Ini Temuan Satpol PP Selama Satu Pekan PPKM di Wonogiri

Satu pekan penerapan PPKM di Wonogiri, pusat perbelanjaan, warung makan dan pedagang kaki lima dinilai konsisten dalam mentaati aturan.

SOLOPOS.COM - Satuan Polisi Pamong Praja Wonogiri dan tim gabungan saat melakukan operasi pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah perkotaan Wonogiri belum lama ini. (Istimewa)

Solopos.com, WONOGIRI -- Satu pekan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM di Wonogiri, pusat perbelanjaan, warung makan dan pedagang kaki lima (PKL) dinilai konsisten dalam mentaati aturan. Pemberlakuan jam malam menjadi prioritas pengawasan.

Kepala Satpol PP Wonogiri, Waluyo, mengatakan selama satu pekan PPKM diterapkan di Wonogiri, secara umum pihak-pihak yang diatur dalam PPKM telah mentaati peraturan. Namun, ia tidak memungkiri masih ada sebagian PKL yang terlambat dalam membereskan lapak pada malam hari.

Selain Sriwijaya Air, Ini 3 Kecelakaan Pesawat Jatuh di Indonesia pada Januari

Dalam Surat Edaran Bupati Nomor 443.2/016 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19, selama 11-25 Januari 2021, disebutkan jam operasional bagi PKL maksimal hingga 22.00 WIB.

Berdasarkan operasi yang dilakukan setiap hari selama satu pekan, kata Waluyo, para PKL relatif mentaati. Batas waktu yang ditentukan itu berlaku untuk transaksi jual-beli. Jadi pukul 22.00 WIB harus sudah tidak melayani. Selanjutnya harus segera dikemasi dagangannya dan dibereskan lapaknya.

"Kalau pukul 22.00 WIB disuruh langsung berhenti aktivitas dan harus sepi tidak bisa. Kami beri waktu untuk beres-beres. Jadi semisal pukul 22.00 WIB lebih masih berkemas kami maklumi," kata dia kepada wartawan, Selasa (19/1/2021).

Edukasi

Beberapa waktu lalu, kata dia, ditemukan beberapa PKL yang belum menutup lapaknya hingga pukul 23.00 WIB. Pihaknya langsung memberikan penjelasan serta arahan terkait aturan yang berlaku kepada pedagang itu.

"Yang kami tekankan edukasi. Kami beritahu mereka tentang peraturan yang berlaku selama PPKM. Jika masih buka di atas batas waktu yang ditentukan, akan kami tindak tegas. Kami selalu membangun komunikasi dengan para PKL," ungkap Waluyo.

Berkaitan dengan penerapan jaga jarak di warung makan, menurut dia, rata-rata yang ditemukan bergerombol masih keluarga atau kerabat dekat. Mereka telah memahami kondisi masing-masing.

Sempat Tertunda Akibat Covid-19, Gedung Pertemuan Rp52 Miliar di Sukoharjo Ditarget Rampung Tahun Ini

Sementara itu, operasi toko modern atau toserba sudah tertib. Mereka sudah memenuhi ketentuan yang ada, tutup pukul 19.00 WIB. Patroli yang dilakukan Satpol PP dan tim gabungan hanya dilakukan di wilayah Wonogiri Kota dan Kecamatan Ngadirojo.

"Untuk kecamatan lain kami koordinasikan dengan Forkompimcam setempat. Hingga saat ini belum ada laporan atau temuan pelanggaran yang menonjol. Sekarang masih kondusif. Kami minimalisasi terjadinya kegaduhan," tandas Waluyo.

Berita Terbaru

17 Wastafel Berpedal Jadi Sarana Penegakan Protokol Kesehatan di SMPN 1 Sragen

Solopos.com, SRAGEN -- Sebuah wastafel yang berfungsi jika penggunanya menginjak pedal yang berada di bagian bawah terpasang di depan...

Bantu Nakes Lacak Kontak Erat, 177 Bhabinkamtibmas Ikuti Pelatihan 3T

Solopos.com, KARANGANYAR -- Sebanyak 177 orang bhabinkamtibmas Polres Karanganyar mendapatkan pelatihan sebagai pelacak Covid-19. Dalam waktu dekat, mereka akan...

PMI Solo Jadikan Rumah Sakit Institusi Pertama Jaring Donor Plasma

Solopos.com, SOLO — Masih ada antrean pasien yang membutuhkan plasma konvalesen dari PMI Kota Solo. Semua pihak berkepentingan berkomitmen...

Dinkes Jateng: Vaksin Untuk Pelaku Ekonomi Ditarget April

Solopos.com, KARANGANYAR -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mulai melaksanakan penyuntikan vaksin Covid-19 bagi petugas pelayanan publik mulai Rabu (24/2/2021). Sementara...

Inspiratif, 20 Perempuan Donor Plasma Konvalesen

Solopos.com, SOLO--Tangan kanan Erlyn Tusara, 23, meremas bola karet sekitar satu jam untuk menyumbangkan  komponen darah pada alat di...

Kuatkan Daya Tubuh Anak di Masa Pandemi, Polres Wonogiri Beri Ratusan Paket Susu

Solopos.com,WONOGIRI -- Polres Wonogiri membagikan ratusan paket susu di Kampung Siaga Candi Covid-29, Selasa (23/2/2021). Susu itu selanjutkan didistribusikan...

Pangdam & Kapolda ke Boyolali demi Dukung PPKM Mikro

Solopos.com, BOYOLALI — Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, dan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Ahmad Luthfi,...

Di Klaten, Pasien Tanpa Gejala Pilih Isolasi di Rumah

Solopos.com, KLATEN — Sejumlah desa dan kecamatan di Klaten jauh hari sudah menyiapkan tempat isolasi terpusat. Nyatanya, warga yang...

Satgas Sukoharjo Optimalkan Posko Covid-19 di Desa

Solopos.com, SUKOHARJO – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sukoharjo mengoptimalkan posko Covid-19 di setiap desa/kelurahan. Hal ini untuk pencegahan,...

Kasus Covid-19 di Wonogiri Cenderung Turun, Ini Penjelasan Pemkab 

Solopos.com, WONOGIRI—Pemerintah Kabupaten Wonogiri mengklaim tren penambahan kasus terkonfirmasi positif, Februari ini, menurun dibanding dua bulan sebelumnya. Pada sisi...