Ini Tampang Guru Cabul Perkosa 13 Santri hingga Lahirkan 9 Anak

Inilah tampang Herry Wirawan, guru cabul yang tega memperkosa 13 santri di Bandung hingga melahirkan sembilan anak.

 Herry Wirawan, guru cabul yang memperkosa belasan santri di Bandung. (Istimewa/Okezone.com)

SOLOPOS.COM - Herry Wirawan, guru cabul yang memperkosa belasan santri di Bandung. (Istimewa/Okezone.com)

Solopos.com, BANDUNG — Aksi bejat seorang guru cabul yang tega memperkosa belasan santri di Cibiru, Kota Bandung, Jawa Barat, tengah menjadi sorotan publik. Kejahatan pria bernama Herry Wirawan alias Heri bin Dede itu membuat banyak pihak meradang.

Meski demikian, selama persidangan berlangsung, Herry Wirawan tidak banyak membantah maupun membenarkan peristiwa tersebut. Hal itu dijelaskan oleh kuasa hukumnya, Ira Mambo.

“Kami penasehat hukum bukan melulu membabi buta membela terdakwa, namun memang sesuai dengan fakta persidangan,” ujar Ira, Kamis (9/12/2021), seperti dilansir Okezone.com.

Menurut Ira, perkara ini masih dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi. Menurut dia, sudah ada 40 saksi yang diperiksa, termasuk para korban dan orang tuanya. “Mereka (saksi) didampingi lembaga sosial perlindungan anak dan ada juga dinas. Kemudian, kita juga tetap memenuhi prosedural bahwa pada intinya, memang ini kan masih pembuktian atau belum pada pokok perkaranya,” tegas Ira.

Baca juga: Modus Guru Cabuli Santri di Bandung: Ancam Sebar Foto Bugil untuk Berhubungan Intim

Kasipenkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Dodi Gazali Emil mengungkapkan, perbuatan cabul dilakukan Herry yang kini sudah berstatus terdakwa di berbagai tempat, di antaranya di Yayasan Pesantren TM, Yayasan Komplek Sinergi, Pesantren MH, Basecamp, Apartemen TS Bandung, Hotel A, Hotel PP, Hotel BB, Hotel N, dan Hotel R.

Terdakwa telah melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan dengan memaksa anak melakukan persetubuhan. Total sampai saat ini ada 12 orang yang menjadi korban guru cabul tersebut. Rata-rata korban berusia 16-17 tahun.

Kasus ini pun mendapatkan perhatian besar dari masyarakat, termasuk Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Dia mengutuk perilaku guru dan pimpinan pondok pesantren di Bandung yang melakukan aksi cabul terhadap santrinya.

Baca juga: Guru Cabuli Siswi SD Saat Ganti Baju Olahraga, 6 Anak Jadi Korban

Sementara itu pihak Kementerian Agama Kota Bandung memastikan pesantren milik guru cabul itu tidak memiliki izin. Pesantren itu diduga hanya sebatas rumah hafalan.

“Izin operasional pesantren tidak ada. Tapi dia menginduk ke pesantren atau yayasan MH di Antapani. Jadi secara personal lembaga itu tidak ada,” kata Kepala Depag Kota Bandung Tedi Ahmad Juanidi, Kamis (9/12/2021).

bbaca juga: Erupsi Semeru Dikaitkan Ramalan Jayabaya, Ini Penjelasan BPBD

Menurut dia, berdasarkan hasil pantauan ke lapangan, tempat itu cenderung ke rumah pengkajian. Aktivitasnya lebih pada hapalan, bukan kitab kuning atau kajian lainnya seperti pesantren pada umumnya. “Informasi yang kami dapat, santri yang ke sana memang gratis. Dananya mungkin dari bantuan. Tapi dari Kemendag tidak ada,” jelas Tedi.

Tedi sangat prihatin atas peristiwa tersebut. Dia mengimbau agar yayasan atau pesantren lebih selektif dalam merekrut guru.

Berita Terkait

Berita Terkini

Sempat Dibekukan, Malaysia Siap Terima 10.000 Pekerja dari Indonesia

Malaysia akan menerima sedikitnya 10.000 pekerja rumah tangga dari Indonesia sebagai bagian dari proyek perintis setelah nota kesepahaman (MoU) ditandatangani antara kedua negara.

+ PLUS PBNU dan KND Sepakati Gerakan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas

PBNU dan KND menyepakati urgensi gerakan bersama menyosialisasikan dan mengampanyekan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas.

Unik, Ada Kampung Jawa di Tengah Kota Bangkok Thailand

Pada abad-19 Raja Thailand pernah mendatangkan pekerja yang mayoritas dari Jawa Tengah yaitu Kendal dan Demak untuk membangun bangunan dengan gaya arsitektur sama seperti yang ada di Indonesia.

+ PLUS Mengenal Primata Endemik Pulau Jawa yang Dikenal Cerdas Namun Pemalu

Lutung jawa merupakan satwa endemik Pulau Jawa yang dikenal cerdas namun memiliki sifat pemalu.

Bupati Langkat Pejabat Terkaya, Lebih Kaya dari Jokowi

Total harta kekayaan Bupati Langkat ternyata melebihi Presiden Joko Widodo.

+ PLUS Spekulasi Penundaan Pemilu dan Perpanjangan Jabatan Presiden Tamat

Spekulasi tentang penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo telah tamat. Tahapan Pemilu 2024 selanjutnya akan dibahas dan ditetapkan oleh anggota baru KPU.

Profil Bupati Langkat, Pemilik Kerangkeng Manusia

Berikut profil Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin-Angin, yang menjadi trending topic di Twitter Indonesia.

Misteri Brankas Pengusaha Terkaya ASEAN di Semarang, Apa Isinya?

Pengusaha terkaya se-Asia Tenggara di zaman Belanda, Oei Tiong Ham, meninggalkan dua brankas di Kota Semarang, Jawa Tengah.

+ PLUS WHO: Jutaan Orang Meninggal Akibat "Dapur Ngebul"

WHO menyebut jutaan orang meninggal belum waktunya akibat dapur ngebul alias polusi dalam rumah tangga.

+ PLUS Menanti Transformasi Balap Liar Menuju Tontonan Menarik dan Menghibur

Aksi balapan liar yang selama ini bercitra buruk di mata masyarakat bakal disulap menjadi tontonan menarik oleh Polri.

Mitos Hamil Anggur Bagi Perempuan Banjar yang Melanggar Pamali

Menurut kepercayaan masyarakat Banjar, perempuan yang melanggar pamali dapat hamil anggur.

Begini Kata Polisi Soal Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Polisi Ahmad Ramadhan, menyebut kerangkeng di rumah Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin, dibuat sejak 10 tahun lalu atas inisiatifnya.

+ PLUS Kebocoran Data Bank Indonesia Momentum Mempercepat Pengesahan RUU PDP

Pengesahan RUU PDP menjadi undang-undang penting untuk mengatur perlindungan data pribadi. Sejauh ini tak pernah ada transparansi dari pengelola data tentang pengelolaan data-data pribadi yang bocor.

17 Pegawai Pengadilan Negeri Depok Terpapar Covid-19, Begini Kondisinya

PN Kota Depok menutup sementara semua pelayanan dan aktivitas selama lima hari kerja, mulai Selasa hingga Senin (25-31/1/2022) karena 17 pegawai terpapar Covid-19.

+ PLUS Heboh Pelat Nomor Dewa, Begini Aturan Terkait Nomor Khusus dan Rahasia

Peraturan Polri No. 7/2021 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor atau Regident Ranmor mengatur ketentuan penggunaan pelat nomor khusus dan rahasia.