Ini Penyebab Cerebral Palsy yang Dikaitkan dengan Pelegalan Ganja Medis

Penyebab cerebral palsy dan pengaruhnya terhadap fungsi tubuh sangat bervariasi.

 Ilustrasi penderita cerebral palsy. (Freepik.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi penderita cerebral palsy. (Freepik.com)

Solopos.com, SOLO-Minyak ganja disebut merupakan salah satu alternatif pengobatan untuk penderita cerebral palsy, kenali penyebabnya. Sebagaimana diketahui aksi seorang ibu bernama Sinta viral lantaran meminta pelegalan ganja medis untuk pengobatan putrinya yang menderita kelainan otak tersebut.

Aksi Sinta diunggah penyanyi Andien Aisyah di akun Twitter-nya. Menyertai cuitannya di Twitter, Andien juga menyertakan sejumlah foto. Simak ulasannya di info sehat ini.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Sebelum mengetahui penyebabnya, ketahui terlebih dahulu apakah cerebral palsy? Ini adalah sekelompok gangguan yang memengaruhi gerakan dan tonus otot atau postur tubuh. Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan yang terjadi pada otak yang belum matang dan berkembang, dan paling sering terjadi sebelum lahir.

Tanda dan gejala muncul selama masa bayi atau prasekolah. Secara umum, cerebral palsy menyebabkan gangguan gerakan yang berhubungan dengan refleks yang berlebihan, kelenturan atau kelenturan anggota badan dan badan, postur yang tidak biasa, gerakan yang tidak disengaja, berjalan tidak stabil, atau kombinasi dari semuanya.

Orang dengan cerebral palsy dapat mengalami masalah saat menelan dan umumnya memiliki ketidakseimbangan otot mata, di mana mata tidak fokus pada objek yang sama. Mereka juga telah mengurangi rentang gerak di berbagai sendi tubuhnya karena kekakuan otot.

Baca Juga: Benarkah Ganja Medis Bisa untuk Pengobatan Penderita Cerebral Palsy?

Penyebab cerebral palsy dan pengaruhnya terhadap fungsi tubuh sangat bervariasi. Beberapa orang dengan cerebral palsy bisa berjalan normal sementara yang lain membutuhkan bantuan. Beberapa orang memiliki cacat intelektual, tetapi yang lain tidak. Epilepsi, kebutaan atau tuli juga bisa terjadi. Ini adalah gangguan seumur hidup. Tidak ada obatnya, tetapi perawatan dapat membantu meningkatkan fungsi tubuh.

Mengutip laman halodoc.com pada Senin (27/4/2022), ada sejumlah faktor yang dikaitkan dengan peningkatan risiko cerebral palsy, antara lain:

1. Kesehatan Ibu

Infeksi tertentu atau paparan racun selama kehamilan dapat secara signifikan meningkatkan risiko cerebral palsy pada bayi. Peradangan yang dipicu oleh infeksi atau demam dapat merusak otak bayi yang sedang berkembang.

– Sitomegalovirus. Virus yang umum ini menyebabkan gejala, seperti flu dan dapat menyebabkan cacat lahir jika seorang ibu mengalami infeksi aktif pertama selama kehamilan.
– Campak Jerman (Rubella). Infeksi virus ini dapat dicegah dengan vaksin.
– Herpes. Infeksi ini dapat ditularkan dari ibu ke anak selama kehamilan, mempengaruhi rahim dan plasenta.
– Sipilis. Ini adalah infeksi bakteri menular seksual.

Baca Juga: Anak Cerebral Palsy Semar Cakep Unjuk Aneka Potensi  

– Toksoplasmosis. Infeksi ini disebabkan oleh parasit yang ditemukan pada makanan, tanah, dan kotoran kucing yang terinfeksi yang terkontaminasi.
– Infeksi Virus Zika. Infeksi ini menyebar melalui gigitan nyamuk dan dapat mempengaruhi perkembangan otak janin.
– Infeksi Intrauterin. Ini termasuk infeksi pada plasenta atau selaput janin.
– Paparan Racun. Salah satu contohnya adalah paparan metil merkuri.
– Kondisi Lain. Kondisi lain yang mempengaruhi ibu yang dapat sedikit meningkatkan risiko cerebral palsy termasuk masalah tiroid, preeklamsia, atau kejang.

2. Penyakit Bayi

Penyakit pada bayi baru lahir yang dapat sangat meningkatkan risiko kondisi ini, seperti:

– Bakteri Meningitis. Infeksi bakteri ini menyebabkan peradangan pada selaput yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang.
– Ensefalitis Virus. Infeksi virus ini juga menyebabkan peradangan pada selaput yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang.
– Penyakit Kuning yang Parah atau Tidak Diobati. Penyakit kuning muncul sebagai kulit yang menguning. Kondisi ini terjadi ketika produk sampingan tertentu dari sel darah “bekas” tidak disaring dari aliran darah.
– Perdarahan ke Otak. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh bayi yang mengalami stroke dalam kandungan atau pada awal masa bayi.

Baca Juga: KISAH INSPIRATIF : Alami Cerebral Palsy, Hu Mampu Tulis Novel Menggunakan Kaki

3. Faktor Kehamilan dan Kelahiran

Faktor kehamilan atau kelahiran tambahan yang terkait dengan peningkatan risiko penyakit ini meliputi:

– Berat Badan Lahir Rendah. Bayi yang beratnya kurang dari 2,5 kilogram berisiko lebih tinggi terkena palsi serebral. Risiko ini meningkat seiring dengan turunnya berat badan lahir.
– Bayi Kembar. Risiko palsi serebral meningkat dengan jumlah bayi yang berbagi rahim. Risiko juga dapat dikaitkan dengan kemungkinan kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah. Jika satu atau lebih bayi meninggal, maka risiko cerebral palsy pun meningkat.
– Lahir Prematur. Bayi yang lahir prematur memiliki risiko lebih tinggi terkena palsi serebral. Semakin dini bayi lahir, semakin besar risiko cerebral palsy.
– Komplikasi Persalinan. Masalah selama persalinan dan melahirkan dapat meningkatkan risiko palsi serebral.

Baca Juga: PENDERITA CEREBRAL PALSY: Hidup Kami Hanya untuk Edi…

Cerebral palsy disebabkan oleh perkembangan otak yang tidak normal atau kerusakan pada otak yang sedang berkembang. Ini biasanya terjadi sebelum anak lahir, tetapi bisa juga terjadi saat lahir atau pada awal masa bayi. Dalam banyak kasus, penyebabnya tidak diketahui. Banyak faktor yang dapat menyebabkan masalah dengan perkembangan otak. Beberapa termasuk:

– Mutasi gen yang mengakibatkan kelainan genetik atau perbedaan perkembangan otak.
– Infeksi ibu yang mempengaruhi janin yang sedang berkembang.
– Stroke janin, gangguan suplai darah ke otak yang sedang berkembang.
– Pendarahan ke otak di dalam rahim atau saat bayi baru lahir.
– Infeksi bayi yang menyebabkan peradangan di dalam atau di sekitar otak.
– Cedera kepala traumatis pada bayi, seperti dari kecelakaan kendaraan bermotor, jatuh atau kekerasan fisik.
– Kurangnya oksigen ke otak terkait dengan persalinan atau kelahiran yang sulit, meskipun asfiksia terkait kelahiran jauh lebih jarang menjadi penyebab, daripada yang diperkirakan secara historis.

 

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Begini Cara Mempersiapkan Keuangan untuk Menghadapi Resesi Global

      Ketahui sejumlah langkah mempersiapkan keuangan untuk menghadapi resesi global.

      Beginilah Arti Mimpi tentang Naga yang Perlu Diwaspadai

      Ketahui sejumlah arti mimpi terkait naga berikut ini.

      Anak Muda Percayai Media Sosial untuk Segala

      Survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) menyebut anak muda kini lebih banyak mencari informasi melalui media sosial sebagai sumber dari segala sumber.

      Kenali Manfaat Lari seperti Dilakukan Gisella Anastasia

      Penelitian telah membuktikan bahwa lari punya segudang manfaat bagi tubuh, baik untuk kesehatan fisik maupun mental.

      Kenali Tanda Tubuh Kelebihan Gula

      Kenali tanda tubuh kelebihan gula sebelum terlambat.

      Waspada Child Grooming, Pintu Masuk Predator Seksual Perdayai Korban

      Child grooming merupakan modus predator seksual untuk memperdayai targetnya yang masih anak-anak. Child grooming menjadi pintu masuk predator seksual beraksi dengan mengincar anak di bawah umur.

      Para Perokok, Perhatikan Ini Demi Kesehatan Anak dan Keluarga

      Pada acara talkshow dalam rangka World Lung Day atau Hari Paru Sedunia 2022, yang digelar Solopos Media Group (SMG) bersama Rumah Sakit (RS) UNS Solo, dijelaskan beberapa pemahaman mengenai penyakit paru

      Begini Cara Mengatasi Cegukan Selain Minum Air Putih

      Ketahui sejumlah cara mengatasi cegukan selain minum air putih.

      Amalan dan Keutamaan Bulan Rabiul Awal

      Berikut ini terdapat keutamaan dan amalan yang bisa dilakukan umat muslim di Rabiul Awal, bulan kelahiran dari Nabi Muhammad SAW.

      Pilihlah Es Teh tanpa Gula agar Kesehatan Tubuh Terjaga

      Agar tubuh tetap sehat, sebaiknya pilihlah minum es teh tanpa gula.

      Keutamaan dan Amalan Terbaik Maulid Nabi

      Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan ikhbar bahwa awal bulan Rabiul Awal 1444 H jatuh pada Selasa, 27 September 2022, tepatnya dimulai sejak Senin, 26 September 2022, malam. 

      Ajari Anak Etika Bersin dan Batuk di Tengah Musim Pancaroba

      Anak perlu mengetahui sejumlah etika bersin dan batuk.

      Arti Mimpi Pergi ke Suatu Tempat Tak Selalu Pertanda Buruk

      Ada sejumlah arti mimpi pergi ke suatu tempat, berikut ini ulasannya.

      5 Tips Membersihkan Perabot Rumah Tangga Berbahan Kaca Sampai Kinclong

      Untuk membersihkan perabot kaca secara menyeluruh, pastikan memakai kain dan detergen yang lembut.

      Urutan Doa dan Zikir Setelah Salat Lima Waktu Menurut NU

      Berikut ini terdapat urutan doa dan zikir setelah salat fardu lima waktu menurut Nahdlatul Ulama dalam situs resminya, NU online.

      Manis Gula Olahan, Racun Badan dari Minuman Ringan

      Sejumlah produk minuman ringan hanya mencantumkan tambahan gula olahan dalam ukuran sendok makan, yang terkadang diabaikan karena dianggap sedikit, sehingga berpotensi menjadi racun badan di masa depan.