Ini Nama-Nama Korban Kecelakaan Maut Bus Mini di Demak

Kecelakaan maut yang melibatkan bus mini di Jalan Raya Semarang-Demak, Kabupaten Demak, menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan 20 orang luka-luka.

 Ilustrasi korban kecelakaan. (active.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi korban kecelakaan. (active.com)

Solopos.com, DEMAK — Sebanyak tiga orang meninggal dunia dalam kecelakaan maut yang melibatkan mikrobus atau bus kecil di Jalan Semarang-Demak Km 11, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (8/12/2021). Selain tiga orang yang dinyatakan meninggal dunia, 20 orang dilaporkan mengalami luka-luka dalam kecelakaan itu.

Informasi yang diperoleh Solopos.com, tiga korban yang meninggal dunia itu yakni Sulastiyah, 41, warga Dukuh Klitih, Desa Bolo, Kecamatan Demak; Endang Suparsih, 47, warga Desa Pulosari RT 002/RW 002, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak; dan Sulastri, 40, warga Desa Bango RT 007/RW 005, Kecamatan Demak.

Sulastiyah dan Endang meninggal dunia di lokasi kecelakaan. Sedangkan, Sulastri sempat mendapatkan perawatan di RSI Sultan Agung Semarang sebelum dinyatakan meninggal dunia. Ketiga korban yang merupakan penumpang bus mini tersebut meninggal dunia akibat luka di bagian kepala.

Baca juga: Bertambah! Korban Meninggal Akibat Kecelakaan Maut di Pantura Demak

Sementara itu, 20 korban lainnya yang dinyatakan mengalami luka-luka mayoritas merupakan perempuan. Dari 20 korban luka-luka, hanya satu yang merupakan laki-laki yakni Warsito, 53, warga Desa Mojodemak RT 009/RW 001, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, yang juga merupakan sopir bus mini yang mengalami kecelakaan tersebut.

Warsito mengalami luka lecet di bagian dahi dan hidung sehingga hanya membutuhkan rawat jalan. Selain Warsito, korban lainnya yang menjalani rawat jalan adalah Heryani, Masriyah, Haryati, dan Sri Mawarti.

Sementara 15 korban lainnya, harus menjalani perawatan secara intensif karena mengalami luka berat akibat kecelakaan tersebut.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, kecelakaan maut di Jalan Raya Semarang-Demak, Kabupaten Demak, ini melibatkan sebuah bus kecil berpelat nomor H 7110 OE. Bus kecil itu melaju dari arah Demak menuju Semarang. Pengemudi bus diduga tidak mampu menguasai kendaraan yang dikendarainya ketika menghindari sebuah sepeda motor yang ada di depannya.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut Bus Terguling di Demak, 3 Nyawa Melayang

“Bus oleng ke kanan hingga terguling di jalur arah berlawanan,” kata Kasatlantas Polres Demak, AKP Fandy Setiawan.

Sementara dikabarkan Okezone.com, bus mini tersebut mengangkut 20 buruh pabrik. Bus itu mengalami kecelakaan dalam perjalanan dari Demak menuju ke Semarang. Saat di lokasi mendadak sebuah sepeda motor memotong jalannya, hingga membuat sopir terkejut dan banting setir ke arah kanan. Karena melaju kencang, minibus menabrak median jalan hingga terguling di jalur berlawanan.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Siswi SD di Grobogan Ditemukan Meninggal di Irigasi, Ini Penyebabnya

Putri Anjani berusia 6 tahun, warga Desa Karanggeneng RT 003, RW 001 Kecamatan Godong ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi.

Korban Meninggal Kecelakaan di Balikpapan Warga Cilacap

Kecelakaan maut di Balikpapan menyebabkan satu orang warga Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng), meninggal dunia.

Horok-horok, Kuliner Khas Jepara yang Lahir pada Masa Penjajahan

Horok-horok merupakan makanan atau kuliner khas Kabupaten Jepara yang bisa dijadikan pengganti nasi.

Ayo Ikut! Polda Jateng Sediakan 1.000 Vaksin Booster di CFD Semarang

Polda Jateng menyediakan 1.000 dosis vaksin booster untuk warga yang ingin menjalani vaksinasi ketiga saat acara car free day atau CFD di Semarang.

Diadukan Warga, Warung & Kafe Miras di Semarang Digerebek Satpol

Satpol PP Kota Semarang menggerebek warung dan kafe yang menjajakan minuman keras atau miras.

Asyik! Kapal ke Karimunjawa Kembali Beroperasi

Kapal penyeberangan yang biasa melayani wisatawan ke Karimunjawa kembali beroperasi.

Kisah Bandeng Juwana Elrina yang Tetap Eksis Selama 41 Tahun

Kisah inspiratif kali ini hadir dari bisnis kuliner Bandeng Juwana Elrina di Kota Semarang yang mampu menjaga eksistensi selama 41 tahun.

Kronologi Terdeteksinya Omicron di Kota Semarang

Covid-19 varian Omicron terdeteksi masuk ke wilayah Kota Semarang, di mana ada empat warga dari lingkungan satu keluarga yang terpapar.

Jateng Catat Perdana Kasus Omicron, Gubernur Ganjar: Tidak Perlu Panik

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, meminta masyarakat tidak panik dalam menyikapi masuk atau terdeteksinya Covid-19 varian Omicron di Jateng.

Pantai Tanjung Gelam, Maldives-nya Indonesia di Karimunjawa

Pantai Tanjung Gelam di Karimunjawa menyuguhkan pemandangan sunset yang memesona selayaknya di Maldives.

Sumur Jalatunda, Sumur Keramat Pengabul Keinginan

Berdasarkan kepercayaan masyarakat sekitar, jika seseorang bisa melempar batu dan mengenai dinding Sumur Jalatunda, maka segala keinginan dan cita-citanya akan terkabul.

6 Kepala Daerah di Jateng Habis Masa Kerjanya di 2022, Siapa Saja?

Sebanyak enam kepala daerah di Jawa Tengah (Jateng) akan mengakhiri masa kerja atau jabatannya pada tahun 2022 ini.

Ini Isi Ramalan Sabdo Palon yang Terbukti Benar

Sabdo Palon dikenal sebagai peramal ulung yang beberapa ramalannya dikaitkan dengan peristiwa besar di Indonesia.

Varian Omicron Masuk Jateng, Kapolda: Waspada & Taat Prokes

Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ahmad Luthfi, meminta masyarakat Jateng untuk mewaspadai persebaran Covid-19 varian Omicron yang sudah terdeteksi di Jateng.

Wow, Tangkapan Ikan Hiu di Cilacap Capai 90 Ton

Jumlah tangkapan ikan hiu oleh nelayan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mencapai 90 ton.

Waspada! Omicron Sudah Masuk Jateng, 9 Orang Terpapar

Covid-19 varian Omicron telah terdeteksi menyebar di wilayah Jawa Tengah (Jateng), di mana 9 orang telah terpapar.