Ini Syarat Teknis Menjadi Desa Wisata di Wonogiri

Desa wisata merupakan bentuk integrasi antara potensi daya tarik wisata alam, budaya, dan hasil buatan manusia dalam satu kawasan tertentu dengan didukung atraksi, akomodasi, dan fasilitas lainnya sesuai kearifan lokal masyarakat.

Kamis, 29 September 2022 - 14:50 WIB Penulis: Luthfi Shobri Marzuqi Editor: Ponco Suseno | Solopos.com

SOLOPOS.COM - Pantai Paranggupito (Dok)

Solopos.com, WONOGIRIDesa wisata merupakan bentuk integrasi antara potensi daya tarik wisata alam, budaya, dan hasil buatan manusia dalam satu kawasan tertentu dengan didukung atraksi, akomodasi, dan fasilitas lainnya sesuai kearifan lokal masyarakat. Hingga sekarang, jumlah desa wisata di Wonogiri mencapai enam desa.

Wisata alam meliputi daya tarik wisata berbasis sumber daya alam perdesaan, antara lain hutan, perkebunan rakyat, bahari, gas bumi, dan/atau sumber air panas dalam model pengembangan wisata agro.

Wisata budaya meliputi daya tarik wisata berbasis tradisi budaya dan kearifan lokal, seperti upacara adat, musik tradisional, tari tradisional, situs/cagar budaya, religi, kuliner, dan lain-lain.

Wisata hasil buatan manusia meliputi daya tarik wisata berbasis kreasi dan kreativitas perorangan maupun kelompok, seperti kerajinan tangan dalam bentuk seni rupa, lukis, taman kreasi, galeri, dan sanggar budaya setempat.

Tiga potensi itu dapat dikembangkan dan dipadukan satu sama lain. Sebanyak enam desa di Wonogiri yang sudah menjadi desa wisata, yakni Desa Sendang (Kecamatan Wonogiri), Conto (Kecamatan Bulukerto), Kepuhsari (Kecamatan Manyaran), Paranggupito (Kecamatan Paranggupito), Karang Lor (Kecamatan Manyaran), dan Sumberejo (Kecamatan Batuwarno).

Baca Juga: Pelatihan Desa Wisata Bakal Digelar Lagi, Desa di Wonogiri Diminta Bersiap

Sebagai desa wisata, keenam desa itu berhak diberi bantuan pengembangan yang bersumber dari bantuan keuangan provinsi (Bankeuprov) per tahun.

Berikut syarat teknis menjadi desa wisata:

1. Adanya deliniasi wilayah yang akan diusulkan menjadi desa wisata.

2. Pendataan profil wilayah.

3. Adanya potensi wisata yang akan dikembangkan.

Baca Juga: Tingkatkan Pariwisata, Desa Sendang Wonogiri Bangun Jalan Senilai Rp6 Miliar

4. Pendataan pengunjung desa wisata.

5. Terbentuknya kelembagaan calon pengelola desa wisata.

6. Ada kesesuaian dengan rencana tata ruang wilayah.

7. Ada rencan mitigasi bencana.

8. Ada rencana pengembangan desa wisata.

 

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif
HEADLINE soloraya Pemkab Klaim Tak Ada PHK di Boyolali, tapi Ada Pengurangan Jam Kerja 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Orasi Tuntas Subagyo di Hadapan Massa: Dukung IKN Nusantara & NKRI Harga Mati 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Pecah! Nella & Woro Sukses Pukau Penonton Konser Tengah Sawah di Sukoharjo 2 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Alhamdulillah Lega! Warga Bengle Boyolali Dapat Bantuan Sumur Bor dari KIPS 3 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Tok! Hanya Naik Rp10.299, UMK 2023 Boyolali Diusulkan Rp2,1 Juta 4 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Percepatan Pemulihan Pascapandemi Jadi Tema ISETH ke-8 UMS 4 jam yang lalu

HEADLINE soloraya UMK 2023 Klaten Diusulkan Naik 6,78%, Jadi Rp2,1 Juta 6 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Gending Bertema Persis Solo akan Dibawakan saat Pernikahan Kaesang-Erina 6 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Pidato Tuntas Subagyo saat DBLA di Purbayan Sukoharjo Membius Ribuan Orang 6 jam yang lalu

HEADLINE soloraya ISI Solo Siapkan 2 Grup Karawitan di Pernikahan Kaesang-Erina 6 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Tanpa Dukungan Penuh Pemkab, Wonogiri Sulit Capai Target Bebas AIDS Tahun 2030 6 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Fakta-Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Sukoharjo Pada Kamis Pagi 8 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Sudah 40 Persen, DPU BMCK Jateng Hentikan Pekerjaan Jembatan Ganefo Sragen 8 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Menjelajahi Geopark Dunia di 7 Geosite Wonogiri 8 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Membeludak! Ribuan Orang Ikut Doa Bersama Lintas Agama di Purbayan Sukoharjo 8 jam yang lalu