Ini Pengakuan Karyawan Ngeluh Gaji Rp20 Juta Dipotong Lalu Minta Bansos
Ilustrasi Gaji (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, SOLO -- Dunia maya dihebohkan dengan curhatan karyawan dengan gaji Rp20 juta meminta bantuan sosial dari pemerintah. Seusai viral, muncul klarifikasi dari pengunggah curhatan tersebut.

Awal mulanya, curhatan karyawan gaji Rp20 juta ditulis oleh pengguna akun Facebook Ayat Dhoif di Grup Pondok Gede. Namun, kini muncul klarifikasi yang ditulis oleh pengguna akun Facebook Nirmala Ayu.

5 Hari Libur Idulfitri 2020, Warga Arab Saudi Dilarang Keluar Rumah

Dalam unggahan tersebut, ia memperlihatkan tangkapan layar percakapan pengguna Facebook Ahaya Dwhy Dtatu dengan Ayat Dhoif. Ia mengatakan curhatan tersebut hanya bersifat sindiran alias satire.

"Hayoooo, siapa yang melu2 ngeshare postingane bang ayat dhoif iki [ini] Kui satire, Ndaa, SATIRE," tulisnya Selasa (12/5/2020).

Soal Wacana Patung Didi Kempot di Stasiun Solo Balapan, Ganjar Pranowo Minta Donasi

Tangkapan layar tersebut memperlihatkan status Ahaya Dwhy Dtatu yang berbunyi, "Smpe diterusin nih emosinya,,u sih bang Ayat Dhoif ada2 aja bkin status kondisi bgini, yg ga kenal y jd ngebully abis2an. Ada ada aja, hahaha," tulisnya.

Hal tersebut dijawab oleh Ayat Dhoif, "Udh viral kmn2 nie, Riau, Cianjur, mpe Sulawesi, haduuuuhhh. Pdhl cm satire," balasnya.

Asyik, Rp40 Miliar Disiapkan untuk THR PNS di Sragen, Kecuali Eselon II

Ahaya Dwhy Dtatu mengatakan unggahan Ayat Dhoif dianggap serius dan tak bersyukur oleh masyarakat.

"Ayat Dhoif u lagian yg ga2 aja. masyarakat kita lg sensitif bang, u bikin status begono. Yg ga ngerti mah nganggepnya u ga brsykur. Pdhl mah yg tau u mah tau banget klo otak u kadang rada bengkok. Hahaha," ujarnya.

Data Terbaru Covid-19 Wonogiri: Pasien Sembuh Jadi 7, Positif Tinggal 2

Hayoooo..siapa yang melu2 ngeshare postingane bang ayat dhoif iki...

Kui satire, Ndaa.....SATIRE..???

Dikirim oleh Nirmala Ayu pada Selasa, 12 Mei 2020

Rakyat Kecil

Curhatan karyawan dengan gaji Rp20 juta per bulan itu diunggah ulang netizen di media sosial, termasuk perusahaan konsultan keuangan, Jouska.

Melalui akun Instagram @jouska_id, Selasa (12/5/2020) diunggah tangkapan layar curhatan karyawan dengan gaji Rp20 juta. Imbas pandemi Covid-19, dia hanya menerima gaji 50 persen, yakni Rp10 juta.

Menantang Polisi Lewat Facebook, Pria Sampang Lembek saat Ditangkap

Dari gaji Rp10 juta tersebut, dia harus membayar cicilan mobil sebesar Rp4,5 juta dan rumah senilai Rp5 juta per bulannya. Berarti, dia hanya menyisakan uang Rp500.000 untuk hidup sehari-hari.

Maka dari itu, dia meminta pemerintah agar memberikan perhatian kepada dirinya. Bahkan, ia juga meminta bantuan sosial (bansos) yang digadang-gadang pemerintah sebagai jaring pengaman sosial di tengah pandemi Covid-19 ini.

Terungkap! Maling di Rumah Pemotongan Ayam Nusukan Solo Ternyata Mantan Karyawan Kepercayaan Bos

Berikut curhatan lengkap karyawan dengan gaji Rp20 juta yang viral di media sosial.

Sedikit curhat, sy seorang karyawan swasta di Jakarta, gaji sy 20jt/bulan, tp setelah covid19 ini sy Hanya digaji separo hny sekitar 10jt/bulan. Sy mohon bantuan Dr pemerintah untuk makan anak istri karna sisa gaji segitu tidak cukup, krn sy Ada cicilan mobil 4,5jt/bulan ditambah sy ada KPR sekitar 5jt/nulan. Jd sebulan sy hny sisa 500rb. Klo cicilan sy tdk sy bayrkan bisa2 rmh dan mobil disita. Itu gk cukup utk susu anak sy. Mohon pemerintah perhatikan kami rakyat kecil yg sampai saat ini blm dapet bansosnya, terima kasih.”

Curhatan tersebut membuat warganet geram dan menilai si karyawan yang menulis tidak bersyukur lantaran menyebut dirinya sebagai rakyat kecil akibat gaji Rp20 juta dipotong menjadi Rp10 juta di tengah pandemi. Si penulis mengeluhkan pemotongan gaji yang jumlahnya dianggap lebih besar ketimbang kebanyakan buruh di Indonesia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho