Tutup Iklan

Inilah Gentong Geni, Solusi Alternatif Pengelolaan Sampah di Klaten

Inilah Gentong Geni, Solusi Alternatif Pengelolaan Sampah di Klaten

SOLOPOS.COM - Warga membakar sampah menggunakan Gentong Geni dalam uji coba yang digelar di Dukuh Mireng Kidul, Desa Mireng, Kecamatan Trucuk, Klaten, Kamis (5/10/2017). (Cahyadi Kurniawan/JIBI/Solopos)

Pengelolaan sampah Katen, alat pembakar sampah gentong geni diuji coba.

Solopos.com, KLATEN — Alat pembakar sampah bersuhu tinggi yang dinamai Gentong Geni diuji coba di Dukung Mireng Kidul, Desa Mireng, Kecamatan Trucuk, Klaten, Kamis (5/10/2017). Alat itu selain mampu mereduksi volume sampah juga bisa menjadi cara menumbuhkan kesadaran masyarakat memilah sampah.

Inisiator pembuatan Gentong Geni, Usman Wijanarto, mengatakan biaya produksi satu unit gentong geni jumbo sebesar Rp100 juta. Sedangkan untuk ukuran kecil mencapai Rp80 juta.

Saat ini, kata dia, Gentong Geni memerlukan beberapa penyempurnaan seperti otomatisasi input sampah dan output berupa abu. Selain itu, perlu peningkatan daya batu tahan api untuk supaya panas yang dihasilkan lebih tinggi termasuk perbaikan pintu depan untuk perbaikan dan pengecekan.

“Kami juga mengupayakan reduksi asap yang dihasilkan supaya lebih ramah lingkungan. Kami berusaha akhir tahun ini seluruh penyempurnaan selesai” ujar Usman di sela-sela uji coba Gentong Geni, Kamis.

Camat Trucuk, Bambang Haryoko, mengatakan pemerintah tengah mengupayakan pembangunan Tempat Penampungan Sampah sementara (TPS) R-3 jumbo dengan luas 1.000 meter di tiap kecamatan. Namun, hal itu membutuhkan proses. Sedangkan, volume sampah di tiap-tiap wilayah berbeda-beda.

“Ada Gentong Geni untuk mengatasi volume sampah tingkat desa. Kalau cocok, bisa dianggarkan tahun 2018,” kata Bambang,

Ia menilai Gentong Geni menjadi alternatif untuk penutupan TPS-TPS liar yang berada di Trucuk. Selama ini penutupan TPS kerap tanpa diimbangi solusi pengelolaan sampah sehingga sampah hanya berpindah dari tempat satu ke tempat lainnya.

Kepala Desa Mireng, Sunu Hadi Susanto, mengatakan jika Gentong Geni dinilai efektif dan efisien, tak menutup kemungkinan, ia akan menganggarkan pengadaan alat tersebut tahun depan.

“Di Mireng juga akan dibangun TPS R-3 dengan luas 1.000 meter persegi sesuai program satu kecamatan satu TPS yang diinisiasi pemerintah,” ujar dia.

Camat Ceper, Supriyono, mengatakan Gentong Geni alat itu menjadi solusi alternatif persoalan sampah dalam situasi darurat. “Kalau tidak segera di atasi, sampah dikhawatirkan memicu timbul persoalan baru,” kata dia dalam uji coba yang juga dihadiri para kepala desa di Trucuk, jajaran Muspika, dan Polsek Trucuk.

Berita Terkait

Berita Terkini

Begini Komitmen Indonesia Turunkan Angka Pekerja Anak

Indonesia tak lelah berupaya menurunkan angka pekerja anak, tetapi bagaimana sebenarnya wujud komitmen Indonesia menumpas pekerja anak?

Indonesia Desak Gerakan Non Blok Dukung Kemerdekaan Palestina

Indonesia melalui Menlu Retno Marsudi dalam Pertemuan Luar Biasa Komite Gerakan Non Blok atau GNB meminta dukungan kemerdekaan Palestina.

Tenda Darurat di RSUD Tugurejo Diisi Pasien Berpenyakit Penyerta

RSUD Tugurejo Semarang terpaksa mendirikan tenda darurat untuk merawat pasien Covid-19 yang membeludak sehingga tak tertampung.

Sering Bersin Ciri Penerima Vaksin Kena Covid-19

Seseorang yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 masih harus tetap menghindari virus corona pemicu Covid-19.

Solo Bersiap Terapkan Jam Malam

Meningkatnya penularan virus corona di wilayah eks Karesidenan Surakarta membuat Pemkot Solo berencana menerapkan jam malam Covid-19.

Dompet Cekak, Mungkinkah Jakarta Disuntik Dana Sri Mulyani?

Dompet Jakarta terlampau cekak untuk menggerakkan iklim membangun sehingga harus mengharap disuntik dana dari Menkeu Sri Mulyani.

Korsel Gencarkan Vaksinasi, Jumlah Pasien Kritis Covid-19 Menurun

Korea Selatan atau Korsel menyatakan efek vaksinasi virus corona pencegah Covid-19 mulai terlihat pada penurunan jumlah pasien kritis.

Kendaraan Listrik Diramalkan Capai Puncak Penjualan 2033

Kendaraan listrik global diramalkan mencapai puncak penjualan tahun 2033 yang berarti lima tahun lebih awal daripada perkiraan sebelumnya.

Malaysia Targetkan Vaksinasi 60% Penduduk

Pemerintah Malaysia menargetkan dapat melakukan vaksinasi terhadap 60% penduduk dengan deadline akhir September 2021.

Panen Hadiah Simpedes BRI Klaten Diundi, Ini Nasabah Yang Beruntung Dapat Honda Mobilio

Bank BRI Cabang Klaten menggelar penarikan undian panen hadiah Simpedes periode II dengan hadiah utama satu unit mobil Honda Mobilio.

Kronologi Munculnya Klaster Takziah Covid-19 di Kabupaten Pasuruan

Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan menemukan klaster takziah di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Ada 21 orang positif terpapar Covid-19.