meter gaya punggung putra putra S9 juga belum terpecahkan.

“Ini hasil kerja keras dari pelatnas (pelatihan nasional) delapan bulan terakhir,” kata Jendi yang pernah berlaga di Paralimpiade Rio 2016 dan Paralimpiade Tokyo 2020 itu.

2. ZAKI ZULKARNAIN
Pada penampilan perdananya di APG, Zaki Zulkarnain tampil prima menyapu bersih lima medali emas para-renang sesuai dengan yang ditargetkan.

Zaki turun di lima nomor, yakni 50 meter gaya bebas putra S8, 200 meter gaya ganti perorangan putra SM8, dan 100 meter gaya bebas putra S8 untuk perorangan. Lalu, dua nomor beregu di estafet 4×100 meter gaya ganti putra 34 point dan 4×100 meter gaya bebas putra 34 point.

Sesuai peraturan, setiap atlet para-renang hanya diperbolehkan maksimal turun di tiga nomor perorangan dan dua nomor beregu. Tak hanya meraih emas, Zaki juga sukses memecahkan rekor di dua nomor, yakni 50 meter gaya bebas putra S8 dan 200 meter gaya ganti perorangan putra SM8.

Baca Juga: Klasemen Akhir Grup A Piala AFF U-16, Indonesia Tunggu Juara Grup C

Padahal, Zaki sempat terkendala cuaca yang panas karena pelaksanaan perlombaan yang berlangsung di stadion terbuka, bukan stadion indoor. Dengan kemenangan itu, kata dia, kerja kerasnya selama menjalani pelatihan nasional (pelatnas) akhirnya terbayarkan lunas.

Atlet asal Riau itu memang pernah tampil di ajang lebih tinggi, yakni Asian Para Games 2018 di Jakarta, tetapi APG ini memang menjadi penampilan perdananya untuk skala Asia Tenggara. Zaki sangat bersyukur pada debutnya di tingkat Asia Tenggara itu bisa menorehkan prestasi, sekaligus memenuhi target yang ditetapkan untuk lima nomor yang diikuti.

“Alhamdulillah, bersyukur sekali. Kita kan udah dua tahun nunggu even ini. Akhirnya bisa mendapatkan lima medali emas,” katanya.

3. MAULANA RIFKY YAVIANDA
Maulana Rifky Yavianda sebagai perenang debutan sukses pula menyikat bersih medali emas di lima nomor para-renang yang diikutinya pada APG 2022.

Lima nomor yang disapu bersih Rifky, yakni 50 meter gaya dada putra SB8, 50 meter gaya bebas S11, dan 100 meter gaya bebas putra S12 untuk nomor perorangan. Kemudian, 4×100 meter gaya bebas putra 49 point dan 4×100 meter gaya ganti putra 49 point untuk nomor beregu.

Tak hanya medali emas, Rifky juga memecahkan rekor di tiga nomor, yakni 50 meter gaya dada putra SB8 dengan catatan waktu tercepat 31,99 detik melampaui rekor sebelumnya yang dicetak perenang Thailand Sribunrueng Kitipong dengan waktu 34,99 detik pada 2001.

Baca Juga: Berangkat ke Pakansari Dukung Persis Solo, Begini Pesan dari Pasoepati

Pada nomor 50 meter gaya bebas S11, Rifky menorehkan catatan waktu 24,83 detik, melampaui rekor sebelumnya 27,62 detik yang dicetak perenang Thailand Sribunrueng Kitipong pada 2001. Ketiga adalah nomor 100 meter gaya bebas S12 dengan catatan waktu 56,73 detik yang dicetak Rifky melampaui rekor yang dicetak perenang Thailand Kummoongkoon Tupsit dengan 1 menit 2,57 detik pada 2008.

“Sesuai target, Alhamdulilah. Sangat bangga saya target tercapai. Bisa pecah rekor juga,” kata Rifky yang memiliki difabilitas low vision tersebut.

Rifky menjelaskan persiapannya untuk menghadapi APG 2022 sudah dilakukan secara cukup dengan mengikuti pelatihan nasional (pelatnas) sejak Oktober 2021. Sebelum tampil di APG 2022, Rifky sempat berlaga di ajang Internationale Deutsche Meisterchaften Im Para Schwimmen-IDM Berlin di Jerman, 17-20 Juni 2021.

Tak tanggung-tanggung, Rifky memboyong lima medali emas pada even itu, yakni pada nomor 200 meter gaya bebas S12, 50 meter gaya punggung S12, 100 meter gaya punggung S12, 200 meter gaya ganti S12, dan 50 meter gaya kupu S12.

Sumber: Antara

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Gempa Bumi di Laut Jawa Simpan Banyak Misteri yang Belum Terungkap

      + PLUS Gempa Bumi di Laut Jawa Simpan Banyak Misteri yang Belum Terungkap

      Gempa bumi dalam dan menengah yang biasa terjadi di Laut Jawa menyimpan banyak misteri yang belum terungkap dengan detail. Banyak teori yang membahas tentang fenomena gempa bumi dalam dan menengah.

      Berita Terkini

      Hasil dan Klasemen Terbaru Pekan 4 Liga 1: PSM Tempel Madura United

      PSM Makassar menempel Madura United FC pada klasemen terbaru pekan keempat Liga 1 2022/2023 setelah berhasil mengalahkan Rans Nusantara FC 2-1.

      Hasil Liga 1: Lapangan Sempat Tergenang, PSM Makassar Bekuk Rans 2-1

      PSM Makassar melejit ke papan atas klasemen sementara Liga 1 2022/2023 seusai mengalahkan Rans Nusantara FC 2-1.

      Shin Tae-yong Kembali, Ini Agenda Timnas Indonesia pada September

      Timnas Indonesia akan menghadapi kualifikasi Piala Asia U-20 dan FIFA Matchday selama September 2022.

      Timnas Indonesia U-16 Langsung Bersiap ke Kualifikasi Piala Asia U-17

      Timnas Indonesia U-16 bersiap melakoni kualifikasi Piala Asia U-17 2023 Grup B yang digelar di Indonesia pada 1-9 Oktober 2022.

      Bersiap Hadapi Liga 3, Persiku Ingin Jajal PSIS Semarang

      Persiku Kudus berniat menjajal kekuatan PSIS Semarang dalam laga uji coba sebelum mengarungi kompetisi Liga 3 Zona Jateng 2022.

      Rafael Nadal Tak Masuk Tim Piala Davis Spanyol, Bruguera Jadi Kapten

      Nadal untuk kali pertama tidak akan tampil pada Piala Davis sejak memenangi turnamen kelima kalinya bersama Spanyol pada 2019.

      Berapa Bonus Timnas Indonesia U-16 dari Pemerintah? Ini Kata Menpora

      Menpora Zainudin Amali mengaku baru akan memulai pembicaraan mengenai opsi pemberian bonus untuk Timnas Indonesia U-16 yang pekan lalu berhasil menjuarai Piala AFF U-16 2022.

      Ditempa 2 Bulan, Ini Kabar Ganda Putra Indonesia Jelang Kejuaraan Dunia

      Bagi PBSI, kesiapan lini ganda putra sangat penting mengingat sektor ini menjadi salah atu tumpuan skuad Merah Putih untuk mendulang gelar juara.

      Juara Piala AFF U-16, Timnas Indonesia U-16 akan Bertemu Jokowi

      Penggawa Timnas Indonesia U-16 dijadwalkan bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (17/8).

      Inilah Tumpuan Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022

      PBSI berharap para tumpuan Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022 bisa tampil maksimal dan mengeluarkan semua kebolehan yang sudah ditempa selama kurang lebih satu bulan di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur.

      Jokowi Oke, Timnas U-16 akan Hadiri Upacara HUT RI di Istana Merdeka

      Presiden Jokowi mengabulkan keinginan penggawa Timnas Indonesia U-16 menghadiri upacara HUT ke-77 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka Jakarta.

      Waduh! Bek Persis Solo Ini Resmi Mengundurkan Diri, Apa Penyebabnya?

      Ikhwan mengaku sangat mencintai tim Persis Solo dan sebagian orang Solo yang sudah dikenalnya pasti sangat mengetahui hal itu.

      Suporter Anggap Gagal, Ini Rapor Jacksen F. Tiago Bersama Persis Solo

      Di uji coba awal, Persis Solo bersama Jacksen F Tiago sempat menunjukkan hasil positif dalam laga uji coba melawan Persebaya Surabaya.

      Suporter Demo Tuntut Jacksen Out, Ini Jawaban Manajemen Persis Solo

      Suporter menuntut, apa pun hasil melawan Bhayangkara, Jacksen Fereirra Tiago tetap harus meninggalkan Persis Solo.

      Demo Turun ke Jalan, Ini Pernyataan Tegas Suporter Persis Solo

      Rentetan hasil buruk bahkan terjadi jauh sebelum kompetisi dimulai. Pemilihan Jacksen F. Tiago sebagai Pelatih Kepala Persis Solo tidak memberikan hasil baik secara nyata.