Kategori: Bola

Ini Penyebab Bek Timnas U-16 Meninggal Dunia


Solopos.com/Newswire

Solopos.com, JAKARTA - Sepak bola Indonesia berduka dengan meninggalnya Alfin Lestaluhu. Bek Timnas Indonesia U-16 itu wafat pada Kamis (31/10/2019) pada usia 15 tahun setelah sempat dirawat di rumah sakit.

Alfin dikabarkan menjadi salah satu korban gempa di Ambon berkekuatan magnitudo 6,8 pada akhir September lalu. Alfin awalnya dirawat di Ambon tapi kemudian dipindah ke Jakarta. Kondisi Alfin tak kunjung membaik hingga akhirnya koma dan meninggal dunia.

Dikutip dari detik.com, Alfin mengalami Encephalitis dengan hypoalbumin. Hal itu diungkapkan oleh Media Officer PSSI Bandung Saputra terkait diagnosis dokter kepada Alfin.

Encephalitis adalah kondisi di mana otak mengalami pembengkakan karena infeksi atau karena gangguan sistem imun. Infeksi bisa disebabkan karena bakteri atau virus.

Pelajar SMP di Solo Dikeroyok dan Dipukuli Hingga Babak Belur

Situs Encephalitis Society mengungkapkan bahwa sekitar 500.000 orang mengalami kondisi ini secara global tiap tahunnya. Sementara tingkat kesadaran publik terkait penyakit ini hanya 22%, alias 78% tidak mengetahui apa itu Encephalitis.

Sementara hypoalbumin adalah kondisi medis di mana level albumin, yang merupakan protein utama dalam darah yang diproduksi liver, terlalu rendah.

Kabar Terkini Penyidikan Kasus Teror Air Keras Novel Baswedan

Kondisi ini bisa memicu pembengkakan.

Jenazah Alfin telah diterbangkan ke Ambon melalui penerbangan via Bandara Halim Perdanakusuma, Jumat (1/11/2019) pukul 06.00 WIB tadi. Ia adalah jebolan SKO Ragunan, yang kemudian dipanggil memperkuat Timnas U-16.

Bocah SMP Tepergok Cabuli Bocah SD Di Kebun Jagung

Alfin tampil memperkuat Garuda Nusantara di Kualifikasi Piala Asia beberapa waktu lalu. Remaja asli Desa Tulehu, Maluku Tengah itu bahkan mencetak satu gol ke gawang Filipina.

Share
Dipublikasikan oleh
Ahmad Baihaqi