Karakter Joker. (Youtube)

Solopos.com, JAKARTA -- Joker ditasbihkan sebagai film berating R terlaris sepanjang masa. Kesuksesan Joker ini menyalip Deadpool yang meraih pundi-pundi US$785 juta. Sementara Joker mengantongi US$788,1 juta.

Amerika Serikat memberikan rating R untuk Joker yang artinya retsricted atau terbatas. Di Indonesia R artinya film anak-anak berusia di bawah 17 tahun saat menyaksikan film ini membutuhkan pendampingan orang tua/ dewasa. R berarti pula film mengandung konten dewasa, seperti kekerasan, bahasa yang kasar dan lainnya.

Joker bersaing dengan Maleficent: Mistress of Evil untuk posisi teratas di box office Amerika Utara jelang akhir pekan Halloween. Film arahan Todd Phillips itu mampu meraup hingga US$258 juta di Amerika Utara dan US$529,5 juta secara global hanya saat pemutaran perdana di 4 Oktober 2019.

Joker yang diselimuti kekhawatiran soal keamanan terkait perihal yang diangkat dalam film yang dianggap terlampau gelap, menginspirasi gelombang tajuk utama soal pemahaman bahwa orang jahat yang dicitrakan mampu memercik kericuhan, sehingga bioskop-bioskop harus melakukan pengamanan ekstra.

Kecemasan itu nampaknya tidak menyurutkan niat para penikmat film untuk menonton. Warner Bros. menggelontorkan US$62,5 jutauntuk mendanai film lengkap dengan Roadshow, Creative Wealth Media dan BRON Studios.

Angka itu disebut Variety pada Sabtu (26/10/2019), sebagaimana dikutip Kantor Berita Antara, Minggu (27/10/2019), hanya sebagian kecil dari biaya adaptasi buku komik, yang berarti Joker berada di jalur untuk menjadi salah satu film superhero paling menguntungkan dalam sejarah.

Film dengan peringkat R lain yang paling menguntungkan di antaranya adalah The Matrix Reloaded pada tahun 2003 sebesar 738,6 juta dolar AS, It (US$697 juta) dan The Passion of the Christ tahun 2003 (US$622,3 juta)

 

Sumber: Kantor Berita Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten