Ini yang Harus Diperhatikan Saat Isolasi Mandiri Covid-19, Jangan Sampai Terlewat!

Inilah beberapa hal yang harus diperhatikan saat menjalani isolasi mandiri karena positif Covid-19, jangan sampai ada yang terlupakan!

 Ikuti panduan isolasi mandiri dari Kemenkes. (Ilustrasi/Freepik)

SOLOPOS.COM - Ikuti panduan isolasi mandiri dari Kemenkes. (Ilustrasi/Freepik)

Solopos.com, SOLO — Apa saja yang harus diperhatikan ketika menjalani isolasi mandiri karena positif Covid-19?

Sebagaimana diketahui, isolasi mandiri hanya dilakukan oleh pasien Covid-19 kategori orang tanpa gejala atau OTG hingga gejala sedang.

“Perlu ditekankan syarat kasus positif yang dapat melakukan isolasi mandiri ialah hanya untuk kasus yang tidak menunjukkan gejala atau gejala ringan,” ujar Jubir Satgas Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito dalam rilis tertulisnya yang diterima Solopos.com, Kamis (15/7/2021).

Baca Juga:  Sebelum Positif Corona, Style Gibran Pakai Celana Retro Inggris Ini Curi Perhatian

Terdapat sejumlah prosedur yang harus diperhatikan, baik sebelum dan saat isolasi mandiri karena Covid-19 dilakukan. Pertama, pasien harus mempersiapkan stok obat-obatan dasar seperti vitamin C, D, Zn atau jenis obat-obatan lain sesuai anjuran dokter.

Kedua, mempersiapkan alat-alat kesehatan dasar, seperti termometer atau pengukur suhu dan oxymeter atau pengukur saturasi oksigen.

Baca Juga: Profil Nunung Srimulat, Artis Asli Solo yang Hidupi 20 Anggota Keluarga

“Mempersiapkan masker dan cairan desinfektan yang dapat terbuat dari air dengan sabun/detergen dalam jumlah cukup,” tambah Wiku.

Ketiga, perlu disiapkan ruangan isolasi terpisah dari anggota keluarga lainnya.

Baca Juga:  Ngaku Punya Kewenangan, Satpol PP Ini Bentak dan Pukul Ibu Hamil Saat Razia PPKM

Keempat, mempersiapkan daftar kontak orang terdekat dan terpercaya maupun hotline untuk kepentingan darurat.

Kemudian hal yang harus diperhatikan prosedur isolasi mandiri Covid-19, yaitu dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Bisa dengan berolahraga 3-5 kali seminggu, makan makanan bergizi seimbang, dan mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas.

Yang Sering Terlewat aat Isolasi Mandiri Covid-19

Yang sering terlewat ketika isolasi mandiri karena Covid-19 adalah pengelolaan sampah dan limbah harian harus dilakukan dengan hati-hati oleh pendamping, minimal menggunakan APD.

“Barang habis pakai harus disimpan dalam wadah tertutup sedangkan barang tidak habis pakai harus dibersihkan terpisah dengan barang yang digunakan oleh anggota keluarga lainnya,” jelas dia.

Baca Juga: Terbaru! Ini Daftar Instansi CPNS 2021 Sepi Peminat, Ada yang 0 Pelamar

Selain itu, perlu dilakukan disinfektan rutin, khususnya pada alat-alat rumah tangga yang sering disentuh, contohnya gagang pintu, keran, toilet, wastafel, saklar, meja, kursi. Sirkulasi udara dan pencahayaan juga harus diperhatikan.

Sebisa mungkin melakukan pencatatan mandiri terkait perkembangan setiap gejala dan kondisi tubuh seperti suhu tubuh, laju napas, maupun saturasi oksigen per harinya dengan alat kesehatan yang dimiliki.

Baca Juga:  Nikah Ala PPKM Darurat, Pengantin Boyolali Ini Ijab Kabul di Bus dan Muter Tol Solo – Bawen

Jika terjadi kondisi memburuk saat isolasi mandiri Covid-19, yang umumnya ditandai dengan gejala demam, batuk, sesak, napas cepat dengan frekuensi  lebih dari 30 kali per menit, segera hubungi nomor darurat dan layanan dokter atau petugas puskesmas setempat.

Baca Juga:  Punya Harta Hampir Rp1 Triliun, Ini Profil Luhut Binsar Pandjaitan

Berita Terkait

Berita Terkini

Maia Estianty Punya Penyakit Rosacea, Apakah Itu?

Maia Estianty mengatakan karena punya penyakit Rosacea kulit wajahnya menjadi sangat sensitif terhadap perubahan cuaca.

Indonesia Capai Herd Immunity? Ini Penjelasannya

Herd immunity telah terbentuk karena program vaksinasi atau alami?

Seru! Ada Hujan Uang Saat Sedekah Bumi di Lamongan

Acara sebar uang saat perayaan sedekah bumi di Lamongan, Jawa Timur, menjadi viral di Instagram lantaran digelar saat pandemi.

Viral Santri Tutup Telinga Saat Ada Musik, Begini Tanggapan MUI

Sebuah video memperlihatkan para santri yang sedang mengikuti vaksinasi menutup telinga saat mendengarkan musik.

Viral Para Santri Tutup Telinga Enggan Dengar Musik, Kenapa?

Aksi para santri yang menutup telinga saat terdengar suara musik di ruang antrean vaksin Covid-19 menjadi perbincangan netizen di dunia maya.

Viral Ibu Bagikan Tutorial Baju Rapi Tanpa Setrika, Hasilnya?

Belum lama ini, seorang ibu rumah tangga membagikan tips agar baju tetap rapi meski tanpa harus setrika.

Selain Monstera, Ini Deretan Tanaman Hias dengan Harga Mahal Setara Mobil

Tak hanya Monstera King Variegata, masih ada jenis tanaman hias lainnya yang memiliki harga mahal setara mobil. Apa saja?

Bunda, Begini Cara Menghadirkan Tayangan Televisi Ramah Anak di Rumah

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga juga menilai tayangan stasiun televisi di Indonesia belum ramah anak.

Sebelum Memberikan Pupuk ke Monstera, Perhatikan Ini

Namun sama seperti tanaman lain, memberi pupuk kepada Monstera juga sebaiknya tidak asal-asalan.

Wow! Rutin Makan Sayuran Hijau, Fungsi Otak Meningkat

Studi yang dipublikasikan di Neurology ini menemukan bahwa makan satu porsi sayuran berdaun hijau sehari membantu menjaga daya ingat.

7 Jenis Minuman Ini Bisa Kontrol Kadar Kolesterol, Mau Coba?

Ada sejumlah cara untuk kontrol kadar kolesterol di dalam tubuh, salah satunya lewat makanan atau minuman.

Daun Monstera Menguning? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Daun Monstera menguning tentu bagai mimpi buruk, terutama bagi Anda yang berniat menjadikannya sebagai koleksi.

Segera Lakukan Ini Jika Tak Ingin Perut Makin Buncit

PPKM jangan menjadi alasan untuk mager yang membuat perut semakin buncit.

Trik Hindari Sedentary Lifestyle Selama Pandemi

Jadi sebaiknya hindari sedentary lifestyle agar tubuh tetap sehat dan bugar meski hanya di rumah saja. 

Kebiasaan Makan Ini Berdampak Buruk terhadap Otak

Perhatikan kebiasaan makan Anda karena hal ini bisa berdampak terhadap otak.

Yuk, Rayakan Bulan Gemar Membaca dengan 5 Cara Seru Ini

Berdasarkan survei indeks kajian membaca tahun 2020 dari Perpusnas, indeks kegemaran membaca Indonesia terus meningkat.