Ini Penyebab Calon Haji Sragen Meninggal di Tanah Suci

Inilah penyebab jemaah calon haji asal Sragen meninggal di Tanah Suci.

 Umat muslim mengelilingi Kakbah di Mekah, Arab Saudi. (Bisnis-Bloomberg)

SOLOPOS.COM - Umat muslim mengelilingi Kakbah di Mekah, Arab Saudi. (Bisnis-Bloomberg)

Solopos.com, SRAGEN — Seorang calon haji asal Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, meninggal di Tanah Suci, Mekkah, Arab Saudi. Calon haji berusia 60 tahun itu meninggal akibat terkena serangan jantung atau Cardiovascular Desease.

Kabar duka ini diterima Solopos.com dari Embarkasi Solo, Minggu (19/6/2022). Dia adalah anggota jemaah yang berasal dari kloter 15 pemberangkatan Embarkasi Haji Solo, Senin (13/6/2022).

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Rencananya, jenazah tidak dibawa pulang, melainkan dimakamkan di Tanah Suci. Pemakaman dilakukan di kompleks Pemakaman Uhud, Madinah, Arab Saudi.

Berdasarkan data yang ada, total ada loma calon haji yang sakit dan mendapat perawatan di RS TNI AU. Sementara itu, jemaah calon haji yang sakit di Arab Saudi tercatat sebanyak enam orang, dua dirawat di Mekkah dan empat lainnya dirawat di Madinah.

Diberitakan sebelumnya, sampai hari ini terdapat 7.745 calon haji dari Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, yang diberangkatkan ke Tanah Suci. Mereka dibagi dalam 22 kloter yang berasal dari kloter satu dan kloter kedua.

Baca juga: Meninggal di Mekkah, Jenazah Calon Haji Sragen Tak Dipulangkan

Gelombang kedua pemberangkatan calon haji akan dimulai dengan kloter 22 yang berasal dari Kota Semarang dan Kabupaten Sukoharjo. Pemberangkatan terakhir adalah kloter 43 pada 2 Juli 2022.

Untuk perbedaan gelombang pertama dan kedua terletak di lokasi kedatangan. Gelombang pertama akan tiba di Madinah menuju Mekkah, sedangkan gelmbang kedua akan tiba di Makkah menuju Madinah.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Teknologi Biogas Untuk Selamatkan Air Terjun Ponogoro dari Kotoran Sapi

+ PLUS Teknologi Biogas Untuk Selamatkan Air Terjun Ponogoro dari Kotoran Sapi

Penggunaan teknologi biogas bisa membantu menyelamatkan Objek Wisata Air Terjun Pletuk di Dusun Jurug, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, yang sepi pengunjung karena tercemar limbah kotoran sapi.

Berita Terkini

Sang Legenda! Naik Damar Sasongko Solo-Sukoharjo Serasa Bus Perang

Bus perintis Solo-Jatipuro, Damar Sasongko, merupakan sang legenda di Sukoharjo yang memacu adrenalin penumpang karena serasa menumpang bus perang.

60 Mobil Ikuti Bhayangkara Autoshow di Wonogiri, Ini Keseruannya

Polres Wonogiri menggelar Bhayangkara autoshow yang diikuti 60 peserta mobil modifikasi dari sejumlah daerah di Tanah Air

Baru 6 Hari Dimakamkan, Tim Dokter Polda Jateng Autopsi Warga Sragen

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama melalui Kanit Pidana Umum Polres Sragen Ipda Setya Pramana mengatakan autopsi ini atas permintaan keluarga karena adanya kecurigaan dan kejanggalan saat meninggal dunia.

Desain Bangunan Pasar Jongke Tak Berubah, Kios Akan Tampak dari Luar

Kepala Bidang Sarana Distribusi Perdagangan Dinas Perdagangan Solo, Joko Sartono menjelaskan kios Pasar Kabangan dan Jongke nanti kelihatan dari jalan.

Nostalgia Naik 7 Bus Legend Rute Solo-Sukoharjo, Sensasinya Hmm Mantap

Deretan bus perintis yang legend di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah sampai saat ini masih cukup eksis meskipun jumlah penumpangnya terus menurun.

Gagal Diraih Solo, Ini Potensi 4 Kota Kreatif Unesco di Indonesia

Kota Solo dua kali gagal meraih predikat The Unesco Creative Cities Network (UCCN) atau Kota Kreatif Unesco. Di Indonesia, terdapat empat kota yang sudah dinobatkan sebagai Kota Kreatif Unesco.

Obati Rindu! CFD Klaten di Jl Mayor Kusmanto Diserbu Warga

Penyelenggaraan CFD perdana di Klaten setelah dua tahun tutup akibat pandemi Covid-19 diserbu warga.

Disebut Tak Punya Bumel, Ini Deretan Bus Kota Legend di Sukoharjo

Masih ingat dengan deretan bus perintis yang legend di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah?

Bulan Bakti IIDI, Bagikan 1.000 Telur untuk Anak-Anak di CFD

Sebanyak 1.000 telur dibagikan dalam rangka Bulan Bakti Ikatan Istri Dokter Indonesia, yang mengusung tema dukung program prioritas nasional cegah stunting.

Warga Banjiri CFD Perdana di Jl. Mayor Kusmanto Klaten

Warga membanjiri kawasan jalan Mayor Kusmanto yang digunakan untuk area CFD.

Round Up Masalah PPDB SMA/SMK di Solo: Zonasi - Manipulasi Bikin Pusing

Sederet masalah mewarnai proses PPDB SMA/SMK di Kota Solo pada tahun ini.

Round Up Remaja Wonogiri Hilang - Hamil, Ayah Bayi Masih Misterius

Sosok ayah bayi dalam kandungan remaja Wonogiri yang hilang setahun lalu sampai saat ini belum diketahui dengan pasti.

Murah Banget! Harga Makanan di Warung Pak Solet Makamhaji Mulai Rp8.000

Harga makanan di warung makan Pak Solet, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, murah meriah, mulai Rp8.000 per porsi.

Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini: Bakal Hujan Lama

Prakiraan cuaca di Karanganyar hari ini, Minggu (3/7/2022), hujan akan turun sejak siang hingga malam.

Prakiraan Cuaca Sukoharjo Hari Ini Minggu 3 Juli 2022 Hujan Siang Malam

Inilah prakiraan cuaca untuk kawasan Sukoharjo pada hari Minggu (3/7/2022).