Proyek penataan di kawasan bundaran Gladak, Solo. (Instagram-@ragamsolo)

Solopos.com, SOLO – Proyek di bundaran Gladak, Solo, Jawa Tengah, memang belum selesai. Proyek ini sering menimbulkan kemacetan di ruas Jalan Jendral Sudirman dan Jalan Slamet Riyadi. Kawasan yang masuk dalam proyek tersebut sengaja ditutup sampai pengerjaan rampung.

Penataan di kawasan https://soloraya.solopos.com/read/20180812/489/933746/terdampak-proyek-citywalk-pkl-cfd-solo-berebut-lokasi">bundaran Gladak memang telah cukup lama dilakukan. Namun, sampai saat ini proyek tersebut belum sepenuhnya rampung. Pengelola akun Instagram @ragamsolo mengunggah foto proses penataan di sekitar bundaran Gladak.

Menariknya, foto yang diunggah, Selasa (12/3/2019), menunjukkan proyek yang belum rampung. Malahan, foto itu memperlihatkan kondisi bundaran https://soloraya.solopos.com/read/20180812/489/933746/terdampak-proyek-citywalk-pkl-cfd-solo-berebut-lokasi">Gladak yang masih awut-awutan. Bahkan, aada genangan air di tengah jalan yang dipagari tersebut.

"Kira-kira kapan ya selesainya bundaran Gladak? Soalnya kemajuannya baru segitu," tulis @ragamsolo sebagai keterangan foto yang dibagikan ulang @jelajahsolo.

Warganet yang melihat unggahan tersebut langsung memberikan beragam komentar. Mereka sangat tak sabar melihat hasil proyek penataan bundaran Gladak tersebut. "Awas genangan musim hujan bisa jadi sarang nyamuk," komentar @kemy_okedeh.

"Mau dibikin apa sih? Harusnya perencanaannya dibuka biar warga tahu," imbuh @pulungsulistyohardianto.

"Kalau belum siap dibangun jangan diubah dulu. Bisa digunakan buat jalan masyarakat. Kalau kayak gini kan merugikan masyarakat. Perhitungan yang kurang pas. Monggo pencerahannya pihak terkait," imbuh @widiyanto.adi.

"Solo sekarang banyak proyek enggak mutu. Banyak yang enggak banyak urgensinya. Lihat saja, jalur lambar dari Kleco sampai Faroka dari zaman Mataram Kuno enggak pernah di-benerin," imbuh @vi_chimahendra.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten