Ini Pahlawan Kemerdekaan Asal Sragen, Ada Pencetus Taktik Kamuflase

Kemerdekaan Republik Indonesia berhasil diraih berkat perjuangan para pahlawan dalam mengusir para penjajah Belanda. Beberapa di antaranya berasal dari Sragen.

 Nyi Ageng Serang. (desakarungan.id)

SOLOPOS.COM - Nyi Ageng Serang. (desakarungan.id)

Solopos.com, SRAGEN – Bulan Agustus selalu identik dengan pernik-pernik kemerdekaan. Bendera merah putih dan umbul-umbul terpasang di setiap sudut jalan. Tentu hal ini wajar adanya, karena di bulan ini Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) diproklamirkan.

Indonesia akan merayakan HUT ke-77 Kemerderkaan RI pada 17 Agustus 2022 mendatang berkat jasa para pahlawan yang telah mendahului kita. Mereka berjuang dengan nyawa mereka dalam mengusir penjajah Belanda dan Jepang dari Bumi Pertiwi ini.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Dari sekian banyak pahlawan nasional yang berjasa besar, ada beberapa di antaranya yang berasal dari Sragen.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut Solopos.com menyajikan sejumlah pahlawan yang lahir di Bumi Sukowati Sragen:

1. Nyi Ageng Serang

pahlawan asal sragen
Nyi Ageng Serang. (desakarungan.id)

Nyi Ageng Serang memiliki nama asli Raden Ajeng Kustiah Wulaningsih Retno Edi. Ia anak dari Pangeran Natapraja yang menguasai wilayah terpencil dari kerajaan Mataram yang terletak di Serang yang sekarang wilayah perbatasan Grobogan-Sragen.

Baca Juga: Potret Tradisi Cuci Bendera di Selo Boyolali, Sambut Hari Kemerdekaan

Dirunut dari silsilahnya, Nyi Ageng Serang ternyata masih keturunan Sunan Kalijaga. Ia merupakan seorang pejuang wanita yang maju ke medan pertempuran melawan pasukan penjajah dalam Perang Diponegoro pada tahun 1825-1830.

Ia dikenal sebagai pencetus taktik kamuflase daun lumbu (daun keladi) dan selalu berhasil mengalahkan Belanda.

2. Katamso Darmokusumo

pahlawan asal sragen
Katamso Darmokusumo. (id.wikipedia.org)

Brigadir Jenderal TNI (anumerta) Katamso Darmokusumo merupakan salah satu pahlawan nasional Indonesia. Pria yang lahir pada 5 Februari 1923 di Sragen, Jawa Tengah ini merupakan mantan Komandan Korem 072/Pamungkas.

Brigjen Katamso termasuk tokoh yang terbunuh dalam peristiwa Gerakan 30 September atau G30S PKI dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara, Jogja. Ia wafat 1 Oktober 1965.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Perankan Sukarno di Film Dokumenter

3. Muhammad Mangundiprojo

pahlawan kemerdekaan asal sragen
Muhammad Mangoendiprodjo.(id.wikipedia.org)

Mayor Jenderal TNI (Purn.) Raden Muhammad Mangoendiprodjo adalah seorang pejuang kemerdekaan yangl ahir di Sragen pada tanggal 5 Januari 1905 dan wafat pada 13 Desember 1988.

Ia merupakan perwira militer Indonesia yang ikut serta dalam Pertempuran Surabaya pada tanggal 10 November 1945.

Dirinya diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 7 November 2014 dan saat ini dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Bandar Lampung.

4. Suprapto Sukowati

pahlawan kemerdekaan asal sragen
Suprapto Sukowati. (Screenshot Facebook Kabar Golkar)

Lahir di Sragen, Jawa Tengah pada 12 November 1922, Mayor Jenderal TNI (Purn) Suprapto Sukowati merupakan tokoh pejuang kemerdekaan menentang Pemerintah Hindia Belanda di Jawa Timur.

Ia merupakan sosok yang sangat dihormati, setidaknya pada masa Orde Baru. Dirinya dikenang sebagai Ketua Umum Golkar kedua setelah Djuhartono.

Baca Juga: Taman Siswa dan Sisa-Sisa Romantisisme

Wafat pada 9 Agustus 1972 di Jakarta, makamnya kerap dikunjungi para petinggi Partai Golkar dan kepemimpinan Sukowati adalah kepemimpinan Golkar pertama yang merasakan kemenangan dalam Pemilu.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Dilema Hak Asasi Manusia, Destinasi Wisata Prioritas, dan Investasi

      + PLUS Dilema Hak Asasi Manusia, Destinasi Wisata Prioritas, dan Investasi

      Konflik antara pelaku wisata di Taman Nasional Komodo dengan aparat kepolisian pada Senin (1/8/2022) adalah akibat kebijakan pemerintah yang mementingkan urusan investasi dibanding mendengar aspirasi masyarakat yang langsung terdampak kebijakan.

      Berita Terkini

      Ada Raden Bagus Munyul di Situs Pringgoloyo Zaman Megalitikum Klaten

      Desa Sukorejo, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten diyakini menyimpan kawasan diduga situs peninggalan zaman megalitikum atau masa prasejarah.

      Pasar Hewan di Karanganyar Belum Juga Dibuka, Ada Apa?

      Disdagnakerkop UKM Karanganyar belum ada rencana membuka kembali pasar hewan yang sudah ditutup sejak Juni lalu.

      Upacara Detik-Detik Proklamasi di Karanganyar Digelar di Alun-Alun

      Pemkab Karanganyar memastikan menggelar upacara detik-detik proklamasi di Alun-Alun Karanganyar.

      Karanganyar Imbau Peternak Jaga Kebersihan Kandang Babi, Ini Tujuannya

      Pemkab Karanganyar mengimbau peternak babi memperhatikan kebersihan kandang mencegah penularan wabah PMK

      Kenapa Orang Solo Doyan Makan Sate Kambing & Tengkleng?

      Tahukah Anda kenapa orang Solo doyan makan aneka olahan kuliner kambing?

      Wow, Ada 9 Pasangan Suami-Istri di Sragen Maju di Pilkades 2022

      Ada 18 orang yang merupakan pasangan suami-istri yang maju dalam Pilkades serentak di Sragen.

      Kabar Duka, Kades Gladagsari Boyolali Meninggal Dunia

      Setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama sepekan, Kades Gladagsari Edy Suryanto meninggal dunia di rumahnya.

      Ada Senjata Api di Daftar Aset Pemkot Solo, Ini Kenyataannya

      Laman resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kota Solo menyebutkan ada dua senjata api yang menjadi aset Pemkot Solo.

      Karyawan Pabrik Pergoki Api Menyala dari Rumah Warga Jetak Sragen

      Sumber api diduga berasal dari obat nyamuk yang menyalat kain di sekitar lokasi.

      Ditinggal Pergi, Dapur Rumah Warga Mandong Klaten Terbakar

      Kapolsek Trucuk AKP Sarwoko menjelaskan saat kejadian pemilik rumah tidak berada di tempat

      Sego Trondol Mbok Kam Boyolali Rp5.000, Beri Penasaran Pengunjung

      Sego Trondol Mbok Kam itu mirip nasi kucing dengan menu bandeng, mi, sambal, dan cap jay.

      Dari Pecandu Kini Jadi Pengedar Narkoba, Warga Baki Dibekuk Polisi

      Tersangka sudah membeli obat-obatan terlarang sebanyak lima kali melalui online.

      Vaksinasi PMK di Sukoharjo Masuki Dosis Kedua

      Jumlah vaksin dosis kedua yang diterima Kabupaten Jamu sebanyak 2.100 dosis. Dari jumlah tersebut telah disuntikkan 1.000 dosis.

      KKN UGM Rintis 3 Desa Wisata di Sambungmacan Sragen, Ini Lokasinya

      3 Desa yang dirintis menjadi desa wisata di Kecamatan Sambungmacan, Sragen memiliki potensi yang berbeda untuk mendatangkan pengunjung menikmati desa wisata.

      Inilah Daftar 19 Desa di Sragen yang akan Menggelar Pilkades

      Pilkades serentak akan berlangsung 25 Oktober 2022