Inilah Fenomena Astronomi Pekan Ini...
Foto keindahan langit malam yang dipublikasikan pada Instagram @nasa, Rabu (2/9/2020). (Instagram-@nasa).

Solopos.com, JAKARTA –  Selama sepekan, luangkan waktu untuk mengalihkan perhatian mata Anda dari televisi, ponsel, dan distraksi lainnya menuju langit beserta objek-objeknya. Sebab untuk beberapa waktu ke depan, langit akan dihiasi berbagai fenomena astronomi yang akan memanjakan mata Anda.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mencatat sejumlah fenomena antariksa yang akan terjadi pada kurun waktu, Rabu-Minggu (2-6/9/2020). Fenomena yang akan terjadi itu, antara lain adalah bulan purnama, konjungsi Bulan-Mars, okultasi Mars oleh Bulan, dan apogee Bulan.

Fenomena astronomi itu dilansir Pusat Sains Antariksa (Pussainsa) Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan) melalui akun Instagram @pussainsa_lapan, Selasa (1/9/2020).

Ceritakan Pabrik Cerutu di Jogja, Gadis Indigo Diselingi Tawa Misterius

Berikut adalah beberapa fenomena astronomi yang dapat diamati pada 2-6 September 2020:

Fase Bulan Purnama: 2 September 2020

Menurut Lapan, fenomena bulan purnama ini memiliki beberapa julukan yang disematkan oleh masyarakat. Bulan purnama ini biasa disebut Full Corn Moon alias Bulan Jagung Penuh atau Full Barley Moon alias Bulan Jelai Penuh.

Menurut Farmers Almanac, pemberian nama tersebut berasal dari penduduk asli Amerika, yang menjadikan datangnya purnama sebagai penanda untuk memanen jagung dan jelai. Puncak purnama ini akan terjadi pada pukul 12.21.58 WIB dengan jarak geosentris 399.200 km dan diameter sudut 29,5 menit.

Bulan berada di konstelasi Akuarius saat fenomena terjadi. Purnama ini menjadi fenomena astronomi pertama yang teramati di pekan pertama September 2020.

Konjungsi Bulan-Mars: 5-6 September 2020

Fenomen ini terjadi saat Mars melintas di belakang Bulan. Jarak keduanya lebih jauh dibandingkan jarak Bulan ke Bumi. Waktu puncak bervariasi antara pukul 13.42 WIT di Jayapura dan pukul 11.43 WIB di Sabang.

Untuk masyarakat Indonesia, fenomena ini diperkirakan hanya bisa disaksikan pada Sabtu (5/9/2020) pukul 21.00 WIB. Kala itu, Mars berada di atas ufuk hingga 05.30 WIB, Minggu (6/9/2020) pagi dari arah timur hingga barat-barat laut.

Pada malam harinya, mulai 21.15 WIB, Bulan di atas ufuk sampai keesokan harinya 05.30 WIB dari arah timur hingga barat-barat laut.

Okultasi Mars oleh Bulan: 6 September 2020

Okultasi Mars oleh Bulan adalah fenomena astronomi ketika Mars melintas di belakang Bulan. Akibatnya, Mars tampak tertutupi oleh Bulan.

Perlu diketahui, okultasi Mars oleh Bulan terjadi karena jarak Mars ke Bumi lebih jauh dibandingkan dengan jarak Bulan ke Bumi.  Namun sayangnya, menurut Lapan, fenomena ini tidak dapat disaksikan oleh negara-negera di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Karena, saat melintasi Asia Selatan dan Asia Tenggara, wilayah ini mengalami peristiwa okultasi Mars ketika bulan dan mars sudah berada di bawah ufuk.

Okultasi Mars-Bulan terjadi pada, Minggu (6/9/2020) mulai pukul 09.25 WIB hingga 14.03 WIB. Okultasi Mars oleh bulan juga pernah dialami oleh Indonesia pada 6 Desember 2015 dan 3 Januari 2017 lalu, serta akan dialami lagi pada 17 April 2021 dan 5 Mei 2024 mendatang.

Apogee Bulan: 6 September 2020

Fenomena terakhir yang akan terjadi pada pekan ini adalah apogee Bulan. Bulan akan berada di titik terjauh dengan Bumi. Apogee Bulan diperkirakan akan terjadi pada pukul 13.21.34 WIB dengan jarak geosentris 405.579 km, iluminasi 85.44% (fase benjol akhir) dan lebar sudut 25,2 menit busur.

Bulan berada di konstelasi Pisces saat fenomena astronomi ini terjadi.  Fenomena ini dapat disaksikan pada, Minggu (6/9/2020) mulai pukul 21.00 WIB diarah timur dan terbenam keesokan harinya pada pukul 09.00 WIB.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom