Ini Sayur Gerus Wonogiri yang Rasanya Selalu Maknyus

Kuliner di Wonogiri ini menjadi salah satu kuliner legend. Namanya Jangan Gerus alias Sayur Gerus.

 Jangan Gerus Wonogiri. (Istimewa/cookpad.com@rrrsuryaaa)

SOLOPOS.COM - Jangan Gerus Wonogiri. (Istimewa/cookpad.com@rrrsuryaaa)

Solopos.com, WONOGIRIKuliner di Wonogiri ini menjadi salah satu kuliner legend. Namanya Jangan Gerus alias Sayur Gerus.

Bagi masyarakat Wonogiri, Jangan Gerus menjadi santapan khas dari tahun ke tahun. Di antara warung makan yang menyajikan Jangan Gerus berada di Warung Makan Bu Cipto di Kecamatan Paranggupito.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Guna melestarikan Jangan Gerus, warga Wonogiri juga pernah menggelar Festival Jangan Gerus. Hal itu seperti yang dilakukan warga di Kecamatan Giritontro. Pelaksanaan festival itu diunggah di Youtube melalui channel desa ngargoharjo sekitar dua tahun lalu.

Saat dikunjungi Solopos.com, Selasa (24/5/2022) siang, dalam video berdurasi 4:21 menit itu telah ditonton 233 kali. Video tersebut berjudul Festival Jangan Gerus.

“Alhamduillah pada kesempatan pertama ini dapat terselenggara dengan baik dan diikuti lebih dari 40 peserta dari seluruh desa/kelurahan di Kecamatan Giritontro,” kata channel Youtube desa ngargoharjo.

Baca Juga: Sega Tiwul Khas Wonogiri, Kuliner Legend Sejak Zaman Belanda

Dikutip dari cookpad.com, Jangan Gerus berasal dari kata jangan (sayur) dan gerus (dihaluskan). Jangan Gerus merupakan sayur dengan bumbu yang dihaluskan.

Terdapat beberapa bahan membuat Jangan Gerus. Berbagai bahan tersebut, meliputi lima buah terong bulet, 1/2 papan tempe (potong dadu), tiga buah tahu (potong dadu/lebih enak tahu cokelat), 300 ml santan, satu lembar daun salam, satu ruas lengkuas, gula merah sebanyak satu sendok makan, garam secukupnya, dan minyak secukupnya.

Di samping itu terdapat beberapa bumbu ulek kasar. Masing-masing lima siung bawang merah, tiga siung bawang putih, 15 buah cabe rawit merah (jumlah optional), tiga buah cabai merah keriting, dua buah kemiri.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Tiga Manfaat Penggunaan PLTS Atap di Sektor Bisnis

+ PLUS Tiga Manfaat Penggunaan PLTS Atap di Sektor Bisnis

Ketika suatu entitas bisnis menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap—sebagai salah satu energi terbarukan—pada bisnisnya terdapat tiga manfaat sekaligus yang diperoleh.

Berita Terkini

Jaga Kewan, Cara Pemkab Boyolali Atasi Wabah PMK

Jaga Kewan merupakan upaya Pemkab Boyolali dalam menangani wabah PMK di Boyolali.

Kecamatan Terkecil di Sragen Ternyata Hanya Punya 2 Desa

Kecamatan terkecil di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, ternyata hanya memiliki dua desa dan enam kelurahan saja.

Solopos Hari Ini: Aglomerasi Transportasi

Moda transportasi dengan wilayah operasi aglomerasi Soloraya membuka harapan sejumlah pihak, salah satunya pelaku wisata.

Mantap, Vaksinasi PMK Tahap I di Boyolali Selesai

Sebanyak 1.896 dosis telah disuntikkan untuk 1.400 sapi perah dan 500 sapi potong.

LPK di Karanganyar Harus Siap Hadapi Perubahan Pendidikan, Ini Caranya

Perubahan pola pendidikan saat ini begitu cepat dan berubah-ubah. Selain itu, globalisasi juga memunculkan persaingan di bidang jasa pendidikan.

Harga Tanah di Solo Capai Rp65 Juta/M2, di Mana Lokasinya?

Harga tanah per meter persegi di Kota Solo mencapai Rp65 juta. Kira-kira di mana lokasinya?

Siap-Siap, BRT Jateng Jalur Solo-Wonogiri Bertarif Rp4.000 Per Orang

BRT Trans Jateng rute Solo-Wonogiri bertarif Rp4.000 per orang dan Rp2.000 per pelajar dengan jarak tempuh 68 menit

Begini Cara Siswa Muhi Klaten Isi Liburan Sekolah Bersama UNS Solo

Kegiatan itu digelar dengan menggandeng tim pengabdian masyarakat Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Selasa (5/7/2022).

3 Menteri dan Gubernur Ganjar Bakal Ramaikan KTNA The Exporience 2022

Tiga menteri yang dijadwalkan hadir itu terdiri atas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo; Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi A. Halim Iskandar; dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno.

Dishub Jateng : BRT Trans Jateng Bukan Pesaing Bus Bumel

BRT dan bus trayek sama-sama menjadi penyedia layanan transportasi darat bagi masyarakat sesuai kebutuhan masing-masing.

Ada Pemeliharaan, Cek Pemadaman Listrik di Klaten Hari Ini (6/7/2022)

Berikut ini jadwal pemeliharaan dan pemadaman listrik yang terjadi di Klaten, Jawa Tengah, pada hari ini, Rabu, 6 Juli 2022.

Bolehkah Kelas Virtual Ada Ekstrakurikuler? Ini Jawaban Disdik Jateng

Siswa kelas virtual tidak akan kehilangan haknya. Mereka akan mendapat akses belajar dan berorganisasi di sekolah dengan sama. Hanya teknis pembelajarannya yang berbeda.

Mayat Pria Ditemukan di Sawah di Mojolaban, Sukoharjo, Meninggal Wajar?

Mayat ditemukan saat salah seorang saksi mata menemukan sepeda milik korban yang terparkir di pinggir jalanan sawah saat sedang membuang tikus.

Duh, Angka Balita Pendek di Sragen Tertinggi Keempat di Soloraya

Data dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Sragen per 2021, angka stunting atau balita pendek di Sragen berada di 18,8%.

Ada Pemeliharaan, Cek Pemadaman Listrik Sukoharjo Hari Ini (6/7/2022)

Berikut ini jadwal pemeliharaan dan pemadaman listrik yang terjadi di Sukoharjo, Jawa Tengah, pada hari ini, Rabu, 6 Juli 2022.

2.697 PPPK Guru Wonogiri Ikut Pembekalan, Disdikbud: Harus Jadi Teladan

Salah satu poin penting dari pembekalan itu yakni ribuan PPPK guru tersebut harus dapat menjadi teladan.