Ini yang Pemkab Sragen Lakukan Atasi Covid-19 sehingga Diapresiasi BNPB

Bupati Sragen mengklaim melakukan inovasi luar biasa dalam mempercepat program vaksinasi Covid-19.

 Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati melakukan vaksinasi door to door atau dari rumah ke rumah di wilayah Kecamatan Kedawung, Sragen, Rabu (25/8/2021).

SOLOPOS.COM - Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati melakukan vaksinasi door to door atau dari rumah ke rumah di wilayah Kecamatan Kedawung, Sragen, Rabu (25/8/2021).

Solopos.com, SRAGEN — Penanganan Covid-19 di Kabupaten Sragen dianggap bagus oleh pemerintah pusat. Hal itu dibuktikan akan diperolehnya Anugerah Tangguh Adhiwarsana untuk kategori Wira Sandya Laksana dari BPNB bersama 29 daerah lain.

Apa yang membuat Sragen bisa mendapatkan penghargaan ini? Setidaknya ada beberapa hal yang sudah dilakukan Pemkab Sragen untuk mengatasi pandemi Covid-19.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengaku sudah melakuan sejumlah inovasi kesehatan untuk menekan laju penyebaran virus Corona. Testing, tracing, dan treatment (3T) gencar dilakukan seperti daerah lain. Tetapi inovasi dalam vaksinasi, menurut Bupati Yuni, di Sragen luar biasa.

Baca Juga: Sragen Masuk 30 Besar Anugerah Tangguh Adhiwarsana BNPB, Apa Itu?

Saat diwawancarai oleh tim juri penghargaan tersebut secara virtual, Kamis (28/10/2021), Bupati Yuni memamerkan inovasi yang sudah Pemkab lakukan. Ia menyampaikan tenaga kesehatan di Sragen melakukan vaksinasi dengan door to door, vaksinasi malam hari, dan seterusnya.

Bahkan sampai ada semacam stimulus berupa buah tangan kepada setiap warga yang mau vaksin. Dia mengatakan capaian vaksinasi pun sekarang sudah di atas 70%.

“Inovasi lainnya dengan pengadaan oksigen generator dengan kapasitas 500 liter per menit sehingga menghasilkan 120 tabung per hari di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Dalam peningkatan ekonomi, kami berkolaborasi dengan Kodim untuk program pemberian paket sembako bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah,” ujarnya.

Baca Juga: Gugatan Ditolak PTUN, Praja Ajukan Banding Soal Masa Kerja Perdes

Sementara Dandim 0725/Sragen, Letkol (Inf) Anggoro Heri Pratikno, mengatakan telah menyalurkan bantuan tunai pedagang kaki lima dan warung kepada 510 pelaku UMKM di Sragen. Nilai bantuan Rp1,2 juta per UMKM. Bantuan serupa juga dilakukan Polres Sragen dengan menyasar 502 orang pelaku UMKM.

“Data di Kodim dan Polres tersebut sudah tersinkron dengan data di Dinas Sosial,” jelas Sekretaris Dinsos Sragen, dr. Finuril Hidayati, saat ditemui Solopos.com.

Berita Terkait

Espos Plus

Geng QZRUH Dulu Anarkistis Sekarang Humanis

+ PLUS Geng QZRUH Dulu Anarkistis Sekarang Humanis

QZRUH yang pada era 1980-an hingga 1990-an dikenal sebagai geng remaja anarkistis di Kota Jogja kini mengubah citra menjadi geng dengan aneka kegiatan sosial. QZRUH Reborn berusaha mengubah citra geng ini menjadi lebih humanis.

Berita Terkini

Sosiolog UNS Solo: Penanganan Vandalisme Butuh Pemahaman Akar Persoalan

Menurut sosiolog, mengatasi kasus vandalisme yang marak di Kota Solo harus dengan pemahaman pada akar persoalan dan latar belakang munculnya aksi tersebut.

Tanpa Ini, Pemimpin Baru Mangkunegaran Solo Tidak akan Punya Otoritas

Pemimpin baru Pura Mangkunegaran Solo mempunyai tanggung jawab besar, termasuk dalam menjadi petugas hubungan masyarakat (humas).

Ada 80 IPAL, Pencemaran Limbah di Kali Jenes Solo Masih Saja Terjadi

Meski sudah ada 80 IPAL untuk mengolah limbah industri, pencemaran air Kali Jenes di Kota Solo terus saja terjadi dan menjadi keluhan masyarakat di sepanjang DAS.

Saran Warga Solo: Pelaku Vandalisme Dihukum Coret-Coret Rumah Sendiri

Pemkot Solo diharapkan lebih tegas dalam menerapkan aturan dan sanksi bagi para pelaku vandalisme, salah satunya hukuman mencoret-coret rumah sendiri.

Pedagang Gorengan di Sragen Kesulitan Dapat Minyak Goreng di Minimarket

Para pedagang kesulitan mendapatkan minyak di minimarket karena pembelian dibatasi dan saat mau beli sering habis.

Edukasi Budaya, KKN UGM Klego Gelar Lomba Mewarnai Wayang

Tim KKN Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menggelar lomba mewarnai wayang dan pameran lukisan wayang di Klego, Boyolali.

Bertahan Lebih dari 250 Tahun, Begini Kisah Perjalanan Pasar Legi Solo

Pasar Legi Solo telah melewati perjalanan panjang sejarah sejak kali pertama didirikan oleh Raden Mas Said alias Pangeran Sambernyawa alias Mangkunagoro I pada 1750-an.

DPC Partai Demokrat Boyolali Ingin Berkolaborasi dengan PDIP

Partai Demokrat Boyolali akan menjalin komunikasi dengan PDIP baik di tingkat DPC, PAC, maupun ranting.

Keren! Kisah Bakul Mi Ayam Solo Diangkat Jadi Serial Drama Komedi

Kisah nyata seorang bakul mi ayam di Kota Solo diangkat menjadi cerita drama seri komedi yang akan tayang di Youtube tak lama lagi.

Panasi Mesin, Partai Demokrat Boyolali Targetkan 1 Dapil 1 Kursi

DPC Partai Demokrat Boyolali menargetkan satu kursi di setiap daerah pemilihan (dapil) pada Pemilu 2024.

Hujan Angin Landa Karangmalang Sragen, 5 Rumah Tertimpa Pohon

Lima rumah di wilayah Bantar RT 007 Kecamatan Karangmalang Sragen tertimpa pohon setelah hujan deras disertai angin kencang di Sragen.

Uji Laboratorium Vaksin Booster, Antibodi Naik 100-800 Kali Lipat

Peningkatan antibodi sampai 100-800 kali lipat itu diketahui berdasarkan hasil uji laboratorium para nakes yang melakukan vaksinasi booster lebih dulu.

Menu Plaza Rawa Jombor Kini Bervariasi, Ada Soto hingga Chicken Katsu

Sejak pindah ke Plaza Kuliner Nyi Ageng Rakit, eks pengusaha warung apung Rawa Jombor kini tak hanya menyajikan menu olahan ikan air tawar.

Plaza Kuliner Rawa Jombor Dibuka, Diisi 17 Pedagang Eks Warung Apung

Dari 28 kios, Plaza kuliner Nyi Ageng Rakit kini diisi 17 pedagang yang sebelumnya memiliki usaha warung apung dan pemancingan di Rawa Jombor.

Tumbuh Cepat, Eceng Gondok Kembali Penuhi Rawa Jombor

Sekitar 20 persen dari total luas perairan Rawa Jombor hijau gegara tertutup tumbuhan air tersebut.

Seliweran di Kartasura Sukoharjo, 7 Motor Knalpot Brong Disita Polisi

Tujuh pengendara motor yang menggunakan knalpot brong dan berkeliaran di wilayah Kartasura, Sukoharjo, terjaring razia dan motornya disita.