Inilah Cara Mencegah Alergi Pada Anak
ilustrasi
ilustrasi

JOGJA-Banyak orang tua yang belum memahami cara melakukan pencegahan terhadap penyebab rasa sakit seperti alergi. Padahal alergi tergolong membahayakan. Bahkan jika bertambah berat bisa mengancam jiwa.

Dokter Spesialis Anak, RSKIA Sadewa Yogyakarta, Ade Febrina Lestari menjelaskan alergi kadang bisa hilang atau membaik pada anak tetapi juga bisa bertambah berat. Alergi berat bisa mengancam jiwa seperti syokanafilaksis, sesak nafas akut. Sedangkan pada alergi ringan bisa dihilangkan melalui proses desensitisasi.

"Desensitisasi artinya hindari makanan tersebut selama 3-6 bulan. Lalu coba ulang kembali makanan tersebut, bila tidak muncul reaksi alergi maka alergi terhadap makanan itu sudah hilang," katanya kepada Harianjogja.com di kantornya Selasa (19/2/2013).

Alergi yang sudah terjadi pada anak, lanjutnya, juga bisa dikurangi dengan cara mencegah munculnya alergi. Caranya yakni mencegah kontak bahan allergen. Selain itu segera mungkin mengobati bila muncul reaksi alergi melalui obat anti alergi yang dianjurkan dokter anak.

Ia menambahkan Air Susu Ibu (ASI) bisa memberikan kontribusi dalam pencegahan alergi. ASI terbukti dapat mengurangi alergi pada bayi. Terutama yang mendapatkan ASI eksklusif enam bulan bahkan hingga satu tahun pertama.

"ASI terbukti tidak mengandung molekul protein bersifat allergen. Berbeda dengan susu formula yang lebih banyak mengandung protein bersifat allergen," ungkapnya.

Mengobati alergi, kata dia, pun bisa dilakukan secara imunolog melalui prinsip desensitisasi. Namun, harus tetap melihat reaksi alergi yang ditimbulkan. Jika muncul reaksi alergi berat maka sebaiknya makanan yang menimbulkan alergi segera dihindari. Tetapi jika reaksinya ringan dengan proses desensitisasi dan terapi anti histamin.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom