Warga menuliskan nama calon wali Kota Solo pada papan saat aksi Jajak Nama Calon Wali Kota Solo di area car free day (CFD) Jl. Slamet Riyadi, Solo, Minggu (14/7/2019). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO -- Sejumlah nama muncul sebagai kandidat wali kota Solo menjelang Pilkada 2020. Nama-nama itu di antaranya Wakil Wali Kota saat ini, Achmad Purnomo, anggota DPRD Solo Supriyanto, dan caleg DPR dari Partai Perindo, https://soloraya.solopos.com/read/20190703/489/1002949/gagal-ke-senayan-advokat-henry-indraguna-incar-kursi-wali-kota-solo" title="Gagal ke Senayan, Advokat Henry Indraguna Incar Kursi Wali Kota Solo">Henry Indraguna.

Dari nama-nama tersebut, siapakah yang difavoritkan oleh warga Solo? Atau adakah nama-nama baru yang muncul sebagai kandidat wali kota Solo?

Warga menuliskan nama-nama calon Wali Kota Solo yang menjadi favorit mereka saat gelaran solo car free day (CFD) di Jl. Slamet Riyadi, Solo, Minggu (14/7/2019). Mereka dibebaskan menulis nama yang dianggap cocok menjadi pengganti https://soloraya.solopos.com/read/20190626/489/1001303/pilkada-solo-2020-cawali-independen-harus-kumpulkan-35.870-e-ktp" title="Pilkada Solo 2020, Cawali Independen Harus Kumpulkan 35.870 E-KTP">Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo lima tahun ke depan.

Pantauan Solopos.com, di Jl. Slamet Riyadi terdapat papan hitam dengan kolom berwarna putih terpajang setelah aktivitas Senam Massal HUT ke-9 CFD. Papan hitam bertuliskan "Jajak Nama Calon Wali Kota Solo" tersebut tak luput dari kerumunan warga.

Mereka ada yang sekedar melihat dan beberapa tampak sedang menuliskan nama di kolom putih yang disediakan. Papan tersebut menjadi salah satu media sosial eksperimen untuk mengetahui sosok yang dianggap paling cocok di Pilkada Solo kelak.

Kegiatan yang dilakukan selama satu jam tersebut memunculkan nama Wakil https://soloraya.solopos.com/read/20190626/489/1001396/kpu-solo-pilkada-2020-tak-pakai-ppk-pps-kpps-pemilu-2019" title="KPU Solo: Pilkada 2020 Tak Pakai PPK, PPS, & KPPS Pemilu 2019">Wali Kota Solo saat ini, Achmad Purnomo, sebagai sosok yang paling difavoritkan masyarakat.

Salah satu pengunjung CFD, Puput Sucita, 25, mengatakan tidak ikut menulis nama di papan tersebut lantaran bukan warga Solo. Namun, dia melihat kegiatan tersebut sebagai salah satu bentuk edukasi unik kepada masyarakat agar sadar jika Pilkada Solo semakin dekat.

Dia juga mengapresiasi karena kegiatan tersebut membebaskan warga untuk menuliskan nama sesuka mereka tanpa mengarahkan ke salah satu sosok.

“Ini saya lihat bagus sebagai bentuk sosialisasi kepada warga bahwa Pilkada tinggal sebentar lagi. Warga harus sadar dan segera menentukan sosok yang dipilih. Kalaupun nanti calonnya tidak seperti yang diinginkan setidaknya mereka tahu sebentar lagi ada Pilkada,” bebernya.

Senada, warga lainnya, Andi Wahyudi, 29, mengatakan kegiatan tersebut bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat Solo bahwa Pilkada Solo segera tiba. Meskipun begitu, dia merasa terhibur karena beberapa warga mengisi nama unik di dalam kolom tersebut.

“Bagus juga bentuk sosialisasinya. Unik juga karena respons masyarakat di CFD ternyata tidak kaku. Mereka ada yang menulis nama unik untuk hiburan. Bersyukur saja karena responsnya tidak seperti saat capres kemarin,” ucap dia.

Koordinator kegiatan, Mayor Haristanto, mengatakan masyarakat dibebaskan mengisi nama-nama sesuka mereka. Dia mengaku tidak mengarahkan sama sekali masyarakat untuk menuliskan nama-nama salah satu tokoh.

Hasil tulisan nama tersebut akan kembali dipajang saat CFD, Minggu (21/7/2019). “Responsnya macam-macam. Ada yang nulis nama buat gojegan, ada juga yang serius menulis nama sosok yang disuka. Saya belum menghitung secara pasti, tapi dari dilihat nama-nama yang ditulis paling banyak Pak Purnomo. Sayangnya belum maksimal [kegiatan] karena waktu yang kami pakai hanya satu jam. Jadi tidak penuh kolomnya,” kata dia.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten