Ini yang Membuat Neraca Perdagagan RI Diprediksi Surplus

Ekonom Bank Mandiri menyebut neraca perdagangan pada April 2022 tetap surplus meski tidak seperti surplus pada Maret 2022.

 Aktivitas pemuatan peti kemas ke atas kapal terlihat di Pelabuhan Makassar, beberapa waktu lalu. Neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2012 menunjukkan surplus dan naik tipis dibandingkan kondisi pada Januari. (JIBI/Bisnis Indonesia/Paulus Tandi Bone)

SOLOPOS.COM - Aktivitas pemuatan peti kemas ke atas kapal terlihat di Pelabuhan Makassar, beberapa waktu lalu. Neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2012 menunjukkan surplus dan naik tipis dibandingkan kondisi pada Januari. (JIBI/Bisnis Indonesia/Paulus Tandi Bone)

Solopos.com, JAKARTA–Ekonom menyebut neraca perdagangan Indonesia surplus akan berlanjut pada April 2022.

Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman memperkirakan neraca perdagangan Indonesia bakal mencatat surplus US$4,23 miliar pada April 2022, cenderung lebih rendah dari Maret 2022 yang kala itu mencapai US$4,53 miliar.

PromosiPrasasti Talang dan Candi Borobudur Ungkap Makanan Pokok Asli Indonesia

“Kenaikan harga komoditas global di tengah perang Rusia-Ukraina tetap sangat mendukung kinerja ekspor Indonesia, demikian juga neraca perdagangan,” kata Faisal melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (14/5/2022).

Menurut Faisal, baik ekspor maupun impor diperkirakan akan tetap tumbuh dua digit setiap tahunnya.

Pada April 2022, ekspor Indonesia diperkirakan bakal meningkat 42,70% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Baca Juga: Kadin Sebut Neraca Perdagangan Surplus Tidak Perlu Dirayakan, Kenapa?

Harga batu bara dan CPO diprediksi naik, masing-masing sebesar 227% yoy dan 56% yoy.

Sementara itu, impor Indonesia pada April 2022 diprediksi tumbuh sebesar 36,72% yoy.

Hal ini kata Faisal, didukung oleh permintaan musiman Ramadan dan Lebaran.
“PMI Manufaktur Indonesia naik tipis dari 51,3 menjadi 51,9 pada April 2022. Harga minyak juga tetap tinggi, meningkat 105% yoy,” ujar dia.

Neraca transaksi berjalan terlihat mencatat surplus di 2022. Dia mengatakan seiring dengan percepatan pemulihan ekonomi domestik, surplus neraca barang pada neraca transaksi berjalan tahun ini diperkirakan akan menyusut lantaran impor akan mengejar ekspor.

Baca Juga: Tingginya Ekspor Nonmigas Dorong Surplus Neraca Perdagangan

Kendati demikian, konflik antara Rusia dan Ukraina telah memperpanjang tren kenaikan harga komoditas di tengah krisis energi global yang sedang berlangsung.

Ini, kata Faisal, akan mendukung ekspor dan menjaga surplus barang cukup lama.

Di lain sisi, adanya larangan ekspor minyak sawit untuk sementara waktu sejak akhir April 2022 diramal bakal menurunkan kinerja ekspor sampai taraf tertentu.

Menurut Faisal, lamanya larangan tersebut kemudian akan menentukan dampak kebijakan terhadap neraca barang di sisa 2022.

Bank Mandiri merevisi perkiraan neraca transaksi berjalan untuk 2022 dari -2,15% dari PDB menjadi 0,03% dari PDB.

Berita telah tayang di Bisnis.com berjudul Rusia-Ukraina Memanas, Ini Prediksi Surplus Neraca Perdagangan RI

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Konsumen dan Aktivis Desak McDonald’s Asia Tinggalkan Kandang Baterai

+ PLUS Konsumen dan Aktivis Desak McDonald’s Asia Tinggalkan Kandang Baterai

Koalisi organisasi perlindungan hewan Act for Farmed Animals bersama Open Wing Alliance menyelenggarakan protes massal menuntut McDonald’s Asia menghentikan penggunaan telur ayam dari kandang baterai.

Berita Terkini

Berbagi Rasa Melalui Cerita di Wedangan Kapok Lombok Aston Solo Hotel

Aston Solo Hotel menghadirkan Wedangan Kapok Lombok. 

Pernah Jadi Orang Terkaya di Bumi, Berapa Kekayaan Bill Gates Sekarang?

Bill Gates, salah satu pendiri Microsoft pernah menjadi orang terkaya di dunia. Lantas berapa kekayaan Bill Gates sekarang setelah gelar orang terkaya di dunia bergeser ke Elon Musk?

Harga Tandan Buah Segar Belum Terdongkrak, Menunggu Aturan DPO dan DMO?

Data dari Apkasindo menunjukkan bahwa seluruh wilayah penghasil kelapa sawit tidak ada yang membeli tandan buah segar (TBS) sesuai dengan harga Disbun.

Sumbar Setop Sementara Ekspor Rendang, Ini Penyebabnya

Tujuan negara ekspor rendang di Sumbar itu yakni Jepang, Malaysia, dan Singapura.

Peduli Warga Terdampak Banjir Rob, AHASS Jateng Gelar Servis Gratis

Layanan servis gratis sepeda motor bagi warga terdampak banjir rob dibuka di Kantor Kelurahan Tanjung Mas, Semarang pada Rabu-Jumat (25-27/5/2022).

Didukung Semen Gresik, Hampers Buatan UMKM Rembang Terjual Ribuan Paket

Rumah BUMN Rembang yang didukung Semen Gresik selama ini memberi kontribusi meningkatkan kapasitas UMKM sehingga produk yang dihasilkan bisa masuk standar pasar-pasar modern.

Mantap, PT Telkom (TLKM) Bagi Dividen Rp14,86 Triliun

SVP Corporate Communication & Investor Relation Telkom Ahmad Reza mengatakan dividen tersebut setara dengan 60% dari laba bersih 2021 senilai Rp24,76 triliun.

Masuki Musim Giling, Harga Gula Stabil, Tapi...

CEO PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) atau SugarCo Aris Tohar menyatakan harga gula saat ini terpantau mulai stabil setelah memasuki musim giling pada Mei 2022, meski harga masih di atas HET,

Modernisasi Jamu Iboe Hadirkan Jamu Lebih Kekinian

Meski dikenal sebagai budaya leluhur, jamu kini tetap eksis di kalangan masyarakat. Bahkan perusahaan jamu, seperti Jamu Iboe pun telah menerapkan modernisasi dalam penjualannya.

Hingga Akhir 2022, Kredit Perbankan Diproyeksi Tumbuh 7,5 Persen

Head of Industry and Regional Research Bank Mandiri Dendi Ramdani mengatakan tren peningkatan pertumbuhan kredit perbankan masih akan berlanjut pada 2022.

Rupiah Ditutup Menguat Rp14.566, Mata Uang Lainnya Terkerek

kurs rupiah ditutup naik 46 poin atau 0,31% ke level Rp14.566 per dolar AS pada perdagangan akhir pekan, Jumat (27/5/2022)

Investasi TLKM di GOTO Sudah Untung Rp949 Miliar

Investasi TLKM di GOTO sudah menghasilkan untung Rp949 miliar, berikut ini penjelasannya.

India Batasi Ekspor Gula, Begini Nasib Gula Nasional

India masuk empat besar pemasok gula bagi Indonesia meski tidak sebanyak Thailand, Brasil, dan Australia. Keputusan India untuk membatasi ekspor gula tentu akan berdampak pada harga gula global dan nasional.

Cicilan Mobil dan Motor Leasing Berpotensi Naik, Ini Penyebabnya

Direktur Keuangan FIF Group Hugeng Gozali mengatakan, keputusan Bank Indonesia menaikkan GWM akan memperketat likuiditas perbankan.

Akhir 2022 MLFF Jalan Tol Diuji Coba, Begini Saran Mabes Polri

Mabes Polri meminta penerapan MLFF di jalan tol ditunda karena ketidakjelasan mekanisme tata cara pengenaan denda pada penerapan MLFF.

Pelanggaran di Jalan Tol, BPJT: Penyedia MLFF Bertanggung Jawab

Perangkat yang rencananya digunakan pada transaksi nirsentuh MLFF yakni, Electronic On-Board Unit atau dikenal dengan E-OBU, dan perangkat Electronic Route Ticket di mana pengguna dapat memilih titik masuk dan keluar sesuai rute perjalanan sekali pakai.