Tutup Iklan
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memberikan keterangan pers terkait OTT kasus dugaan suap terkait seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi di Kementerian Agama (Kemenag), di Jakarta, Sabtu (16/3/2019). (Antara-Nalendra)

Solopos.com, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan total uang yang disita dari meja kerja -akan-panggil-menteri-agama" target="_blank" rel="noopener">Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mencapai Rp180 juta dan U$30.000 menyusul penggeledahan pada Senin (18/3/2019).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan uang tersebut ditemukan di laci meja kerja Menag Lukman. Pihaknya akan segera meminta klarifikasi langsung kepada Menag Lukman terkait asal usul uang tersebut.

"Uang tersebut akan diklarifikasi [kepada -menag-lukman-hakim-usai-ruangannya-digeledah-kpk" target="_blank" rel="noopener">Menag Lukman], yang jumlahnya dalam rupiah sekitar Rp180 juta dan dalam dolar sekitar 30.000 dolar," katanya, Selasa (19/3/2019).

Menurut Febri, uang yang disita itu akan menjadi bagian pokok perkara dari perkara jual beli jabatan di Kementerian Agama dengan tersangka eks Ketum PPP -belum-dipecat-dari-ja-penasihat-tkn" target="_blank" rel="noopener">Romahurmuziyn alias Romny dan dua pejabat Kemenag.

Dalam perkembangan lain, lembaga antirasuah juga menyita sebuah laptop seusai menggeledah rumah Rommy di jawasan Condet, Jakarta. "Nanti akan kami lakukan analisis lebih lanjut karena kami juga ada tentu bukti-bukti terkait barang-barang yang disita," katanya

Avatar
Editor:
Adib M Asfar

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten