Ini Tips Penuhi Kebutuhan Pangan Saat Pandemi Corona di Sukoharjo, Bisa Dicontoh!
Ribuan benih bibit tanaman pangan dibagikan ke warga terdampak virus Corona di Kabupaten Sukoharjo, Minggu (3/5). (Solopos/Indah Septyaning W.)

Solopos.com, SUKOHARJO — Team Tanggap Bencana Wadah Info Ikhwan Sukoharjo (TB WIIS) berbagi tips kepada masyarakat agar tetap bisa memenuhi kebutuhan pangan di tengah pandemi corona.

Caranya, dengan menanam sendiri kebutuhan pangan di pekarangan rumah masing-masing. Dengan begitu, kebutuhan lauk untuk makan masyarakat Sukoharjo bisa diproduksi sendiri. Masyarakat pun bisa berhemat.

Untuk mendukung hal itu, sukarelawan yang tergabung dalam TB WIIS menyalurkan bantuan benih bibit tanaman, Minggu (3/5/2020). Bantuan tersebut di antaranya berupa bibit cabai, tomat, seledri, terong, dan lainnya.

Bukan Kisah Negeri Dongeng, Ini 5 Pangeran Tampan di Dunia Nyata

“Di tahap pertama kita sudah membagikan 2.930 benih bibit tanaman. Kemudian tahap kedua 2.400 benih bibit tanaman,” ungkap Pembina TB WIIS, Muhammad Solikhul, kepada Solopos.com, Minggu.

Bantuan benih bibit tanaman diberikan kepada warga di Kabupaten Sukoharjo sebagai salah satu upaya peningkatan ketahanan pangan masyarakat.

Muat 4 Penumpang Truk Pengangkut Mobil Diputarbalikkan di Taman Unyil

Mereka didorong memanfaatan perkarangan dengan konsep kawasan rumah pangan lestari. Dengan konsep itu, pola konsumsi masyarakat akan beragam karena komoditas seperti sayur, cabai, dan sebagainya tersedia di halaman rumah.

“Saat ini bantuan benih bibit tanaman sangat dibutuhkan. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang tidak tahu kapan akan berakhir di Indonesia,” kata dia.

Budi Daya Tanaman Pangan

Dengan warga menggalakkan budi daya tanaman pangan di masing-masing rumah, akan memenuhi kebutuhan pangan dan meningkatkan ketahanan pangan nasional. Krisis pangan bisa terjadi selama pandemi Covid-19, sehingga masyarakat perlu menggalakkan pangan mandiri.

Larangan Mudik, Ini 3 Lokasi Pos Pengawasan Pendatang di Sukoharjo

Terlebih di wilayah Kabupaten Sukoharjo secara geografis, tanaman pangan bisa tumbuh dengan subur. TB WIIS melibatkan sejumlah donatur untuk menyediakan bibit tanaman guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Sukoharjo tersebut.

“Minimal sebulan lagi sudah bisa dirasakan hasil tanaman itu. Bisa dipanen dan dikonsumsi sendiri,” jelas dia.

Selain aktif membagikan bibit tanaman, TB WIIS juga menyerahkan paket kebutuhan pangan, hand sanitizer, hingga penyemprotan disinfektan. Berbagai upaya itu diharapkan mampu meringankan beban masyarakat Sukoharjo di tengah pandemi Covid-19.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom