Kantor DPRD Solo di Jl. Adisucipto, Laweyan, Solo. (Solopos-Dok)

Solopos.com, SOLO -- Coblosan pemilu legislatif 2019 telah digelar Rabu (17/4/2019). Hasil penghitungan sementara yang dilakukan masing-masing parpol  di Kota Solo menunjukkan PDIP mendominasi perolehan dengan 30 kursi dari 45 kursi DPRD Solo. Sementara PKS meraih 5 kursi disusun PAN dengan 3 kursi dan Gerindra dengan 3 kursi, Partai Golkar 3 kursi dan 1 kursi PSI.

Berdasarkan perhitungan real count yang dilakukan partai-partai politik (parpol) peserta Pemilu tahun 2019 telah muncul beberapa nama calon anggota legislatif (caleg) DPRD Solo yang diprediksi bakal melenggang ke parlemen.

Seperti lima caleg dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang diprediksi lolos yaitu Abdul Ghofar Ismail dari Dapil I Solo (Pasar Kliwon-Serengan), Didik Hermawan dari Dapil II Solo (Laweyan), Asih Sunjoto Putro Dapil Dapil III Solo (Banjarsari A), Muhadi Syahroni Dapil IV Solo (Banjarsari B), serta Sugeng Riyanto Dapil V Solo (Jebres).

Abdul Ghofar, Asih Sunjoto, Muhadi Syahroni, dan Sugeng Riyanto adalah caleg petahana (incumbent) PKS di DPRD Solo. Sedangkan Didik Hermawan yang menggantikan Abdul Ghofar di Laweyan adalah caleg baru. Abdul Ghofar pindah dari Laweyan ke Pasar Kliwon dan Serengan untuk mengisi posisi Quatly A. Alkatiri.

Sebab Quatly nyaleg DPRD Provinsi Jateng dari Dapil VII Jateng. “Seluruh caleg petahana PKS untuk DPRD Solo lolos. Ada satu caleg baru yang lolos atas nama Pak Didik Hermawan. Sedangkan untuk Pak Quatly Alkatiri kami belum tahu apakah lolos ke DPRD provinsi atau tidak,” ujar Wakil Ketua DPD PKS Solo, Asih Sunjoto Putro, Sabtu (20/4).

Sedangkan Ketua DPD PAN Solo, Achmad Sapari, mengatakan berdasarkan perhitungan internal yang dilakukan, perolehan kursi PAN diprediksi turun dari empat menjadi tiga. Tiga kursi didapat PAN dari Dapil I Pasar Kliwon-Serengan, Laweyan, dan Jebres. Menurut dia kursi dari Dapil Pasar Kliwon-Serengan dan Laweyan didapat petahana.

Sedangkan kursi di Dapil Jebres diperoleh caleg baru. “Kursi Dapil Pasar Kliwon-Serengan didapat petahana atas nama saya sendiri. Satu kursi di Laweyan juga berhasil diamankan petahana atas nama Muhammad Al Amin. Sedangkan petahana kami di Banjarsari II [B] atas nama Sugiyarso tidak lolos,” ujar Sapari tanpa menyebutkan nama caleg baru dari Dapil Jebres dimaksud, saat dihubungi Solopos.com.

Sementara Ketua DPC Partai Gerindra Solo, Ardianto Kuswinarno, belum berani menyebut nama caleg yang lolos. Tapi dia mengonfirmasi prediksi yang menyebutkan Partai Gerindra berhasil mempertahankan tiga kursi DPRD Solo. “Petahana yang maju DPRD Solo saya dan Mas Irawan. Mbak NR Kurnia Sari maju DPR pusat,” tutur dia tanpa menyebutkan 1 nama lagi yang meraih kursi di DPRD Solo.

Penuturan senada disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Solo, Maria Sri Sumarni, saat dihubungi Solopos.com via ponsel. Menurut dia DPD Partai Golkar Solo masih melakukan real count perolehan suara Pemilu 2019. Namun lantaran data yang masuk baru mencapai 70 persen pihaknya belum berani menyampaikannya ke media massa/publik.

“Ini masih penghitungan terus kami. Mungkin baru sekitar 70 persen data yang masuk sehingga kami belum bisa sampaikan ke publik,” kata dia.

Terkait prediksi perolehan kursi DPRD Solo Partai Golkar, Maria pun tidak berani berspekulasi. Dia beralasan perolehan suara para caleg Partai Golkar masih kejar mengejar dengan caleg parpol lain.

Sedangkan Ketua DPD PSI Solo, Muhammad Bilal, mengatakan satu caleg PSI yang diprediksi melenggang ke parlemen Solo berasal dari Dapil V Jebres atas nama Antonius Yogo P. Caleg nomor urut 01 di Dapil V Solo tersebut menurut dia siap all out memperjuangan hak dan aspirasi masyarakat Kota Bengawan khususnya di Jebres.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten